Tag: Barito Putera

  • Skuad Laskar Antasari Pemusatan Latihan di Yogyakarta

    Skuad Laskar Antasari Pemusatan Latihan di Yogyakarta

    BANJARMASIN, klikkalsel.com – Usai mengikuti Pramusim Piala Presiden, klub kebanggan urang Banua, Barito Putera berencana melaksanakan pemusatan latihan.

    Pemusatan latihan nantinya akan dilaksanakan di luar pulau Kalimantan.

    “Tim nantinya akan melakukan pemusatan latihan di Jogja (Yogyakarta),” kata Chief Executive Officer (CEO) Barito Putera Hasnuryadi Sulaiman.

    Dikatakannya, saat ini tim Barito Putera masih libur setelah melakukan pertandingan Pramusim Piala Presiden.

    Baca Juga : Evaluasi Piala Presiden, Manajemen Barito Putera Buka Peluang Lakukan Pergantian Pemain

    Baca Juga : Kalah Adu Penalti, Langkah Laskar Antasari Terhenti di Babak 8 Besar

    Sesuai jadwal punggawa Barito Putera akan berkumpul di Yogyakarta, pada 12 Juli mendatang.

    Dia mengungkapkan, setelah melakukan pertandingan terakhir di Malang, pihaknya melakukan pertemuan bersama tim manajemen dan staf pelatih untuk mengevaluasi tim saaat mengarungi Piala Presiden.

    “Hasil evaluasi manajemen dan tim pelatih, Barito Putera akan ada perubahan perubahan dalam tim,” tandasnya. (restu)

    Editor : Akhmad

  • Evaluasi Piala Presiden, Manajemen Barito Putera Buka Peluang Lakukan Pergantian Pemain

    Evaluasi Piala Presiden, Manajemen Barito Putera Buka Peluang Lakukan Pergantian Pemain

    BANJARMASIN, klikkalsel.com – Setelah perjalanan Barito Putera terhenti di babak 8 besar Piala Presiden, Manajemen Barito Putera membuka peluang untuk melakukan pergantian pemain yang dianggap kurang berkontribusi dan tidak bisa membantu atau mengalami cidera kambuhan.

    Hal ini menjadi salah satu opsi sesuai dengan hasil evaluasi dari turnamen Pramusim Piala Presiden lalu, namun masih menunggu perkembangan serta laporan dari pihak pelatih maupun tim dokter.

    Dari hasil rapat bersama dengan tim pelatih dan dokter, tim manajemen membuka berbagai opsi jelang kompetisi liga satu. Salah satunya adalah pergantian pemain yang dianggap kurang berkontribusi.

    Ceo Barito Putera, Hasnuryadi Sulaiman menjelaskan, pihak manajemen saat ini sedang fokus melakukan persiapan dengan waktu yang tersisa.

    Baca Juga : Dejan Optimis Barito Putera Raih Hasil Maksimal Menghadapi Arema FC di Babak 8 Besar Piala Presiden 2022

    Baca Juga : Kalah Adu Penalti, Langkah Laskar Antasari Terhenti di Babak 8 Besar

    Dimana pihaknya saat ini meminta tim dokter bisa cepat melakukan pemeriksaan pemain asing yang cedera untuk bisa melakukan opsi pergantian, agar tidak merugikan tim dan masih ada kesempatan untuk melakukan pergantian.

    “Ya kemungkinan besar ada. Namun kita masih ingin memeriksa apakah pemain yang bersangkutan memang memiliki cidera serius dan apakah akan menjadi kambuhan, kalau memang tidak bisa kita akan langsung ganti mumpung ada waktu,” ucapnya, Rabu (6/7/2022).

