BANJARMASIN, klikkalsel.com – Antusiasme mahasiswa dari Universitas Islam Negeri Antasari (UIN) dan organisasi kemasyarakatan pemuda (OKP) antusias mengikuti sekolah politik yang digelar DPD Partai Golkar Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Kamis (20/8).
Sekolah politik angkatan I yang digelar di Kantor DPD Partai Golkar Kalsel ini mengusung tema Memahami Kebijakan Partai Golkar Bagi Generasi Muda dan Pemilih Pemula menjadi ruang bagi generasi muda untuk memperluas wawasan mengenai politik, kepemimpinan, serta peran pemuda dalam pembangunan daerah.
Kehadiran peserta dari kalangan mahasiswa dan OKP menunjukkan tingginya ketertarikan generasi muda terhadap pendidikan politik. Mereka tidak hanya mengikuti materi yang disampaikan, tetapi juga aktif berdiskusi dan menyampaikan pandangan terkait berbagai persoalan kebangsaan dan pembangunan di Kalsel.
Wakil Ketua Bidang Organisasi Gusti Perdana Kesuma yang menjadi narasumber pada sekolah politik menyampaikan, kegiatan tersebut menjadi wadah pembelajaran bagi generasi muda untuk memahami dinamika politik.
“Pendidikan politik juga dinilai penting untuk mendorong lahirnya generasi yang memiliki wawasan, integritas, dan kepedulian terhadap kepentingan masyarakat, pemuda melek politik banua maju,” ujarnya.
Sekolah Politik Partai Golkar Kalsel kata dia diharapkan mampu membuka ruang dialog yang lebih luas antara partai politik dengan kalangan mahasiswa serta organisasi kepemudaan.
Dengan demikian, generasi muda dapat memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai demokrasi, pemerintahan, kebijakan publik, dan tantangan pembangunan daerah.
Baca Juga : Mahasiswa Geruduk DPRD Kalsel, Soroti Karhutla, Listrik Padam hingga Antrean BBM
Baca Juga : Kabut Asap Karhutla Mengancam, Disdikbud Kalsel Izinkan Sekolah Alihkan Pembelajaran ke Rumah
Wakil Ketua Bidang Kaderisasi dan keanggotaan DPD Partai Golkar Kalsel, H Puar Junaidi yang juga menjadi narasumber pada sekolah politik tersebut mengatakan, salah satu dari implementasi pendidikan politik merupakan kewajiban dari partai politik untuk mengingatkan kepada masyarakat dan sasarannya adalh adik-adik mahasiswa dan OKP.
“Kewajiban dari partai politik untuk memberikan pendidikan politik kepada masyarakat yang dialokasikan melalui anggaran dari pemerintah kepada partai politik. Ini juga sudah diatuur dalam Permendagri Nomor 78 tentang penggunaan dana polotik yaitu 60 persen untuk pendidikan politik. Sehingga wajib untuk dilaksanakan,” ungkap Puar Junaidi
Sementara Wakil Sekretaris Bidang Pemuda dan Olahraga DPD Partai Golkar Kalsel, Ari Bimo Gaga Prakoso menerangkan tujuan dari sekolah politik ini salah satunya juga untuk mengenalkan partai Golkar kepada generasi muda.
“Ini merupakan sekolah politik angkatan pertama selanjutnya akan dilaksanakan lagi angkatan kedua dan seterusnya. Tujuannya untuk mengenalkan partai Golkar kepada pemilih pemula dan ke depan, kegiatan serupa diharapkan dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan kepemimpinan muda di Banua,” terangnya.
Mawaddah mahasiswi dari UIN juga menanggapi positif dengan digelarnya sekolah politik dari partai Golkar Kalsel. Ia mengaku banyak menerima ilmu politik yang secara langsung disampaikan oleh pengurus partai Golkar Kalsel.
“Banyak ilmu yang kami dapatkan disini, teman-teman juga tadi terlihat antusias kami berharap ini bisa menjadi modal dasar bagi kami untuk mengenal lebih jauh tentang politik ke depannya,” tandas Mawaddah.(restu)
Editor: Amran






