Tag: Barito Putera

  • Barito Putera Kalah di Markas PSS Sleman

    Barito Putera Kalah di Markas PSS Sleman

    YOGYAKARTA, klikkalsel.com – Bertandang ke Markas PSS Sleman, di Stadion Maguwoharjo Sleman, Yogyakarta, PS Barito Putera bertekat merebut poin di hadapan ribuan slemania. Namun misi tersebut gagal setelah menelan kekalahan 1-0.

    Barito Putera yang dipimpin Bayu Pradana sebagai kapten di lapangan, membuka pertandingan langsung bermain agresif menekan pertahanan PSS Sleman.

    Namun tim tuan rumah juga langsung memberikan tekanan balik ke pertahanan Barito Putera. Bahkan beberapa serangan hampir membahayakan gawang Laskar Antasari (julukan Barito Putera) yang di kawal Adhitya Harlan.

    Bermain dengan intensitas tinggi, kedua tim saling menunjukan permainan cepat mereka melalui kedua sisi pertahanan masing-masing tim.

    Bahkan skuad Laskar Antasari hampir membuka keunggulan pertamanya melalui sundulan Rafael Silva, namun sundulan keras tersebut masih melebar di sisi gawang PSS Sleman yang di jaga Jandia Eka Putra.

    Pertengahan babak pertama, Barito Putera harus mengganti bomber asing mereka, yakni Rafael Silva, karena cedera. Beri Santoso pun diberikan tugas menggantikan Rafael Silva.

    Serangan demi serangan terus dilancarkan oleh tim tuan rumah PSS Sleman ke pertahanan Barito Putera.

    Baca Juga : Penuh Drama, Barito Putera Harus Terima Kekalahan atas PSIS Semarang dengan Skor 2-1

    Baca Juga : Rangkaian Peringatan Harjad ke -72 Kalsel Resmi Dibuka

    Alhasil di penghujung pertandingan, PSS Sleman mampu membuka keunggulan lewat tendangan Rifaldo Todd Ferre, di menit ke 46.

    Gol tersebut menjadi penutup pertandingan antara PSS Sleman menghadapi Barito Putera dengan skor 1-0.

    Memasuki babak kedua, skuad asuhan Dejan Antonic ini mencoba menguasai jalannya pertandingan.

    Tertinggal satu gol dari tim tuan rumah, Barito Putera terus menekan pertahanan PSS Sleman melalui kedua sisi pertahanan tim berjuluk Elang Jawa ini.

    Bahkan peluang emas didapatkan oleh Barito Putera lewat setpice tendangan bebas yang diberikan oleh Bagas Kaffa, namun bola tidak mampu di konversi menjadi gol. Sontekan Renan Alves masih melambung tinggi di atas mistar gawang Jandia Eka Putra.

    Serangan demi serangan terus dilancarkan oleh skuad Laskar Antasari ke pertahanan PSS Sleman, namun hingga menit ke 80 belum ada gol yang kembali tercipta.

    Di penghujung pertandingan tim tuan rumah kembali menekan pertahanan Barito Putera, bahkan berkali-kali serangan tersebut membahayakan pertahanan anak asuh Dejan Antonic ini.

    Hingga peluit panjang dibunyikan, keunggulan PSS Sleman 1-0 atas PS Barito Putera tidak berubah. Dengan hasil ini kembali memperpanjang deretan kekalahan skuad Laskar Antasari di laga tandangnya.(fachrul)

    Editor : Amran

  • Jadwal Kick Off Terlalu Malam, Para Supporter Keberatan Hingga Layangkan Surat Protes 

    Jadwal Kick Off Terlalu Malam, Para Supporter Keberatan Hingga Layangkan Surat Protes 

    BANJARMASIN, klikkalsel.com – Jadwal kick off Liga 1 Indonesia 2022/2023 yang terlalu malam, membuat suporter Barito Putera keberatan.

    Bahkan komunitas suporter yang tergabung dalam Suporter Barito Tribun Tertutup (Sop Buntut) melayangkan surat kepada PT LIB dan Manajemen Barito Putera, untuk bisa diteruskan agar aspirasi mereka didengar dan ditindak lanjuti secara serius.