    Sementara itu beberapa pemain lokal dan dua pemain asing Barito Putera diketahui mengalami cidera dan diharapkan tidak parah, agar bisa cepat pulih dan bisa memperkuat Laskar Antasari di kompetisi liga Indonesia. (restu)

    Editor : Akhmad

  • Kalah Adu Penalti, Langkah Laskar Antasari Terhenti di Babak 8 Besar

    Kalah Adu Penalti, Langkah Laskar Antasari Terhenti di Babak 8 Besar

    MALANG, klikkalsel.com – Langkah PS Barito Putera terhenti setelah kalah dengan adu penalti melawan Arema FC di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Sabtu, (2/6/2022).

    Barito Putera sudah memperlihatkan kepada penggemarnya dengan bermain cantik sejak awal babak pertama. Laga berlangsung sangat cepat sejak peluit tanda dimulainya babak pertama tersebut.

    Skuad Laskar Antasari ini bukan tanpa serangan, beberapa peluang berbahaya didapatkan lini serang tim asuhan Dejan Antonic ini.

    Meski jalannya babak pertama tim tuan rumah yang bejuluk Singo Edan ini, lebih mendominasi jalannya pertandingan, dengan serangan-serangan berbahayanya.

    Laga yang berlangsung sangat ketat ini ke dua tim terus menyajikan strategi dan taktik dengan gaya permainan masing-masing tim.

    Tetapi hingga wasit meniupkan peluit tanda berakhir babak pertama, kedudukan 0-0 tidak berubah.

    Baca Juga : Dejan Optimis Barito Putera Raih Hasil Maksimal Menghadapi Arema FC di Babak 8 Besar Piala Presiden 2022

    Baca Juga : Kembali Wakili Kalsel, Jimi Optimis Bawa Pulang Medali Emas di Fornas VI Sumatera Selatan

    Memasuki babak kedua, Arema FC kembali menggempur pertahanan Barito Putera. Terbukti beberapa kali serangan sering kali membahayakan gawang Laskar Antasari yang di kawal Joko Ribowo.

    Sepanjang berjalannya babak kedua permainan kedua tim semakin sengit, dan keras, pasalnya kedua tim tidak ingin merasakan kekalahan.

    Meski terus mengurung pertahanan Barito Putera, Arema masih belum mampu menyarangkan si kulit bundar ke gawang tim Laskar Antasari.

    Bahkan hingga peluit panjang ditiupkan, kedudukan imbang 0-0 tidak berubah. Dan harus dilanjutkan dengan penalti.

    Dalam adu penalti tersebut, skuad Laskar Antasari harus mengakui keunggulan Arema FC dengan skor 5-4.

    Dua eksekutor dari Barito Putera gagal melesatkan si kulit bundar ke gawang Arema FC yang dikawal Adilson Maringa.

    Tendangan keras dari Renan Alves melambung tinggi keatas gawang, sedangkan tendangan Dedy Hartono, berhasil ditepis penjaga gawang Arema FC, Adilson Maringa.(fachrul)

    Editor : Amran

  • Laga Rans Kontra Borneo FC, Penentu PS Barito Putera Lolos ke 8 Besar

    Laga Rans Kontra Borneo FC, Penentu PS Barito Putera Lolos ke 8 Besar

    BANJARMASIN, klikkalsel.com – PS Barito Putera menunggu hasil Laga Rans Kontra Borneo FC. Hasil dari pertandingan tersebut akan menentukan nasib PS Barito Putera untuk lolos ke 8 besar Piala Presiden 2022.

    Sementara pertarungan sengit terjadi di semua grup, seperti misalnya pada grup B masih ada 3 tim yang memiliki peluang untuk lolos ke babak 8 Besar.

    Dari total lima tim yang berada di grup B tiga tim masih memiliki peluang untuk lolos ke babak 8 besar. Sedangkan untuk dua tim lainnya yakni Madura United dan Persija Jakarta harus mengubur angannya untuk bisa lolos ke fase selanjutnya.

    Barito Putera saat ini masih menduduki puncak klasemen grup B dengan torehan 6 poin dari hasil 3 kali imbang dan satu kali menang.

