Kategori: Pendidikan

  • Fakultas Hukum Uniska Undang Walikota Banjarmasin Guna Isi Materi Kuliah Umum

    Fakultas Hukum Uniska Undang Walikota Banjarmasin Guna Isi Materi Kuliah Umum

    BANJARMASIN, klikkalsel.com – Fakultas Hukum Universitas Islam Kalimantan (Uniska) Syech Muhammad Arsyad Al Banjari menggelar kuliah umum dengan tema “pengelolaan lingkungan berdasarkan perspektif peraturan daerah”, Senin (19/6/2023).

    Kuliah umum ini dilaksanakan di ruang seminar Fakultas Hukum Uniska, dengan menghadirkan Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina, sebagai narasumber.

    Kegiatan ini turut dihadiri Dekan Fakultas Hukum Dr Afif Khalid, tamu undangan, dan mahasiswa fakultas Hukum Uniska MAB.

    Dalam kuliah hukum tersebut, Ibnu Sina selaku narasumber menjelaskan, betapa pentingnya peran mahasiswa dalam mengelola dan menjaga lingkungan Banjarmasin, agar bisa lebih bersih dan nyaman.

    ” Sesuai dengan slogan kami Banjarmasin Barasih wan Nyaman, saya berterima kasih dengan pertanyaan dan masukan dari peserta terkait dengan kebijakan dari Peraturan Daerah Banjarmasin,” ujarnya.

    Salah satu yang dibahas dalam kuliah umum tersebut ialah mengenai Perwali Banjarmasin Nomor 18 Tahun 2016 tentang Pengurangan Kantong Plastik.

    Baca Juga STB Uniska Gelar Teatrikal Menolak Lupa Tragedi Berdarah 23 Mei 1997

    Baca Juga Golkar Kalsel Beri Informasi Politik Kepada Mahasiswa Uniska

    ” Tentunya itu adalah Perda Pengurangan Kantong Plastik pertama di Indonesia dan itu jadi momentum untuk kita semua, walaupun hari ini kita berjibaku untuk mencapai apa yang sudah kita inginkan, dan tidak selalu bisa terwujud tapi ini bisa menjadi sebuah nilai nilai kebaikan yang dapat ditiru untuk daerah lain,” jelasnya.

    Dekan Fakultas Hukum Uniska MAB, Dr Afif Khalid mengatakan, kegiatan kuliah hukum tersebut sangat penting untuk membekali mahasiswa, agar bisa lebih menyayangi lingkungan sekitar dari segala hal yang buruk.

    ”Maka dari itu, bagaimana mahasiswa harus turut bisa menjaga lingkungan sekitar karena dampaknya itu bukan sekarang, tapi bisa 10 sampai 20 tahun ke depan,” sebutnya.

    Ia memastikan, FH Uniska akan terus berkomitmen menyiapkan dan membuka ruang seminar untuk berdiskusi pemerintah terkait bagaimana proses sosialisasi Perda dan penerapannya.

    ” Harapan kami bagaimana FH Uniska tetap selalu berkomitmen menyiapkan ruang untuk diskusi dan seminar untuk pengembangan Banjarmasin, terlebih khususnya di Provinsi Kalimantan Selatan,” pungkasnya. (restu)

    Editor : Akhmad

  • Mindset Sekolah Unggulan Masih Jadi Faktor Banyaknya SMPN di Banjarmasin Kekurangan Siswa

    Mindset Sekolah Unggulan Masih Jadi Faktor Banyaknya SMPN di Banjarmasin Kekurangan Siswa

    BANJARMASIN, klikkalsel.com – Sebanyak 22 SMP Negeri di Banjarmasin masih kekurangan siswa, usai pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) yang dilaksanakan Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Banjarmasin sejak 12 hingga 17 Juni 2023.

    22 SMP Negeri yang masih kekurangan siswa tersebut yakni SMPN 10 yang masih kurang 164 siswa, SMPN 11 kurang 26 siswa, SMPN 12 kurang 122 siswa, SMPN 13 kurang 51 siswa, SMPN 14 kurang 161 siswa, SMPN 15 kurang 67 siswa, SMPN 16 kurang 63 siswa, SMPN 17 kurang 81 siswa dan SMPN 18 kurang 66 siswa.