    Hal itu bukan tanpa alasan, pasalnya selain bisa merugikan fisik pemain, jadwal kick off

    pada pukul 21.30 WITA membuat suporter kerepotan.

    “Kasian fisik pemain main malam, selain itu kasian teman-teman juga, contoh saya rumah di Banjarmasin mungkin bisa jam 02.00 dini hari baru sampai ke rumah, apalagi teman saya yang jauh,” kata Iskandar Ketua suporter Sop Buntut, Jumat (12/8/2022).

    Selain itu, lokasi Stadion Demang Lehman yang jauh dari Banjarmasin membuat suporter harus ekstra keras menyiapkan tenaga untuk pulang pasca pertandingan.

    Baca Juga : Laskar Antasari Siap Curi Poin di Markas PSS Sleman, Pengadil Lapangan Diminta Lebih Cermat

    Baca Juga : Kalah Adu Penalti, Langkah Laskar Antasari Terhenti di Babak 8 Besar

    “Harapannya diterima oleh PT LIB surat itu dan disetujui untuk dimajukan kick off nya biar enak. Kasian juga kita ini, apalagi kita punya pekerjaan besok nya, khusus untuk perempuan kasian pulang terlalu larut malam,” jelasnya.

    Dia pun meminta kepada PT LIB dan Indosiar selaku pemegang hak siar untuk memajukan semua jadwal kick off yang terlalu malam.

    “Ditiadakan kick off pertandingan kalau 21.30 WITA itu, harapannya jam 19.15 WITA atau habis Maghrib untuk semua pertandingan, dimana saja itu,” pungkasnya.

    Bukan hanya suporter Barito Putera, protes karena jadwal kick off yang terlalu malam juga dilakukan suporter klub lain Persebaya Surabaya yang keberatan dengan jadwal itu karena bisa menggangu fisik pemain. (restu)

     

    Editor : Akhmad

  • Penuh Drama, Barito Putera Harus Terima Kekalahan atas PSIS Semarang dengan Skor 2-1

    Penuh Drama, Barito Putera Harus Terima Kekalahan atas PSIS Semarang dengan Skor 2-1

    SEMARANG, klikkalsel.com – Dalam lanjutan BRI Liga 1 pekan ke 3, PS Barito Putera bertandang ke markas PSIS Semarang di Stadion Jatidiri Semarang Jawa Tengah, Sabtu (6/8/2022).

    Bermodalkan semangat tinggi pasca kemenangan saat menghadapi Borneo FC, skuad Laskar Antasari ini memulai pertandingan dengan permainan apik.

    Jual beli serangan terus diperagakan kedua tim sejak peluit tanda mulainya pertandingan babak pertama ditiupkan. Bahkan beberapa peluang terjadi di awal babak pertama ini.

    Di menit ke 16, Barito Putera berhasil membuka keunggulan melalui sundulan Rafael Silva, yang menerima umpan silang dari sang kapten, Rizky Pora. Skor 0-1 untuk keunggulan Barito Putera.

    Unggul satu gol, tim asuhan Dejan Antonic ini tidak mengendorkan serangannya. Bahkan serangan dari kedua lini sayap pertahanan Laskar Mahesa Jenar ini selalu merepotkan pemain bertahan PSIS Semarang.

    Namun PSIS Semarang yang tertinggal satu gol juga tidak ingin malu di hadapan ribuan suporternya. Alhasil melalui kreatifitas lini depannya berhasil membongkar pertahanan Barito Putera.

    Teisei Marukawa yang menerima umpan di depan gawang Barito Putera harus dikawal ketat hingga terjatuh. Wasit yang memimpin pertandingan melihat hal tersebut sebagai pelanggaran, sehingga memberikan hadiah tendangan penalti untuk tim tuan rumah PSIS Semarang.

    Eksekusi penalti yang dilakukan Jonathan Cantillana, berhasil menjadi gol penyama kedudukan bagi PSIS Semarang di menit 29.

    Gol penyama kedudukan menjadi 1-1 ini menjadi suntikan semangat tersendiri untuk skuad Laskar Mahesa Jenar ini.