    Barito Putera mengawali laga Piala Presiden 2022 dengan membawa hasil imbang saat menghadapi Rans Nusantara FC dengan skor 1-1.

    Kemudian dilaga keduanya Barito Putera berhasil meraih kemenangan saat menghadapi Persija Jakarta dengan skor 0-2.

    Baca Juga : Tutup Pertandingan Terakhir di Fase Grup, PS Barito Putera Hanya Meraih 1 Poin

    Baca Juga : PWI Kalsel Bagikan Doorprize Menarik saat Nonton Bareng Barito Putera

    Lalu di dua laga terakhir Barito Putera kembali meraih hasil imbang, 0-0 saat menghadapi Borneo FC Samarinda dan 1-1 saat menghadapi Madura United.

    Peluang Laskar Antasari untuk lolos ke babak 8 besar nantinya akan ditentukan oleh laga terakhit, Rans Nusantara FC menghadapi Borneo FC Samarinda.

    Pasalnya saat ini Rans Nusantara FC yang berada di posisi dua klasmen mengoleksi 5 poin dari hasil dua kali imbang dan satu kali menang. Kemenangan terbesar Rans Nusantara FC didapat saat menghadapi Persija Jakarta, yakni 5-1.

    Diposisi ketiga yang juga masih memiliki peluang untuk lolos ke babak 8 besar yakni Borneo FC Samarinda yang saat ini mengoleksi 4 poin dari dua pertandingan.

    Untuk bisa lolos ke babak 8 besar, Rans Nusantara FC hanya perlu mencari hasil imbang saat menghadapi Borneo FC Samarinda pada Selasa, (28/6/2022) mendatang.

    Kans besar Rans Nusantara FC untuk lolos ke babak 8 besar tersebut karena memiliki devisit 2 gol lebih banyak dibandingkan Barito Putera yang saat ini.

    Sedangkan untuk bisa lolos ke babak 8 besar, Barito Putera hanya bisa mengharapkan Rans Nusantara FC kalah saat menghadapi Borneo FC Samarinda nanti.(fachrul)

    Editor : Amran

  • Tutup Pertandingan Terakhir di Fase Grup, PS Barito Putera Hanya Meraih 1 Poin

    Tutup Pertandingan Terakhir di Fase Grup, PS Barito Putera Hanya Meraih 1 Poin

    SAMARINDA, klikkalsel.com – Melakoni laga terakhir difase grup Piala Presiden, PS Barito Putera menghadapi Madura United di Stadion Segiri, Samarinda hanya mampu berbagi poin, 1-1.

    Laga terakhir ini kurang dimanfaatkan punggawa Barito Putera untuk mencuri poin penuh. Menit pertama Laskar Antasari menekan pertahanan Madura United, beberapa kali memberikan ancaman ke gawang klub berjuluk Laskar Sapeh Kerap ini.

    Bahkan pada menit ke 27, Barito Putera berhasil menciptakan gol ke gawang Madura United. Namun sayangnya gol tersebut harus dianulir lantaran Ambrizal Umainailo sudah berada pada posisi offside.

    Tim asuhan Fabio Lefundez, tersebut juga tak ingin pertahanannya terus ditekan. Berbagai upaya serangan dari lini sayap pertahahanan Barito Putera terus dilakukan anak asuhnya.

    Bahkan tidak sedikit serangan-serangan yang membahayakan gawang Barito Putera yang dijaga Joko Ribowo.

    Alhasil, pada menit ke 38, Madura United membuka keunggulan atas Barito Putera, lewat gol sepakan Selwan Al Jaberi, setelah menerima umpan dari Rifaldi Bauwo dari dalam kotak penalti.

    Tertinggal satu gol Barito Putera mencoba meningkatkan intensitas penyerangannya. Namun upaya menyerang tersebut hampir menjadi malapetaka bagi Barito Putera.

    Serangan balik cepat yang diperagakan oleh Madura United kembali mengancam pertahanan Barito Putera. Tetapi Rendi Saputra berhasil manahan serangan dari tim Sapeh Kerap ini, dengan merelakan dirinya terkena kartu kuning.

