Media Masa Berperan Penting Menumbuhkan Kepercayaan Publik Melalui Pemberitaan

Dialog Publik KPU di Hotel Golden Tulip. (Foto : Fachrul/Klikalsel)

BANJARMASIN, klikkalsel- Dialog publik dengan media masa, bersama masyarakat sipil, perguruan tinggi yang bekerja sama dengan Jaringan Demokrasi Indonesia (JADI), Net Grit serta Badan Pengawas Pemilu (BAWASLU) digelar di Hotel Golden Tulip Banjarmasin, Sabtu (12/1/2019).

Dialog tersebut merupakan rangkaian kegiatan yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai ruang untuk sharing, sehingga kepercayaan publik terus tumbuh dan berkembang.

Ketua KPU Provinsi Kalimantan Selatan, Edy Ariansyah mengungkapkan, pokok utama dari penyelenggaraan dialog publik tersebut ada memiliki tiga aspek.

Pertama, bagaimana penyelenggaraan pemilu ini sesuai dengan kerangka hukum yang ada, dan elektoral prosesnya dijalankan sesuai tata cara prosedur yang tepat serta ada penegakan hukum yang memadai dan tegas.

“Tiga aspek tersebut merupakan aspek penting yang harus kita komitmen oleh para penyelenggara Pemilu,” tuturnya.

Kemudian ia juga mengatakan bagaimana para penyelenggara pemilu dapat hadir dengan komitmen yang berintegritas, sehingga setiap rangkaian penyelenggaraan pemilu yang dilakukan mendapatkan kebenaran yang diterima publik.

“Kepercayaan publik ini akan berdampak pada hasil dan proses terhadap penyelenggaraan pemilu,” ucap Edy Ariansyah.

Sementara itu, Ketua BAWASLU Provinsi Kalimantan Selatan, Iwan Setiawan menjelaskan, dalam menggarap pemilu tentu saja tidak lepas dari peran serta insan pers melalui pemberitaan.

Sehingga kata dia, dapat menghimpun kepercayaan dari masyarakat dan menjelaskan peran serta tata cara kinerja dari KPU dan Bawaslu.

Segala macam tindakan yang telah dilakuakan oleh penyelenggara pemilu seperti KPU dan Bawasku yang di beritakan oleh para insan pers, mampu memberikan kepercayaan terhadap masyarakat.

“Misalkan KPU bekerja begini, Bawaslu sudah sampai taraf yang sudah dilakukannya, karena masyarakat tidak mungkin akan mengetahui Informasi ini hanya dari mulut ke mulut. Mereka mengetahui itu secara global melalui media cetak maupun elektronik,” tandasnya. (fachrul)

Editor : Alfarabi