    Kemudian SMPN 19 kurang 22 siswa, SMPN 21 kurang 53 siswa, SMPN 22 kurang 93 siswa, SMPN 23 kurang 50 siswa, SMPN 25 kurang 140 siswa, SMPN 28 kurang 73 siswa, SMPN 29 Kurang 76, SMPN 30 kurang 31, SMPN 31 kurang 51 siswa, SMP 32 kurang 57 siswa, SMPN 33 kurang 77 siswa, SMPN 34 kurang 102, dan SMPN 35 kurang 40 siswa.

    Banyaknya SMPN di Banjarmasin yang hingga kini masih kekurangan siswa dikarenakan masih banyaknya orang tua siswa yang memilih memasukan anaknya di sekolah-sekolah unggulan.

    Baca Juga 26 SMP Negeri di Banjarmasin Kekurangan Siswa, Disdik kembali Beri Waktu 3 Hari

    Baca Juga Peringati Hari Lingkungan Hidup, Puluhan Mahasiswa Cari Ketua DPRD Kalsel

    Padahal menurut Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin, Nuryadi, diberlakukannya sistem zonasi tersebut untuk menyetarakan tingkat pendidikan di semua sekolah di Banjarmasin.

    “Pertama ada banyak yang salah pilih sekolah, kemudian ada banyak orang tua yang memaksa mendaftarkan anaknya di luar zonasi,” ucapnya, Minggu (18/6/2023).

    “Hal itu lah yang membuat banyak anak peserta didik yang tidak diterima di sekolah-sekolah itu,” tambahnya.

    Menurutnya dengan dilakukannya sistem zonasi tersebut selain untuk penyetaraan sistem pendidikan agar tidak ada lagi yang namanya sekolah unggulan, juga untuk mendekatkan rumah siswa dengan sekolahnya.

    “Saat ini kan yang banyak itu ada di SMPN 1, SMPN 2, SMPN 7 dan SMPN 6 karena masih banyak mainset orang tua yang berfikir tentang sekolah unggulan,” ungkapnya.

    Di Banjarmasin sendiri kata Nuryadi, semua sekolah telah menerapkan sistem pendidikan yang sama.

    “Banjarmasin semuanya sudah merata, baik dari sisi sarana prasarana dan mutu guru, karena kita di Banjarmasin semuanya sudah menerapkan kurikulum merdeka,” jelasnya.

    “Jadi tidak ada lagi masalah tentang pembelajaran maupun mutu guru. Karena kita sudah bisa menjamin mereka itu akan melaksanakan mutu pendidikan yang baik,” pungkasnya.(fachrul)

    Editor : Amran

  • Peringati Dua Dasawarsa BK FKIP ULM Jadikan Refleksi Tingkatkan Kualitas

    Peringati Dua Dasawarsa BK FKIP ULM Jadikan Refleksi Tingkatkan Kualitas

    BANJARMASIN, klikkalsel.com – Sebagai ungkapan rasa syukur atas berjalannya selama Dua Dasawarsa dan sebagai refleksi untuk peningkatan kualitas yang sudah  dilakukan, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Bimbingan Konseling (BK) Universitas Lambung Mangkurat (ULM) menggelar acara Dies Natalis ke-20 Tahun Program Studi BK ULM.

    Koordinator Program Studi BK, Dr. Ririanti Rachmayanie mengatakan, kegiatan tersebut  diselenggarakan setiap tahunnya. Dan di 2023  tepat 20 tahun perjalanan FKIP BK ULM.

    “Saya berharap dengan perjalanan panjang BK ULM ini dapat  terus meningkatkan kualitas BK,” katanya, usai pembukaan acara Sabtu (17/6/2023).

    Baca Juga : Jelang Pra PON di Kalsel, Osh! Latihan Karate Bersama Paman Birin Hadirkan Pelatih Timnas Asean Games

    Baca Juga : Video Pria Teriak-Teriak di Masjid Jami Banjarmasin, Bukan Mabuk Tapi Kesurupan

    Sementara Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Bimbingan dan Konseling (HIMBIKONS) Sephia Stefanie mengungkapkan, kegiatan tersebut berlangsung dari 17 Juni hingga 7 Juli 2023 mendatang.

    Dalam kegiatan tersebut dilaksankan berbagai kegiatan seperti Bazar, lomba-lomba, Bakti terhadap Masyarakat dan kegiatan lainnya.