    Bahkan di menit ke 31 PSIS Semarang kembali menciptakan gol pembalik kedudukan menjadi 2-1, lewat hasil service tendangan bebas berhasil disundul oleh Wawan Febrianto yang menjadi gol.

    Baca Juga : Bang Hasnur Posting Video Permohonan Maaf Atas Hasil Buruk Barito Putera

    Baca Juga : Skuad Laskar Antasari Pemusatan Latihan di Yogyakarta

    Tertinggal 2-1 dari tuan rumah, Barito Putera terus menyerang pertahanan PSIS Semarang, bahkan hingga penghujung pertandingan babak pertama skuad Laskar Antasari terus melancarkan serangan demi serangan.

    Hingga jeda turun minum, keunggulan 2-1 untuk PSIS Semarang tidak berubah.

    Memasuki babak kedua, Barito Putera langsung melancarkan serangan ke pertahanan PSIS Semarang. Namun serangan-serangan yang dilancarkan Rizky Pora cs masih tidak berbuah hasil.

    Meski jual beli serangan terus terjadi, penguasaan bola masih di kuasai oleh tim tuan rumah, PSIS Semarang.

    Bahkan di menit ke 87 PSIS Semarang Kembali mendapatkan hadiah penalti setelah Donny Monim, menjatuhkan Oktafianus di dalam kotak 16.

    Namun Teisei Marukawa yang menjadi algojo sebagai penendang penalti tersebut tidak mampu memanfaatkan peluang tersebut. Tendangannya yang mengarah ketengah bisa diantisipasi oleh penjaga gawang Barito Putera, Joko Ribowo.

    Laga yang berlangsung sengit tersebut membuat banyak pemain PSIS Semarang yang berjatuhan karena kelelahan.

    Hingga wasit meniupkan tanda berakhirnya pertandingan kedudukan 2-1 untuk keunggulan PSIS Semarang tidak berubah.

    Dengan hasil ini, Barito Putera harus bertengger di peringkat 12 klasemen sementara setelah dengan poin 3. (fachrul)

    Editor : Akhmad

  • Bang Hasnur Posting Video Permohonan Maaf Atas Hasil Buruk Barito Putera

    Bang Hasnur Posting Video Permohonan Maaf Atas Hasil Buruk Barito Putera

    BANJARMASIN, klikkalsel.com – Postingan video CEO PS Barito Putera, H Hasnuryadi berbeda di akun sosial media. Dalam vedio tersebut Bang Hasnur meminta maaf yang sebesar-besarnya atas hasil yang didapatkan saat melawan Madura United.

    Beredar video postingan tersebut pasca PS Barito Putera di laga pertamanya saat bertandang ke markas Madura United di Stadion Gelora Madura Ratu Pamellingan (SGMRP), Pemekasan Madura, Sabtu (23/7/2022) lalu.

    Barito Putera harus menelan pil pahit dengan kekalahan telak tanpa balas 8-0 atas tim tuan rumah Madura United.

    Berbagai kekecewaan pun dilontarkan kepada manajemen maupun sang pelatih skuad Laskar Antasari ini melalui media sosial.

    Meski demikian para suporter tetap memberikan dukungan untuk tim kebanggaanya tersebut agar hasil buruk ini tak lagi terjadi di laga-laga selanjutnya.

    Atas hasil tersebut pun, CEO PS Barito Putera, Hasnuryadi Sulaiman, melalui akun sosial media pribadinya, secara khusus memohon maaf kepada suporter atas hasil yang didapatkan.

    “Ulun atas nama pribadi dan atas nama keluarga Barito Putera memohon maaf yang sebesar-besarnya atas hasil yang didapatkan saat melawan Madura United,” ucapnya, Senin (25/7/2022).

    Meski demikian ia tetap meminta suport dan dukungan dari seluruh suporter setia Barito Putera, agar dalam pertandingan selanjutnya skuad Laskar Antasari ini bisa meraih hasil yang lebih baik.

    “Mudahan dengan dukungan dan doa kalian semua, Barito Putera bisa mendapatkan hasil yang lebih baik di pertandingan-pertandingan selanjutnya,” harapnya.

    “Terimakasih banyak, ulun minta rela, Wasaka!!,” tutupnya.