    Pada menit ke 44 Barito Putera mendapat hadiah penalti, setelah Ambrizal Umainailo dijatuhkan di dalam kotak penalti oleh Rian.

    Baca Juga : PS Barito Putera Siapkan Strategi Pada Laga Terakhir Hadapi Madura United

    Baca Juga : PWI Kalsel Bagikan Doorprize Menarik saat Nonton Bareng Barito Putera

    Rafael Silva yang menjadi algojo dalam tendangan penalti tersebut dengan tenang melesatkan sikulit bundar ke sisi kanan penjaga gawang Madura United, Miswar Saputra. 1-1 kedudukan sementara.

    Kedudukan yang menjadi imbang tidak membuat kedua tim menurunkan tempo permainannya. Bahkan Madura United terus menekan pertahanan Barito Putera.

    Dipenghujung pertandingan babak pertama, Madura United kembali mengancam gawang Barito Putera, namun tendangan dari Hugo Gomez masih bisa ditepis oleh penjaga gawang tim Laskar Antasari, Joko Ribowo.

    Hingga wasit meniupkan peluit berakhirnya babak pertama, kedudukan antara kedua tim masih imbang 1-1.

    Di babak le 2, lini pertahanan skuad Laskar Antasari terus berjibaku menahan gempuran yang terus dilancarkan oleh tim Laskar Sapeh Kerrap ini.

    Hingga memasuki jeda cooling break babak kedua, Barito Putera belum ke luar dari tekanan Madura United.

    Serangan bertubi terus dilancarkan oleh Madura United kepertahanan Barito Putera, bahkan hingga peluit panjang dibunyikan, Laskar Antasari tidak mampu keluar dari tekanan Madura United.

    Madura United tidak mampu menciptakan gol, dan skor imbang 1-1 menjadi penutup pertandingan Barito Putera menghadapi Madura United.

    Dengan hasil tersebut, Laskar Antasari kembali menempati posisi puncak klasemen grup B, Piala Presiden 2022, dengan torehan 6 poin, dari hasil tiga kali imbang dan satu kali menang.

    Kans Barito Putera untuk lolos ke babak selanjutnya, akan ditentukan dari hasil pertandingan Rans Nusantara FC menghadapi Borneo FC Samarinda.(fachrul)

    Editor : Amran

  • Bermain 10 Pemain, Dejan Antonic Apresiasi Timnya Saat Menghadapi Tuan Rumah

    Bermain 10 Pemain, Dejan Antonic Apresiasi Timnya Saat Menghadapi Tuan Rumah

    SAMARINDA, klikkalsel.com – PS Barito Putera berhasil menahan imbang tuan rumah Borneo FC Samarinda, meski harus bermain dengan 10 orang pemain, karena Frank Sokoy harus diganjar kartu merah.

    Laga yang berlangsung di Stadion Segiri Samarinda, pada Rabu (22/6/2022). Tim tuan rumah berhasil menguasai penuh jalannya pertandingan.

    Meski terus menggempur pertahanan Barito Putera, barisan penyerang tim berjuluk Pesut Etam ini tidak mampu membobol gawang skuad Laskar Antasari yang dijaga Joko Ribowo.

    Permainan Borneo FC Samarinda semakin menekan, setelah pada menit 56, Barito Putera harus bermain dengan 10 orang pemain, karena Frank Sokoy diganjar kartu merah setelah menerima kartu kuning kedua di laga tersebut.

    Meski hanya bermain dengan 10 orang pemain, Laskar Antasari berhasil menyudahi pertandingan dengan skor imbang 0-0.

    Baca Juga : Bermain 10 Pemain, Laskar Antasari Tahan Imbang Tuan Rumah Borneo FC

    Baca Juga : Kapten Legenda Barito Putera 1988-1990 Apresiasi dan Kritisi Dua Laga Tim Laskar Antasari

    Usai laga tersebut, Pelatih Kepala Barito Putera, Dejan Antonic, mengaku bersyukur berhasil merebut poin saat menghadapi tuan rumah, meski di 30 menit terakhir harus bermain dengan 10 orang pemain.