    “Di antaranya lomba seperti Karya Tulis, Pidato dan bakti masyarakat seperti seperti pemeriksaan kesehatan yang akan dilakukan  1 Juli di Siring Menara Pandang,” ucapnya.

    “Mudahan kegiatan yang berlangsung bisa berjalan dengan lancar. Semoga saja Dies Natalis ke 20 ini lancar dan terimakasih atas dukungan semua pihak,” pungkasnya. (azka)

    Editor : Akhmad

  • 26 SMP Negeri di Banjarmasin Kekurangan Siswa, Disdik kembali Beri Waktu 3 Hari

    26 SMP Negeri di Banjarmasin Kekurangan Siswa, Disdik kembali Beri Waktu 3 Hari

    BANJARMASIN, klikkalsel.com – Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) online jalur zonasi di Banjarmasin ditutup pada hari ini, Sabtu (17/6/2023).

    Namun sampai hari terakhir ini masih ada sebanyak 26 SMP Negeri di Banjarmasin yang kekurangan siswa pendaftar.

    PPDB online jalur zonasi tingkat SMP di Banjarmasin ini dibuka sejak Kamis (15/6/2023) usai pelaksanaan PPDB jalur afirmasi dan prestasi.

    Dari total 35 SMP Negeri di Banjarmasin, rupanya hanya terdapat 9 sekolah yang telah memenuhi target PPDB tahun ajaran 2023/2024.

    Ketika di konfirmasi kebenaran terkait banyaknya SMP yang kekurangan siswa pendaftar itu, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Banjarmasin, Nuryadi, tidak menampik hal tersebut.

    Ia mengatakan bahwa pihak Disdik masih memberikan kesempatan kepada peserta didik yang tidak diterima di sekolah yang dipilih untuk bisa mendaftar ke sekolah yang masih kekurangan siswa.

    “Silakan saja kepada semua orang tua untuk mendaftarkan anaknya secara offline ke sekolah-sekolah yang masih kekurangan siswa,” ujarnya, Sabtu (17/6/2023).

    Baca Juga PPDB Tingkat SMP se Banjarmasin Jalur Afirmasi dan Prestasi Berakhir, Ratusan Siswa Telah Daftarkan Diri

    Baca Juga PPDB Jalur Afirmasi dan Prestasi Mulai Dibuka, Kendala Sistem Online Masih Menjadi Permasalahan

    “Artinya silakan saja bagi orang tua yang anaknya tidak tertampung agar menuju ke sekolah-sekolah terdekat yang kekurangan siswa tersebut,” tambahnya.

    Pihak Disdik Kota Banjarmasin juga memberikan waktu selama tiga hari sejak hari Senin (19/6/2023) hingga Rabu (21/6/2023) untuk memenuhi kekurangan siswa di 26 SMP Negeri di Banjarmasin.

    Dari data yang terhimpun 26 SMP Negeri yang masih kekurangan siswa tersebut yakni, SMP 4 kurang 13 siswa, SMP 5 kurang 9 siswa, SMP 10 kurang 164 siswa, SMP 11 kurang 26 siswa, SMP 12 kurang 122 siswa, SMP 13 siswa 51, SMP 14 kurang 161 siswa, SMP 15 kurang 67 siswa dan SMP 16 kurang 63 siswa.

    Kemudian SMP 17 kurang 81 siswa, SMP 18 kurang 66 siswa, SMP 19 kurang 22 siswa, SMP 20 kurang 14 siswa, SMP 21 kurang 53 siswa, SMP 22 kurang 93 siswa, SMP 23 kurang 50 siswa dan SMP 25 kurang 140 siswa.

    Lalu SMP 26 kurang 8 siswa, SMP 28 kurang 73 siswa, SMP 29 kurang 76 siswa, SMP 30 kurang 31 siswa, SMP 31 kurang 51 siswa, SMP 32 kurang 57 siswa SMP 33 kurang 77 siswa, SMP 34 kurang 102 siswa dan SMP 35 kurang 40 siswa.

    Dengan banyaknya kekurangan siswa ini, Nuryadi mengatakan tidak ada lagi sistem zonasi, karena jalur zonasi telah ditutup pada pukul 15.00 Wita hari ini.

    “Zona sudah tidak berlaku lagi kalau sudah penutupan. Jadi kita beri kesempatan mulai hari Senin hingga Rabu,” terangnya.