    Baca Juga : Rosehan Prihatin Barito Putera Kalah pada Laga Perdana Liga Satu Tahun 2022-2023

    Baca Juga : Suporter Kecewa, Pemain Barito Putera Dinilai Tak Bermental WASAKA

    Sebelumnya, sang pelatih kepala Barito Putera, Dejan Antonic, juga meminta maaf atas hasil yang didapatkan tim yang dilatihnya.

    Dengan hasil itu, ia sungguh malu dan kecewa karena permainan yang sangat buruk ditampilkan oleh para pemain.

    “Saya pikir ini bukan wajah kita, ini bukan wajah Barito. Tim ini jauh sangat bagus saat di Piala Presiden. Tapi dengan hasil ini kita sangat malu dengan keluarga kita di Banjarmasin,” ungkapnya.

    “Tapi Sepakbola tidak pernah ada yang tau hasilnya. Hari ini benar-benar hari yang sangat buruk bagi kita,” sambungnya.

    Untuk itu untuk menatap laga selanjutnya ia akan fokus untuk membenahi dan mengevaluasi tim agar hal ini tidak kembali terulang.

    “Kita harus belajar dan kita harus perbaiki ini. Kita harus menang melawan Borneo minggu depan,” tuturnya.

    “Sekali lagi kita harus menatap kedepan dengan hasil yang bagus dan positif,” pungkasnya.(fachrul)

    Editor : Amran

  • Kalah Telak, Dejan Antonic: Kita Sangat Malu dengan Keluarga Kita di Banjarmasin

    Kalah Telak, Dejan Antonic: Kita Sangat Malu dengan Keluarga Kita di Banjarmasin

    BANJARMASIN, klikkalsel.com – kekalaham telak PS Barito Putera di awal kompetisi BRI Liga 1 2022-2023 kala bertandang ke markas Madura United di Stadion Gelora Madura Ratu Pamellingan (SGMRP) Pemekasan Madura.

    Bagaimana tidak dalam laga perdana BRI Liga 1 2022-2023 yang dilakoni skuad asuhan Dejan Antonic ini, memberikan hasil yang sangat buruk disepanjang sejarah Barito Putera.

    Skuad Laskar Antasari harus tertunduk setelah mengalami kekalahan telak tanpa gol 8-0 dari tim tuan rumah Madura United.

    Delapan gol tersebut diciptakan Ricky Ariansyah di Menit 21, Lulinha di Menit ke 22, 51, dan menit 88, kemudian Beto Goncalves di menit ke 32, Malik Risandi di menit 45, Pedro Henrique di menit 92 dan gol bunuh diri Luthfi Kamal di menit 48.

    Tentunya hasil ini merupakan rekor kemenangan terbesar selama perhelatan BRI Liga 1, dan juga rekor terburuk Barito Putera selama mengarungi kompetisi profesional.

    Usai pertandingan Pelatih Kepala Barito Putera, Dejan Antonic mengatakan bahwa permainan di awal babak pertama masih terbilang normal hingga menit ke 20.

    Kemudian 2 gol tercipta di menit ke 21 dan 22 merupakan kesalahan yang terjadi. “Ketika gol yang terjadi satu menit kemudian gol lagi, lalu kita membuat kesalahan terus sehingga Madura United bisa menghukum kita dengan komposisi pemain yang luar biasa,” ucapnya, Sabtu (23/7/2022) saat sesi jumpa pers usai laga.

    Baca Juga : Suporter Kecewa, Pemain Barito Putera Dinilai Tak Bermental WASAKA

    Baca Juga : Rosehan Prihatin Barito Putera Kalah pada Laga Perdana Liga Satu Tahun 2022-2023

    Dengan hasil ini ia sungguh malu dan kecewa karena permainan yang sangat buruk ditampilkan oleh para pemain.

    “Saya pikir ini bukan wajah kita, ini bukan wajah Barito. Tim ini jauh sangat bagus saat di Piala Presiden. Tapi dengan hasil ini kita sangat malu dengan keluarga kita di Banjarmasin,” ungkapnya.

    “Tapi Sepakbola tidak pernah ada yang tau hasilnya. Hari ini benar-benar hari yang sangat buruk bagi kita,” sambungnya.