    “Anak-anak memiliki semangat besar dan kerja yang sangat bagus,” ucapnya, saat sesi pressconference usai pertandingan.

    “Hari ini kita banyak memainkan pemain muda. Saya berpikir datang kesini untuk mencuri poin, meski Borneo memiliki komposisi pemain yang bagus,” sambungnya.

    Jeda waktu 3 hari membuat Dejan harus kembali memutar strategi untuk melakukan recovery pemainnya, sebelum nanti melakoni laga terakhir menghadapi Madura United.

    “Semoga dilaga terakhir nanti kita mendapat hasil yang positif lagi,” pungkasnya.(fachrul)

    Editor : Amran

  • PWI Kalsel Bagikan Doorprize Menarik saat Nonton Bareng Barito Putera

    PWI Kalsel Bagikan Doorprize Menarik saat Nonton Bareng Barito Putera

    BANJARMASIN, klikkalsel.com – Seksi Wartawan Olahraga (SIWO) yang tergabung dalam Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar nonton bareng insan pers saat Laga PS Barito Putera dengan Borneo FC Samarinda pada kompetisi perebutan Piala Presiden, Rabu (22/6/2022).

    Nonton bareng tersebut digelar di Gedung PWI Kalsel, Jalan Pangeran Hidayatullah, Kelurahan Benua Anyar, Kecamatan Banjarmasin Timur yang juga dimeriahkan dengan undian sejumlah doorprize.

    Ketua PWI Kalsel Zainal Helmi melalui Bidang Humas Bambang Santoso mengatakan, kegiatan yang pihaknya adakan ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi.

    “Ini untuk mempersatukan kawan-kawan di lapangan sekaligus mempererat tali silaturahmi antar anggota,” ujarnya.

    Karena itu, pihaknya mengupayakan akan rutin digelar setiap laga Barito Putera selama ajang Piala Presiden.

    Baca Juga : Bermain 10 Pemain, Laskar Antasari Tahan Imbang Tuan Rumah Borneo FC

    Baca Juga : Kapten Legenda Barito Putera 1988-1990 Apresiasi dan Kritisi Dua Laga Tim Laskar Antasari

    Adapun Doorprize yang pihaknya bagikan tersebut, tidak lain untuk menarik para wartawan yang hadir.

    “Doorprize kali ini banyak ada jersey Barito, baju PWI, helm dan jaket Yamaha serta hadiah lainnya. Akan diusahakan lebih banyak lagi setiap nonton bareng,” tuturnya.

    “Kepada rekan-rekan pejabat dan pengusaha bisa memberikan sumbangsihnya,” sambungnya.

    Kedepanya, pihaknya berharap agar nonton bareng berikutnya rekan-rekan jurnalis bisa berhadir untuk meramaikan kegiatan tersebut.

    “Semoga pada nonton bareng berikutnya lebih banyak lagi kawan-kawan yang berhadir,” pungkasnya. (airlangga)

    Editor: Abadi

  • Bermain 10 Pemain, Laskar Antasari Tahan Imbang Tuan Rumah Borneo FC

    Bermain 10 Pemain, Laskar Antasari Tahan Imbang Tuan Rumah Borneo FC

    SAMARINDA, klikkalsel.com – Lanjutan Piala Presiden 2022 di Grup B, PS Barito Putera menghadapi tim tuan rumah, Borneo FC Samarinda, berlangsung di Stadion Segiri, Samarinda.

    Skuad Laskar Antasari yang harus bermain tanpa dua pemain asingnya yakni Rafinha dan Ryota Noma, mampu menahan gempuran tim berjuluk Pesut Etam ini.