    Lantas bagaimana apabila setelah diberikan waktu selama tiga hari dan masih terdapat sekolah yang kekurangan siswa?

    Menjawab hal tersebut, Nuryadi hanya mengharapkan agar semua siswa yang belum terdaftar bisa tertampung terlebih dahulu.

    “Yang penting semuanya bisa tertampung dulu. Kalaupun masih ada kekurangan berarti ada yang perlu kita evaluasi,” pungkasnya.(fachrul)

    Editor : Amran

  • PPDB Tingkat SMP se Banjarmasin Jalur Afirmasi dan Prestasi Berakhir, Ratusan Siswa Telah Daftarkan Diri

    PPDB Tingkat SMP se Banjarmasin Jalur Afirmasi dan Prestasi Berakhir, Ratusan Siswa Telah Daftarkan Diri

    BANJARMASIN, klikkalsel.com – Hari ini, Rabu (14/6/2023) menjadi hari terakhir pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Online tingkat SMP se Banjarmasin jalur Afirmasi dan Prestasi tahun ajaran 2023/2024.

    Sejak dibuka pada Senin (12/6/2023) lalu, hingga kini sudah tercatat ratusan siswa yang mendaftarkan diri ke sejumlah SMPN di Banjarmasin.

    Disampaikan Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Banjarmasin, Nuryadi bahwa dari data yang terhimpun sudah sebanyak 440 orang siswa yang mendaftar lewat jalur afirmasi dan prestasi ini.

    “Jumlah itu terdiri dari 249 calon siswa di jalur afirmasi. Kemudian jalur prestasi yakni akademik ada 180 orang dan non akademik 47 orang untuk calon siswa,” ujarnya, Rabu (14/6/2023).

    Ia juga mengungkapkan bahwa pihaknya mengalami kendala di hari pertama pembukaan PPDB jalur afirmasi dan prestasi ini, yakni gangguan pada server.

    “Untungnya gangguan itu tidak berlangsung lama,” ungkapnya.

    Namun menurut Nuryadi, kendala tersebut masih terbilang wajar terjadi di hari pertama PPDB, karena dalam waktu yang bersamaan banyak yang mengakses server itu.

    Baca Juga : PPDB Jalur Afirmasi dan Prestasi Mulai Dibuka, Kendala Sistem Online Masih Menjadi Permasalahan

    Baca Juga : Perpisahan Sekolah Berujung Maut di Pantai Gedambaan Kotabaru

    Kendala yang terjadi itu tentu jadi perhatian pihaknya dalam pelaksanaan PPDB jalur zonasi yang akan berlangsung besok hari yakni 15 hingga 17 Juni 2023 mendatang.

    “Di jalur afirmasi dan prestasi hanya lima persen. Sedangkan zonasi lebih banyak. Jadi akan kami antisipasi, mudah-mudahan tidak terjadi kendala yang berarti,” tuturnya.

    Selain itu, pendaftaran secara online ini menurutnya masih banyak dikeluhkan oleh orang tua siswa yang belum paham tentang pendaftaran online atau gagap teknologi.

    Kendati demikian pihaknya berusaha terus menyosialisasikan prosedur pendaftaran melalui PPDB online tersebut di tengah masyarakat secara berlanjut.

    “Padahal dua bulan sebelumnya sudah kita sosialisasikan. Ternyata masih ada orang tua kesulitan,” ungkapnya.

    “Tapi tidak masalah, datang langsung ke sekolah karena setiap sekolah kita siapkan petugas untuk membimbing orang tua yang hendak mendaftar,” tambahnya.

    Ia juga menerangkan bahwa Pendaftaran PPDB tingkat SMP Kota Banjarmasin tahun ajaran 2023/2024 berlangsung selama enam hari. Pendaftaran jalur afirmasi dan prestasi dibuka sejak tanggal 12 hingga 14 Juni 2023.

    Dilanjutkan, pendaftaran PPDB jalur zonasi dan perpindahan orang tua mulai dibuka pada tanggal 15 hingga 17 Juni 2023.

    Sedangkan pengumuman hasil seleksi jalur zonasi dan perpindahan orang tua akan dikeluarkan pada tanggal 20 Juni 2023 nanti.

