Banjarmasin

Lestarikan Budaya Sungai, Mapala Justitia Kembali Gelar Lomba Dayung

Peserta lomba dayung Rowboat Competition V Kalimantan yang digelar Mapala Justitia FH ULM, saat adu cepat di Sungai Martapura, Siring Tandean. (rizkon/klikkalsel)

BANJARAMSIN, klikkalsel – Sebanyak 19 tim dari 14 organisasi Pencinta Alam berlomba dalam kegiatan Justitia Rowboat Competition V Kalimantan, yang digelar Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) Justitia Fakultas Hukum Universitas Lambung Mamgkurat (ULM).

Kegiatan yang dilangsungkan di sungai Martapura, Siring Tandean Banjarmasin tersebut, bertujuan mengenalkan budaya Banjar pada peserta luar daerah.

“Dengan gelarnya kegiatan ini, sesuai tujuannya kecintaan terhadap sungai itu bertambah dan melestarikan budaya sungai,” jelas Ketua Umum Mapala Justitia, Subli di venue lomba dayung.

Ketua Umum Mapala Justitia FH ULM Subli saat diwawancarai wartawan. (rizkon/klikkalsel)

Sementara itu, Justitia Rowboat Competition V Kalimantan sengaja digelar pada momen peringatan Hari Sungai yang jatuh pada tanggal 27 Juli, sebagai media mensosialisasikan kecintaan lingkungan kepada masyarakat umum.

“Melalui kegiatan ini, harapan kita untuk bersama mencintai cintai sungai dengan menjaga lingkungan,” pungkas Ketua Umum Mapala Justitia, Subli kepada klikkalsel.com.

Lomba dayung jukung (sampan) yang digelar Mapala Justitia FH ULM ini rutin digelar setiap tahun, sebagai wadah kompetisi dan silaturrahmi bagi para Pecinta Alam yang tergabung dari berbagai organisasi se-Kalimantan.

Suasana persaingan kompetisi pun mewarnai sesi 8 besar hingga babak final, pada hari kedua “Justitia Rowboat Competition V Kalimantan” di sungai Martapura kawasan siring Piera Tandean, Sabtu (28/7/2018).

Dalam perhelatan lomba dayung ini, Tim Mapala Fisipioner Fisip ULM lolos sebagai juara pertama, menaklukan 18 perserta lainnya. (rizqon)

Editor : Farid

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top