    Borneo FC Samarinda bermain menekan sejak menit awal babak pertama mengandalkan kecepatan di lini sayapnya, berhasil mengobrak abrik pertahanan Barito Putera.

    Gempuran demi gempuran terus dilancarkan oleh tim asuhan Milomir Seslija ini ke pertahanan Barito Putera melalui sisi kiri.

    Namun serangan tersebut juga berkali-kali dipatahkan oleh rapatnya pertahanan skuad Laskar Antasari ini.

    Meski Borneo FC Samarinda lebih menguasai jalannya pertandingan, Barito Putera juga bukan tanpa serangan. Beberapa kali penyerang Barito Putera berhasil mengancap pertahanan Borneo FC.

    Bahkan pemain belakang tim Pesut Etam ini juga harus menjatuhkan bomber asing Barito Putera, Rafael Silva.

    Baca Juga : Kapten Legenda Barito Putera 1988-1990 Apresiasi dan Kritisi Dua Laga Tim Laskar Antasari

    Baca Juga : PS Barito Putera Pimpin Grup B Piala Presiden 2022

    Namun selama 45 menit berjalannya babak pertama, kedua tim masih kesulitan untuk menciptakan gol, sehingga pertandingan babak pertama harus disudahi dengan skor imbang tanpa gol.

    Memasuki babak kedua, permainan kedua tim tidak banyak berubah, Borneo FC Samarindah kembali mengendalikan jalannya pertandingan.

    Akan tetapi serangan balik cepat yang diperagakan Barito Putera, kerap kali mengancap pertahanan Borneo FC Samarinda baik dari sisi kiri maupun kanan pertahanannya.

    Namun di menit ke 56, Barito Putera harus dipaksa bermain dengan 10 orang pemain, karena Frank Sokoy diganjar kartu merah setelah menerima kartu kuning keduanya setelah dinilai melanggar Matheus Pato.

    Menghadapi Barito Putera yang bermain dengan 10 pemain, Borneo FC Samarinda lebih leluasa dalam menguasai jalannya pertandingan.

    Meski demikian, Barito Putera juga tak hentinya untuk keluar menyerang pertahanan tim Pesut Etam, melalui upaya serangan balik.

    Namun hingga peluit panjang dibunyikan, kedudukan imbang 0-0 tidak berubah. Dengan hasil ini, PS Barito Putera masih kokoh di puncak klasemen sementara grup B Piala Presiden 2022.(fachrul)

    Editor : Amran

  • Tim Laskar Antasari Siapkan Taktik Berbeda Melawan Borneo FC

    Tim Laskar Antasari Siapkan Taktik Berbeda Melawan Borneo FC

    BANJARMASIN, klikkalsel.com – Match ke – 3 lanjutan Piala Presiden, di grup B akan mempertemukan Derby Papadaan, Kalimantan, antara Borneo FC berhadapan dengan Barito Putera.

    Laga Derby papadaan akan tersaji di stadion segiri, Samarinda Rabu (23/6/2022) besok, di Stadion Segiri Samarinda.

    Dalam laga ini, anak asuhan dari sang Kepala Pelatih Barito Putera Dejan Antonic, akan menurunkan kekuatan penuh untuk merebut poin dan mengharapkan permainan berjalan normal.

    “Persiapan kami untuk game besok, cukup baik dan berjalan normal, para pemain mengalami sedikit kelelahan namun secara kondisi semua pemain siap buat besok,” ucapnya dalam sesi press conference, Selasa (21/6/2022).

    Baca Juga : PS Barito Putera Pimpin Grup B Piala Presiden 2022

    Baca Juga : Berada di Grup B, Dejan Antonic Optimis Barito Putera Berikan Hasil Maksimal

    Namun dalam Derby sesama Pulau Kalimantan ini, ia mengaku laga nanti akan berjalan dengan sengit.

    Kendati demikian Coach Dejan, akan tetap memberikan hasil positif dan menampilkan permainan yang menarik untuk ditonton siapa saja.