    “Calon siswa yang dinyatakan lulus di sekolah pilihan, bisa melakukan daftar ulang secara online mulai tanggal 20 hingga 22 Juni 2023,” pungkasnya.(fachrul)

    Editor : Amran

  • Siti Wasilah Diberi Amanah Sebagai Bunda Literasi Kota Banjarmasin

    Siti Wasilah Diberi Amanah Sebagai Bunda Literasi Kota Banjarmasin

    BANJARMASIN, klikkalsel.com – Ketua TP PKK Banjarmasin, Siti Wasilah resmi dikukuhkan sebagai Bunda Literasi Kota Banjarmasin, oleh Walikota Banjarmasin, Ibnu Sina.

    Selain pengukuhan Bunda Literasi, Duta Baca dan Duta Baca Pelajar Banjarmasin pun juga ikut dikukuhkan dalam kegiatan yang dilaksanakan di salah satu hotel berbintang di Banjarmasin, Selasa (13/6/2023).

    Dalam kegiatan tersebut, turut berhadir Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Provinsi Kalsel, Nurliani Dardie beserta jajaran Dispersip Kabupaten Kota se Kalsel.

    Bunda Literasi Banjarmasin, Siti Wasilah, mengatakan bahwa amanah yang diberikan kepadanya tersebut akan dijalankan dengan sebaik-baiknya.

    “Jadi ini disetiap kabupaten/kota, harus ditetapkan bunda literasi. Dan saya besyukur mendapat kesempatan untuk menjadi bunda literasi,” ujarnya.

    Ia juga mengungkapkan bahwa amanah yang diberikan tersebut merupakan tantangan untuknya agar mampu membumikan lagi budaya membaca di Banjarmasin.

    Terlebih menurutnya, saat ini minat baca warga Kota Banjarmasin masih terbilang cukup rendah.

    “Oleh karena itu, mudah-mudahan kehadiran bunda literasi dan duta baca. Itu bisa bersama Dispersip Banjarmasin untuk mendorong peningkatan budaya baca di Banjarmasin,” harapnya.

    Baca Juga : Dewan Banjarmasin Minta RSUD Sultan Suriansyah Terus Tingkatkan Pelayanan

    Baca Juga : 792 Warga Binaan Lapas Banjarmasin Diverifikasi dan Validasi Data Kependudukan

    Adapun terobosan bunda litetasi Kota Banjarmasin terbaru saat ini kata Wasilah, yakni program Wakaf Buku dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kota Banjarmasin.

    Ia pun berharap, program wakaf buku nantinya akan meingkat ke tingkat sekolah dasar (SD).

    “Karena masih banyak PAUD yang masih banyak memerlukan bantuan. Mudah-mudahan nanti bertahap ketingkat SD,” bebernya.

    Sementara itu, Kadispersip Kota Banjarmasin, Ihsan Al Haq mengatakan, tentunya tugas utama bunda literasi adalah menggerakkan minat baca sekaligus tokoh panutan demi meningkatkan angka literasi di Banjarmasin.

    “Dan tentu dibantu anak-anak yang tergabung di akademi literasi tadi. Ini akan melakukan kegiatan di lapangan,” ujarnya.

    Terakhir, hadirnya bunda literasi serta duta baca Banjarmasin, dapat memberikan edukasi serta sosialisasi tentang literasi.

    “Karena literasi itu bukan hanya soal kemampuan membaca dan menulis. Tetapi bagaimana kemampuan masyarakat untuk mendidik diri dan keluarganya memahami tentang dunia ini. Karena literasi itu luasa” pungkasnya.(fachrul)

    Editor : Amran

  • Fasilitas Perpustakaan di Banjarmasin Sangat Minim

    Fasilitas Perpustakaan di Banjarmasin Sangat Minim

    BANJARMASIN, klikkalsel.com – Di tengah upaya meningkatkan minat dan baca di Banjarmasin, namun sarana dan prasarana yang disediakan dirasa masih belum maksimal. Bahkan, fasilitas Perpustakaan Banjarmasin dirasa juga masih sangat minim.

    “Baik itu gedung atau tempatnya, maupun koleksi bukunya,” ujar Ketua Komisi I DPRD Banjarmasin H Faisal Hariyadi, usai rapat finalisasi Raperda Literasi, Senin (12/6/2023).