    Untuk itu untuk menatap laga selanjutnya ia akan fokus untuk membenahi dan mengevaluasi tim agar hal ini tidak kembali terulang.

    “Kita harus belajar dan kita harus perbaiki ini. Kita harus menang melawan Borneo minggu depan,” tuturnya.

    “Sekali lagi kita harus menatap kedepan dengan hasil yang bagus dan positif,” pungkasnya.(fachrul)

     

    Editor : Amran

  • Rosehan Prihatin Barito Putera Kalah pada Laga Perdana Liga Satu Tahun 2022-2023

    Rosehan Prihatin Barito Putera Kalah pada Laga Perdana Liga Satu Tahun 2022-2023

    BANJARMASIN, klikkalsel.com – Laga perdana Liga 1 tahun 2022-2023 PS Barito Putera harus menelan kekalahan pahit saat dibantai Madura United dengan gol 8-0 di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan (SGMRP), Pemangkasan, Madura, Sabtu (23/7/2022) malam.

    Hasil tersebut rupanya banyak menuai kritik dan saran oleh para pendukung klub berjuluk Laskar Antasari tersebut.

    Diantaranya H Rosehan Noor Bahri, meski tidak menonton langsung jalannya pertandingan, dirinya mengaku sangat prihatin dan saat itu juga merasa sedikit kecewa lantaran tidak ada siaran langsung di televisi saat PS Barito Putera melawan Madura United saat itu.

    “Kita prihatin,” kata mantan Wakil Gubernur Kalsel periode 2005-2010 yang berpasangan dengan Gubernur Rudy Ariffin.

    Saat ini Manajemen PS Barito Putera diharapkannya agar secepatnya melakukan evaluasi. Guna Kekalahan 8-0 itu tidak terulang lagi.

    Baca Juga : Suporter Kecewa, Pemain Barito Putera Dinilai Tak Bermental WASAKA

    Baca Juga : Mimpi Buruk Barito Putera di Awal Kompetisi BRI Liga 1

    Sebab, kata Rosehan yang juga anggota DPRD Kalsel. Jika nantinya Barito Putera terus mengalami kesalahan dirasa perlu dilakukan perombakan kembali.

    “Harus ada yang diamputasi (diganti) dalam tim untuk mencari tahu apa permasalahanya. Mungkin yang pertama ini pemain masih beradaptasi. Tapi kalau sudah beruntun kalah tentu kita akan kecewa,” ujarnya.

    Menurutnya, dengan skor 8-0 itu menjadi hal baru dalam catatan sejarah Barito Putera yang diketahui Rosehan tidak bagus bagi persepakbolaan di Kalsel.

    “Mudahan Hasnuryadi Sulaiman dengan tim dapat mengevaluasi untuk kemajuan berikutnya,” pungkas Ketua Suporter Barito Putera Seribu Sungai itu. (airlangga)

    Editor: Abadi

  • Suporter Kecewa, Pemain Barito Putera Dinilai Tak Bermental WASAKA

    Suporter Kecewa, Pemain Barito Putera Dinilai Tak Bermental WASAKA

    BANJARMASIN, klikkalsel.com – Kekecewaan dirasakan Barito Mania ketika melihat pertandingan laga pertama antara PS Barito Putera menghadapi Madura United di laga pertama Liga 1 2022-2023.

    Kekalahan telak tanpa balas 8-0 dari Madura United tersebut membuat Barito Putera harus mengisi posisi paling bawah di Liga 1 ini. Bahkan sebagian besar gol tercipta dari sisi kiri pertahanan.

    Kekecewaan tersebut terlihat jelas saat para suporter setia Barito Putera menggelar nonton bareng laga tersebut di halaman Balaikota Banjarmasin.

    Ketua Suporter Barito Putera Tribun Tertutup (Sop Buntut), Iskandar sangat kecewa atas hasil laga. Ia mengharapkan adanya evaluasi besar-besaran terhadap komposisi permainan.

    “Kami sangat kecewa karena ini di luar dugaan kami,” ujarnya, Sabtu (23/7/2022).

    “Kalau perlu ini jangan dibiarkan berlarut-larut. Jadi kami minta tolong kepada jajaran manajemen untuk mengevaluasi dan membenahi tim,” sambungnya.