    “Mengingat Borneo klub yang punya kualitas bagus, tapi semoga besok pertandingan bisa berjalan dengan lancar dengan hasil yang postif, dan mampu memberikan tontonan yang menarik,” ungkapnya.

    Ia juga menyatakan, akan menyiapkan taktik khusus di laga melawan Borneo FC, mengingat di setiap pertandingan pastinya ada perubahan perubahan taktik dan skema.

    Pemain bek kiri Barito Putra, Franc Rikhart Sokoy menyatakan, kesiapan para pemain sangat luar biasa dan siap untuk laga besok.

    “Kami dari para pemain semua sangat siap fit fight, untuk pertandingan besok,” ujarnya.(restu)

     

    Editor : Akhmad

  • Kapten Legenda Barito Putera 1988-1990 Apresiasi dan Kritisi Dua Laga Tim Laskar Antasari

    Kapten Legenda Barito Putera 1988-1990 Apresiasi dan Kritisi Dua Laga Tim Laskar Antasari

    BANJARMASIN, klikkalsel.comBarito Putera saat ini menempati posisi teratas klasemen Grup B Piala Presiden dengan mengantongi 4 poin. Posisi ini diraih Barito Putera setelah mampu menahan RANS Nusantara FC 1-1 dan menang atas Persija Jakarta 2-0. Hal ini menarik perhatian legenda Barito Putera, Muhammad Yusuf sang kapten Laskar Antasari era 1988-1990.

    Yusuf mengapresiasi laga skuat para penerusnya itu, khususnya dari segi penguasaan bola dalam membangun serangan hingga menjebol pertahanan lawan. Semua itu, ujarnya, karena semangat WASAKA (Waja Sampai Kaputing) atau berjuang sampai akhir dan kebersamaan para pemain serta tim pelatih yang bangkit.

    “Perbedaannya gaya bermain sangat jauh saat dipegang coach Dejan dibandingkan saat Liga 1 musim lalu,” tuturnya saat ditemui klikkalsel.com di Banjarmasin, Senin (20/6/2022).

    Dia berharap pemain tren positif gaya bermain saat menghadapi dua klub tersebut bisa dipertahankan dan ditingkatkan. Meksi lawan Barito Putera saat itu adalah RANS Nusantara FC yang bisa dikatakan tim baru di Liga 1, namun diperkuat komposisi pemain berkualitas. Begitu juga saat Laskar Antasari menghadapi Persija Jakarta yang diisi pemain lapis kedua.

    Baca Juga : PS Barito Putera Pimpin Grup B Piala Presiden 2022

    Baca Juga : Bermain 10 Pemain, PS Barito Putera Sudahi Pertandingan dengan Skor 1-1 Melawan Rans Nusantara

    Dia menambahkan, pembuktian tren positif Barito Putera dapat dilihat saat nanti menghadapi dua klub lainnya. Dalam fase grup B, Barito Putera dijadwalkan akan melawan Borneo FC pada Rabu 22 Juni 2022 dan Madura United pada Sabtu 25 Juni 2022.

    “Saya melihat tren positif dari coach Dejan dan para pemain mampu menyelesaikan program latihan. Jadi auranya sudah ketahuan. Mudah-mudahan polanya tidak berubah,” harapnya.

    Sementara itu, mantap Stopper Barito Putera ini juga memberikan masukan kepada Barito Putera. Dia mengkritisi dari sisi pertanahan dan pemain pelapis yang masih kurang maksimal.

    “Di bawah masih ada kekurangan, bek yang asing itu, Renan sering membantu penyerangan dan pemain bawahnya harus bisa melapis. Jadi kalau Renan ini maju ke depan harus ada yang bisa menutupi posisinya,” tandasnya.

    Menurutnya hal tersebut jika tidak diperbaiki secara maksimal akan menjadi celah pertahanan. Dikhawatirkan Yusuf, akan menjadi pemicu utama serangan balik lawan membobol gawang Barito Putera. (rizqon)

    Editor: Abadi