    Ia menghendaki, budaya literasi ini menjadi pengkhususan bagi pemerintah kota (Pemko) Banjarmasin, terutamanya dalam peningkatan fasilitas budaya baca ataupun pojok baca.

    “Karena selama ini kami menilai, Pemko Banjarmasin masih minim dalam penyediaan fasilitas perpustakaan. Sebab, perpustakaan yang ada tempatnya sudah tak refresentatif, termasuk pembendaharaan buku baca jauh dari kata mapan,” ketusnya.

    Sehingga, Faisal siap mendukung dan mendorong Pemko Banjarmasin di tahun-tahun berikutnya untuk melakukan pembenahan perpustakaan, agar minat baca di Banjarmasin semakin meningkat.

    Baca Juga : PPDB Jalur Afirmasi dan Prestasi Mulai Dibuka, Kendala Sistem Online Masih Menjadi Permasalahan

    Baca Juga : Tingkatkan Mutu Pendidikan, Guru di Banjarmasin Bakal Belajar di Inggris

    Ia juga berharap, dengan adanya regulasi tentang literasi seluruh instansi atau SKPD, di Banjarmasin menyediakan pojok baca, termasuk di kawasan publik.

    “Misal di kawasan kantor kecamatan atau di tempat yang sering didatangi warga,” jelasnya.

    Faisal juga menghendaki, dengan adanya regulasi ini Pemko Banjarmasin lebih peduli untuk meningkatkan budaya baca atau literasi.

    Begitu juga dengan perusahaan atau pelaku usaha melalui CSR nya ikut memberikan support budaya literasi.

    Dikatakannya, pengembangan budaya literasi ini menjadi leading sektor Dinas Pendidikan dan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Banjarmasin.

    “Sebab, target utama kita adalah pengembangan perpustakaan di sekolah-sekolah,” tukasnya. (farid)

    Editor : Amran

  • Tingkatkan Mutu Pendidikan, Guru di Banjarmasin Bakal Belajar di Inggris

    Tingkatkan Mutu Pendidikan, Guru di Banjarmasin Bakal Belajar di Inggris

    BANJARMASIN, klikkalsel.com – Pemko Banjarmasin kini sedang mengejar target peningkatkan mutu pendidikan, khususnya untuk mutu sekolah berbahasa Inggris.

    Usai menerima penghargaan Anugerah Merdeka Belajar Kategori Transformasi Pembelajaran, dari Kemendikbud RI, Nadiem Anwar Makarim, pada Bulan Mei 2023 lalu, kini Walikota Banjarmasin, Ibnu Sina, bersama Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin berangkat menuju Cambridge University Press and Assessment, Inggris.

    Kunjungan orang nomor satu di kota berjuluk seribu sungai tersebut, untuk memulai investasi pendidikan dalam rangka peningkatan kompetensi para pendidik di Kota Banjarmasin.

    Menurut Ibnu Sina, dengan dimulainya investasi pendidikan di Negara Inggris tersebut, nantinya diharapkan bisa menghasilkan Sumber Daya Manusia bidang pendidikan yang unggul.

    Yang mana imbasnya dari investasi pendidikan itu diharapkan dapat membawa putra dan putri di Bumi Kayuh Baimbai dapat bersaing di kancah internasional.

    “Investasi terbaik dalam pendidikan adalah meningkatkan kompetensi pendidik agar dapat menghasilkan output peserta didik yang terbaik,” ujarnya.

    “Hal ini sesuai dengan kurikulum Merdeka Belajar dimana kita mendapatkan Anugerah Merdeka Belajar yang diserahkan Mendikbud Ristek Nadiem Makarim tgl 29 Mei 2023 yang lalu,” tambahnya.

    Baca Juga : Ibnu Sina Berpesan Representasikan Nilai Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari

    Baca Juga : PPDB SMA dan SMK se Kalsel Jaring 38.600 Calon Siswa

    Dengan adanya kerjasama dalam bentuk investasi ini, menurut Ibnu Sina selain menguatkan kembali kerjasama program Cambridge English For School, nantinya sekolah-sekolah di Kota Banjarmasin diharapkan dapat berstandar internasional.

    “Dengan melatih pendidik serta bekerjasama dengan Cambridge English For School, Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin menguatkan kembali kerjasama  program Cambridge English For School yang berstandar A1 untuk SD dan B1 untuk SMP,” jelasnya.