    Ia tak menyangka hasil ini terjadi kepada klub kebanggaannya. “Jangan sampai permainan kita seperti ini terus,” terangnya.

    Menurutnya dengan skor telak ini, yang perlu di evaluasi tidak hanya lini pertahanan semata, melainkan seluruh lini.

    “Kami kira kemarin lini belakangnya ini cukup bagus, tinggal membenahi lini depan saja,” bebernya.

    “Taunya pertandingan malam ini sangat kacau,” sambungnya.

    Baca Juga : Mimpi Buruk Barito Putera di Awal Kompetisi BRI Liga 1

    Baca Juga : Jadi Home Base Barito Putera di Liga 1 2022/2023, SDL Sudah Mulai Dibenahi

    Ia mengharapkan pelatih mampu membenahi tim, dengan hasil yang sangat buruk malam hari ini.

    “Harapannya itu saja, jangan sampai tim kita seperti ini terus,” terangnya.

    Lantas kekalahan telak apakah pengaruh dari mental pemain atau kondisi lainnya?

    Menjawab hal tersebut pria yang akrab disapa Amang Kandar ini mengatakan bahwa tak ada lagi permasalahan mental terhadap pemain yang sudah profesional.

    “Di awal liga ini bisa saja pemain grogi. Tapi seharusnya untuk pemain profesional tidak ada lagi yang namanya grogi tersebut,” ungkapnya.

    “Pemain profesional itu seharusnya sudah jadi petarung tidak ada lagi hal-hal yang mentalnya jatuh atau grogi,” tambahnya.

    “Intinya mudah-mudahan bisa mengevaluasi besar-besaran. Dan pemain yang tidak punya mental Wajah Sampai Kaputing (WASKA) itu ganti saja dulu,” pungkasnya.(fachrul)

    Editor : Amran

  • Mimpi Buruk Barito Putera di Awal Kompetisi BRI Liga 1

    Mimpi Buruk Barito Putera di Awal Kompetisi BRI Liga 1

    MADURA, klikkalsel.com – Perhelatan BRI Liga 1 2022-2023 sudah dimulai sejak hari ini, Sabtu (23/7/2022). Laga pertamanya PS Barito Putera bertandang ke Stadion Gelora Madura Ratu Pamellingan, Pamekasan Madura, menghadapi Madura United.

    Tampil dengan skuad utamanya, Barito Putera bertekad untuk bisa merebut poin pertamanya pada saat laga tandang di BRI Liga 1 2022-2023.

    Sejak peluit pertama ditiupkan, tim berjuluk Laskar Antasari ini langsung bermain agresif menghadapi tim tuan rumah yang didukung ribuan K-Cong Mania.

    Begitu juga sebaliknya, Madura United, yang terus menekan dari sisi kiri pertahanan Barito Putera yang di kawal Frank Sokoy, namun serangan tersebut selalu kandas.

    Pada menit 14, tendangan keras Ambrizal Umainailo dengan kaki kirinya dari luar kotak penalti hampir saja membuka keunggulan untuk Barito Putera.

    Namun sayangnya tendangan tersebut masih membentur mistar gawang Madura United yang dikawal oleh Rendy Oscario.

    Madura United kembali menekan pertahanan Barito Putera, meski tidak bisa masuk ke dalam kotak penalti skuad Laskar Antasari, tendangan keras Ricki Ariansyah di menit 21 mampu menggetarkan gawang Barito Putera yang di kawal oleh Joko Ribowo.

    Berselang semenit kemudian tim berjuluk laskar Sapeh Kerrab ini berhasil menggandakan keunggulannya menjadi 2-0.

    Umpan lambung dari sisi kiri pertahanan Barito Putera oleh Beto Goncalves berhasil dimaksimalkan oleh menjadi gol oleh Lulinha, pada menit ke 23.

    Tertinggal 2-0 Barito Putera bermain semakin keras, yang membuat dua pemainnya harus diganjar kartu kuning yakni, Lutfi Kamal, dan Renan Alves.

