HST

Komunitas Punk Peduli Banjir HST

BARABAI, klikkalsel.com – Meski kerap dinilai negatif bahkan dicap meresahkan masyarakat, tidak menyurutkan niat komunitas anak Punk untuk peduli terhadap sesama.

Bermodalkan semangat serta kreatifitasnya, komunitas anak punk yang tergabung dalam Solidaritas Street Punk Indonesia (SSPI) saling bahu membahu menggalang dana untuk membantu warga terdampak banjir di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Kalimantan Selatan (Kalsel).

Bantuan dari SSPI ini, disalurkan melalui Tanjung Street Crew (TSC) pada, Sabtu (13/2/2021).

Bersama pengawalan dari rescue 361 Agung Tanjung, Tabalong dan komunitas Jimmy Sarabakawa, bantuan langsung dibawa ke Kecamatan Hantakan, HST. Salah satu daerah yang terdampak banjir cukup parah.

Pantauan klikkalsel.com, ada sejumlah titik di Kecamatan Hantakan, HST yang dijadikan sebagai lokasi penyaluran bantuan.

Tujuan pertama yaitu, Dusun Arangani, Desa Alat, Kecamatan Hantakan, HST.

Di lokasi ini bantuan langsung disalurkan kepada masyarakat setempat mulai makanan ringan, mainan, perlengkapan rumah tangga hingga perlengkapan sekolah.

Bantuan kemudian dilanjutkan ke titik berikutnya yakni, RT 3 dan 2 desa Alat kecamatan Hantakan.

Disini bantuan yang disalurkan berupa makanan ringan dan roti serta bantuan pengeras suara atau Toa untuk mesjid di RT 2.

Perwakilan Tanjung Street Crew, Sigit Sukamseno mengungkapkan, bantuan kemanusiaan yang mereka salurkan ini merupakan hasil dari penggalangan dana yang dilakukan SSPI.

“Yaitu dengan cara menjajakan karya seni serta mengamen dan aksi galang dana lainnya,” katanya usai menyalurkan bantuan.

Menurut Sigit, dari penggalangan dana SSPI, terkumpul donasi berupa uang tunai sejumlah Rp26.620.000.

“Kemudian dana ini dibagi ke beberapa daerah yang terdampak musibah, 4 juta di kirim ke Tanjung Priok, 2,6 juta ke Jember, 20 juta ke Kalimantan Selatan,” bebernya.

Tanjung Street Crew (TSC) menyalurkan bantuan dari Solidaritas Street Punk Indonesia (SSPI) kepada warga terdampak banjir di HST. (foto : arif/klikkalsel)

Sigit menjelaskan, khusus dana bantuan untuk Kalsel dibagi ke dua titik kabupaten yang terdampak bencana.

“10 juta di kelola kawan-kawan Banjarbaru untuk bantuan disana, dan 10 juta lagi dikelola oleh kawan-kawan di Tanjung untuk bantuan bencana banjir di HST,” terangnya.

Sigit juga menyampaikan, bentuk bantuan yang mereka salurkan kepada warga terdampak banjir di HST yaitu berupa seperangkat alat tulis, peralatan belajar mengajar, keperluan mesjid seperti toa, buku yasin dan iqro.

“Kemudian perlengkapan tidur seperti kasur, bantal, guling, selimut, peralatan tukang dan perlengkapan masak serta bahan bakar,” bebernya.

Sigit berharap, bantuan yang mereka salurkan tersebut dapat bermanfaat bagi warga yang membutuhkan.

“Harapannya semoga apa yang sudah kita berikan dan salurkan menjadi manfaat bagi mereka dan bekal amal bagi kita semua,” pungkasnya. (arif)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top