    Ia juga mengharapkan dengan peningkatan kerjasama ini, maka Visi Misi BAIMAN & Lebih Bermartabat dapat terwujud yakni untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Kota Banjarmasin dalam rangka menghadapi tantangan global.

    Walikota Banjarmasin, Ibnu Sina berangkat ke Inggris awal Bulan Juni 2023. Kunjungannya ke Bell Teacher Training Center, Cambridge, dan diterima langsung Head of Operations Bell Education Services,  Mr Frank Pinner.

    Selain berkunjung ke Bell Teacher Training Center, dalam kesempatan tersebut ia juga mengunjungi ke KBRI London, Walikota Banjarmasin dan rombongan diterima Dubes RI, Inggris,  Dr Desra Percaya, didampingi Atase Pendidikan dan Kebudayaan, Prof Dr Khairul Munadi.(adv/fachrul)

    Editor : Amrna

  • PPDB Jalur Afirmasi dan Prestasi Mulai Dibuka, Kendala Sistem Online Masih Menjadi Permasalahan

    PPDB Jalur Afirmasi dan Prestasi Mulai Dibuka, Kendala Sistem Online Masih Menjadi Permasalahan

    BANJARMASIN, klikkalsel.com – Hari ini, Senin (12/6/2023) Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di tingkat SMP Banjarmasin mulai dibuka untuk jalur afirmasi dan jalur prestasi.

    Dihari pertama PPDB ini sudah cukup banyak orang tua siswa yang mendaftarkan anaknya.

    Meski PPDB jalur afirmasi dan prestasi ini dilakukan secara online sesuai sistem dari pusat, di SMPN 1 Banjarmasin terlihat banyak orang tua siswa yang sibuk mendaftarkan anaknya.

    Samira salah satu diantara otang tua siswa mengatakan alasanya mendatangi sekolah lantaran ia kurang memahami cara kerja sistem pendaftaran secara online tersebut.

    “Di sekolah kita diarahkan bagaimana mendaftar online karena datanya harus diunggah. Untungnya anak ngerti, kalau saya kurang ngerti,” ujarnya.

    Kalau pun menunggu sistem zonasi menurutnya SMPN 1 Banjarmasin merupakan salah satu sekolah yang dekat dengan rumahnya.

    Namun menurutnya lagi anaknya memiliki keuntungan karena menerima Kartu Indonesia Pintar (KIP), sehingga memenuhi syarat pendaftaran jalur afirmasi.

    “Dari rumah paling hanya 10 menit jalan kaki. Jadi enak kalau dekat bisa mantau anak,” ujarnya.

    Baca Juga : PPDB SMA dan SMK se Kalsel Jaring 38.600 Calon Siswa

    Baca Juga : Personel Samsat Banjarmasin Diapresiasi Warga atas Respon Cepat Sikapi Keluhan Terhadap Pelayanan Pajak

    Sebelumnya, ia juga sudah mendaftarkan anaknya di SMPN 9 Banjarmasin yang memang menjadi pilihan pertama.

    “Harapnya bisa diterima lah, kalau tidak bisa di SMPN 9 ya SMPN 1 tidak masalah terpenting dekat rumah,” akhirnya.

    Sementara itu, Ketua PPBD 2023 SMPN 1 Banjarmasin, Nurul menuturkan untuk pendaftaran jalur afirmasi dan prestasi dilaksanakan selama tiga hari, mulai 12 hingga 14 Juni 2023 mendatang.

    “Setelah itu baru dibuka jalur lainnya. Zonasi dan perpindahan orang tua,” ucapnya.

    Dikarenakan masih menggunakan sistem online, di pendaftaran jalur afirmasi dan prestasi pada hari pertama ini pihaknya mengalami gangguan hingga calon siswa kesulitan mengakses.

    “Karena kondisi itu, waktu pendaftaran di perpanjang jadi ke pukul 2 siang. Dimana awalnya dari jam 8 pagi sampai 1 siang,” bebernya.

    Meski baru hari pertama, diakuinya peminat pendaftaran jalur afirmasi ataupun prestasi di SMPN 1 Banjarmasin cukup banyak.

