BANJARBARU, klikkalsel.com – Kebakaran hebat melanda kawasan padat penduduk di Kecamatan Cempaka, Kota Banjarbaru, pada Rabu (1/4/2026) siang. Setidaknya tujuh unit rumah warga ludes dilalap api, meninggalkan puing-puing bangunan dan kerugian yang ditaksir mencapai miliaran rupiah.
Material bangunan yang mayoritas berbahan kayu membuat api dengan sangat cepat menjalar dari satu rumah ke rumah lainnya. Tak hanya bangunan, belasan kendaraan bermotor milik warga yang tidak sempat diselamatkan turut hangus terpanggang.
Salah satu korban terdampak, Herlina, mengaku sangat terpukul atas kejadian yang berlangsung begitu cepat tersebut. Saat ditemui di lokasi, ia tampak syok melihat rumah dan tempat usahanya rata dengan tanah.
“Saya benar-benar syok. Api tadi terlihat dari sebelah rumah, lalu menjalar sangat cepat ke rumah saya. Bukan cuma rumah, butik yang di depan juga habis terbakar,” ungkap Herlina dengan nada bergetar.
Herlina mengungkap, ada 7 rumah yang hangus terbakar bersama dengan tempat tinggalnya serta dirinya melihat ada beberapa kendaraan bermotor yang sudah tinggal kerangkanya karena dilahap api.
Upaya pemadaman dilakukan secara masif oleh tim gabungan dari Dinas Pemadam Kebakaran Provinsi Kalimantan Selatan, Kota Banjarbaru, hingga Kabupaten Banjar. Api berhasil dikuasai setelah petugas berjibaku selama kurang lebih tiga puluh menit.

Baca Juga : Polisi Selidiki Kebakaran Pos Jaga di Antasan Besar, Ada Dugaan Sengaja Dibakar
Baca Juga : Rumah Mess ABK di Banjarmasin Barat Hangus Terbakar
Kendati demikian, petugas di lapangan mengaku sempat mengalami kesulitan saat menuju titik api. Muhammad Noor, seorang anggota Damkar yang bertugas, menyebutkan bahwa faktor geografis pemukiman menjadi tantangan utama.
“Proses pemadaman berlangsung sekitar setengah jam. Namun, kami menemui kendala di lapangan, terutama jalanan yang sempit. Ini menjadi faktor penghambat bagi armada kami untuk masuk dan menjinakkan si jago merah dengan lebih cepat,” jelas Muhammad Noor.
Pemerintah setempat langsung bergerak cepat melakukan pendataan terhadap para korban. Camat Cempaka, Hendrawan, menyatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan instansi terkait, termasuk Dinas Sosial, untuk penyaluran bantuan darurat.
“Kami sudah melakukan koordinasi dengan instansi terkait untuk melakukan penanganan pasca-kebakaran bagi warga yang terdampak,” kata Hendrawan.
Selain itu, Hendrawan mengaku akan mengkonsultasikan dengan pihak BPBD untuk membangun tenda lapangan jika ada warganya yang tidak mengungsi ke rumah keluarga
Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti munculnya api masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Garis polisi telah dibentangkan di lokasi kejadian untuk kepentingan olah TKP. Meski tidak ada laporan korban jiwa, total kerugian materiil akibat peristiwa memilukan ini diperkirakan mencapai angka miliaran rupiah. (Mada Al Madani)
Editor: Abadi