    Di menit ke 31 Madura United kembali memperlebar jarak keunggulan dengan Barito Putera menjadi 3-0, gol yang diciptakan oleh Beto Goncalves melalui sundulannya ini lagi-lagi berawal dari serangan sisi kiri pertahanan Barito Putra.

    Baca Juga : Jadi Home Base Barito Putera di Liga 1 2022/2023, SDL Sudah Mulai Dibenahi

    Baca Juga : Evaluasi Piala Presiden, Manajemen Barito Putera Buka Peluang Lakukan Pergantian Pemain

    Tertinggal 3 gol, Barito Putera mencoba terus menekan pertahanan Madura United, namun serangan-serangan tersebut terus kandas di lini pertahanan Laskar Sapeh Kerrab ini.

    Di menit ke 45 lagi-lagi Madura United kembali menambah keunggulannya menjadi 4-0 lewat gol, kali ini Malik Risaldi yang memanfaatkan bola rebound hasil sundulan Beto Goncalves.

    Hingga turun minum keunggulan Madura United 4-0 atas Barito Putera tidak berubah, dengan hasil ini membuat pelatih kepala Barito Putera, Dejan Antonic harus berfikir keras mengatur ulang strategi untuk mengejar ketertinggalan dengan devisit gol yang cukup besar.

    Memasuki babak kedua Barito Putera coba menekan pertahanan Madura United tetapi serangan balik cepat yang dilakukan tim asuhan Fabio Lefundes ini kembali menambah keunggulannya di menit 48

    Kali ini gol tercipta akibat gol bunuh diri yang dilakukan oleh Lutfi Kamal, ketika gagal menghalau umpan silang yang dilepaskan oleh Malik Risaldi.

    Berselang beberapa menit kemudian Madura lagi-lagi menambah pundi-pundi golnya. Kali ini hasil kerja sama apik yang dilakukan oleh Malik Risaldi yang kemudian memberikan umpan datar kedepan gawang Barito Putera dan dengan mudah Lulinha menciptakan gol keduanya ke gawang Barito Putera pada menit ke 50.

    Terus menekan pertahanan Madura United, Barito Putera masih belum mampu menciptakan gol ke gawang Laskar Sapeh Kerrap ini.

    Namun pada menit ke 87 Lulinha berhasil menciptakan gol ketiganya dan mencatatkan diri sebagai pemain yang menciptakan hatrick di laga pertama BRI Liga 1 2022-2023 ini. 7-0 untuk keunggulan Madura United.

    Di penghujung pertandingan Madura United kembali menambah pundi-pundi gol untuk Madura United melalui gol dari Pedro Henrique di menit 92.

    Hingga wasit meniupkan peluit panjang, keunggulan Madura United dengan skor telak 8-0 atas Barito Putera tidak berubah.

    Hasil ini pula merupakan rekor kemenangan terbesar selama dilaksankannya kompetisi BRI Liga 1.(fachrul)

    Editor : Amran

  • Jadi Home Base Barito Putera di Liga 1 2022/2023, SDL Sudah Mulai Dibenahi

    Jadi Home Base Barito Putera di Liga 1 2022/2023, SDL Sudah Mulai Dibenahi

    BANJARMASIN, klikkalsel.com – Jelang perhelatan Liga 1 musim 2022/2023 mendatang, klub asal Kalsel, PS Barito Putera akan menggunakan Stadion Demang Lehman (SDL), Martapura sebagai Home Base.

    Stadion ini kembali digunakan skuad Laskar Antasari sebagai lapangan utama di perhelatan kasta tertinggi sepakbola di Indonesia ini sejak tahun 2019 lalu, saat Home Base utamanya Stadion 17 Mei Banjarmasin direnovasi.

    Bahkan sebelum dilakukannya Liga 1 yang mengatur kembali adanya sistem Home Away. Stadion Demang Lehman ini sempat dilakukan beberapa perbaikan.

    Disampaikan Ketua Panitia Pelaksana Pertandingan di Stadion Demang Lehman Martapura, Rudi Dwi Siswantoro, menyampaikan bahwa hingga sejauh ini pihaknya sudah melakukan sejumlah persiapan.

    “Alhamdulillah berkaitan dengan beberapa perbaikan infrastruktur sudah on proses penyelesaian,” ujarnya, Selasa (19/7/2022).