    “Lumayan dapat dilihat banyak orang tua yang mencari informasi pendaftaran,” pungkasnya.(fachrul)

    Editor : Amran

  • Sang Anak Meraih Penghargaan Nilai Tertinggi Lulusan SMP GIBS Bikin Paman Birin dan Istri Bersukacita

    Sang Anak Meraih Penghargaan Nilai Tertinggi Lulusan SMP GIBS Bikin Paman Birin dan Istri Bersukacita

    BANJARMASIN, klikkalsel.com – Pengukuhan (graduate) ke-6 siswa tingkat SMP Global Islamic Boarding School (GIBS) tahun pelajaran 2022-2023 membawa suka cita tersendiri bagi Gubernur Kalsel Sahbirin Noor dan istri Raudatul Jannah di Hotel Galaxy Banjarmasin, Minggu (11/6/2023). Bagaimana tidak, putri orang nomor wahid di Kalsel itu mendapatkan penghargaan The Best in Academic di SMP GIBS

    Kehadiran gubernur akrab disapa Paman Birin itu dan istri, sekaligus sebagai orang tua dari Noor Azkya Allima, salah satu siswi yang lulus dari SMP GIBS Angkatan ke- 6 Tahun 2023.

    Putri Paman Birin, Noor Azkya Allima lulus dengan menerima penghargaan salah satu kategori Top 5 Student.

    Noor Azkya yang lahir pada 3 Mei 2008 di Banjarmasin ini berhasil menjadi siswi dengan nilai tertinggi dari awal semester hingga akhir. Saat prosesi pengukuhan, Paman Birin dan istri tampak begitu bahagia saat sang buah hati menyalami setelah mendapat penghargaan.

    Paman Birin dalam menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada para guru dan staf GIBS atas kontribusinya menjaga kualitas pendidikan dan membantu pemerintah dalam peningkatan sumber daya manusia di Provinsi Kalsel.

    Disebutkannya, tahun 2045 Indonesia akan menuju masa keemasannya, dan harus disiapkan generasi yang tangguh sejak sekarang. Kecerdasan yang diinginkan, ujar Paman Birin, tidak saja untuk kepentingan dunia, tapi juga kepentingan akhirat.

    “Saya atas nama pemerintah mengucapkan terima kasih atas didikan yang diberikan kepada anak-anak kita,” ujarnya.

    Sementara itu, Direktur GIBS, DR Zulfikar Alimuddin mengatakan, penting bagi seseorang untuk menemukan jati diri dan di usia SMP inilah hal itu perlu ditemukan melalui proses dari keberagaman. Angkatan ke-6 SMP GIBS adalah mereka yang mengalami masa pandemi Covid-19 yang sempat mengharuskan mereka belajar tanpa terlibat langsung. Namun terbukti mereka bisa melewatinya dengan tetap berprestasi.

    Sementara itu, Kepala SMP GIBS, Ali Harun berharap kepada 20 siswa dan 26 siswi yang lulus, bahwa apa yang telah mereka didapatkan, mudah-mudahan tidak sekadar pengetahuan, tapi sikap solutif, adaptif dan bersemangat.

    Diharapkannya lagi, agar mereka yang menamakan kelompok Galaxy Eksekutive X Albert (GEXA) ini, menjadi agen perubahan positif dengan tekad yang kokoh dan semangat membara.

    Baca Juga : Pendaftaran Event Organizer Kalsel Expo 2023 Dibuka, Cek Persyaratannya!

    Baca Juga : Hasnuryadi Sulaiman Dipercaya Kembali Menempati Posisi Exco PSSI Pusat


    Ali pun menyampaikan terima kasih kepada orangtuanya dan wali murid yang telah mempercayakan anak-anak mereka bersekolah di SMP GIBS.

    “Kalian adalah bukti nyata bahwa sangat dan dedikasi serta kerja keras, menghasilkan prestasi yang gemilang,” ujarnya.

    Di penghujung acara, dilakukan penyerahan penghargaan yakni the best in subject, mulai dari kebersihan, bidang tahfiz Alquran, bahasa Indonesia, bahasa inggris, matematika, pengetahuan sosial, kesenian, fisika, citizen, kedisiplinan, dan sebagainya.

    Kemudian, The Best Student in 9 Pillars, antara lain untuk kategori self mastery, intelektual capacity, history and word civilization, foreign language, interpersonal and communication skill, leadership, dan sebagainya. Terakhir, diserahkan penghargaan kategori Top 5 Student, The Best Overall dan The Most Inspiring. (rizqon)

    Editor: Abadi