    Baca Juga : Skuad Laskar Antasari Pemusatan Latihan di Yogyakarta

    Baca Juga : ESDM dan Anggota DPR RI Hasnuryadi Kembali Serahkan 400 PJU TS ke Masyarakat Kalsel

    Bahkan menurutnya beberapa sarana prasarana di Stadion Demang Lehman, Martapura ini sudah mulai dibenahi untuk menghadapi kompetisi kasta tertinggi sepakbola di Indonesia ini.

    “Perbaikan sarana prasarana Stadion sudah dilakukan, rumput lapangan, jaring gawang, dan lampu stadion,” ucapnya.

    “Bahkan pemenuhan alat yang menjadi kebutuhan ruangan-ruang sudah dilengkapi,” pungkasnya. (fachrul)

  • Persunting Diandini Putri Wanita Asal Indonesia, Rafinha Berniat Jadi WNI

    Persunting Diandini Putri Wanita Asal Indonesia, Rafinha Berniat Jadi WNI

    BANJARMASIN, klikkalsel.com – Satu pemain asing PS Barito Putera Rafael Gomes De Oliveira atau yang kerab disebut Rafinha, kini resmi mempersunting pujaan hatinya, Diandini Putri, yang merupakan wanita asal Indonesia.

    Pemain asal negeri Samba itu pun melangsungkan pernikahannya di salah satu gereja di Banjarmasin, Senin (11/7/2022).

    Momen kebahagiaan itu pun turut dirasakan oleh pihak manajemen Barito Putera dan Hasnur Group di salah satu restoran, sebagai bentuk dukungan dari keluarga besar Laskar Antasari

    Tak hanya dihadiri teman dan kerabat dan jajaran manajemen, perwakilan supporter pun turut datang untuk mengucapkan selamat kepada kedua mempelai.

    Kedua pengantin baru itu juga berterima kasih, kepada pihak manajemen yang telah membantu pernikahannya dan berharap hal itu bisa memberikan dampak positif terhadap karir Rafinha di Barito Putera.

    “Ini momen sangat spesial untuk kami. Saya memilih wanita ini sebagai pendamping hidup. Dan ini juga jadi motivasi untuk karir saya ke depan,” kata Rafinha.

    Bahkan pemain Kelahiran Sao Paulo, Brazil, 32 tahun lalu itu tak menampik saat ditanya dirinya untuk menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) ke depannya.

    Baca Juga : Evaluasi Piala Presiden, Manajemen Barito Putera Buka Peluang Lakukan Pergantian Pemain

    Baca Juga : Dejan Optimis Barito Putera Raih Hasil Maksimal Menghadapi Arema FC di Babak 8 Besar Piala Presiden 2022

    “Saya sudah tiga tahun bersama wanita ini dan saya memilihnya. Saya sangat senang di Indonesia, mungkin ada rencana menjadi warga negara Indonesia,” ungkapnya.

    Diandini, istri Rafinha mengaku, akan terus memberi support kepada sang suami, agar kedepan karir nya terus meningkat dan berada dalam performa yang terbaik.

    “Tujuan utama saya adalah mendukung penuh Rafael. Dan saya juga bangga dengan Barito Putera dan berharap tim ini bisa terus lebih baik,” ucapnya.

    Mewakili keluarga besar Hasnur Group, Pimpinan Wilayah Hasnur Group Kalimantan, Rudy D Siswantoro mengatakan, syukuran itu merupakan dukungan dari manajemen terhadap pemain yang telah menjadi keluarga besar klub Barito Putera.

    “Kami atas nama manajemen Barito Putera dan Hasnur Group juga ingin memberikan kebahagiaan untuk Rafinha, apalagi mereka memilih Banjarmasin sebagai tempat tinggalnya,” ujarnya.

    Disinggung adanya kemungkinan Rafinha akan menjadi WNI (warga negara Indonesia), Rudy mengaku pihaknya akan siap membantu proses naturalisasinya.

    “Tergantung yang bersangkutan, dia yang menentukan. Kami siap memfasilitasi jika Rafinha ingin jadi warga negara Indonesia,” ungkapnya.(restu)

    Editor : Akhmad