Kategori: Headline

  • Hampir Sepekan Mandek Kini Bus Tayo Kembali Beroperasi di Martapura, Organda Disepakati Jadi Feeder

    Hampir Sepekan Mandek Kini Bus Tayo Kembali Beroperasi di Martapura, Organda Disepakati Jadi Feeder

    MARTAPURA, klikkalsel.com – Bus Banjarbakula yang akrab disebut Bus Tayo sempat hampir sepekan tidak beroperasi di areal Martapura. Kini kembali beroperasi per 11 September kemarin.

    Sebelumnya Bus Tayo ini sempat tidak beroperasi karena terdapat pro kontra dari Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kabupaten Banjar yang merasa keberatan dengan adanya bus tayo.

    Bahkan para sopir angkot ini sempat melakukan aksi demo ke Dinas Perhubungan (Dishub), tentang keberadaan Bus Tayo yang masuk ke Martapura.

    Lain halnya dengan masyarakat umum yang berada di Kota Serambi Makkah ini yang bahkan sebaliknya. Masyarakat malah mendukung dengan adanya rute Bus Tayo.

    Masyarakat Martapura bahkan menyampaikan keinginan mereka agar Bus Tayo bisa masuk ke Martapura secara langsung kepada Bupati Banjar, Saidi Mansyur.

    Setelah hampir sepekan tidak beroperasi, dalam beberapa hari ini bus ini telah beroperasi hingga ke Martapura kembali.

    “Memang kemarin ada beberapa hambatan, tapi sudah kita koordinasikan dan ada kesepakatan (dengan sopir angkot, red),” jelas Kepala Dishub Banjar, I Gusti Nyoman Yudiana kepada klikkalsel.com, Jumat (13/09/2024).

    Baca Juga : Kabar Baik, Pemprov Kalsel Perpanjang Rute Layanan ‘Bus Tayo’ BTS di Tiga Kabupaten

    Baca Juga : Diajak Duel Sajam, Aliansyah Laporkan Madun ke Polda Kalsel Dengan Bukti Rekaman Suara Telepon

    Ia menjabarkan, jika dalam kesepakatan tersebut, pihak sopir sudah memahami jika adanya Bus Tayo ini bukan untuk mematikan pendapatan mereka.

    “Jadi ini hanya angkutan (Bus Tayo, red) antar kabupaten, kami juga meminta mereka untuk menyiapkan badan hukum untuk Organda agar koordinasinya lebih mudah,” ujarnya.

    Nyoman juga mengakui, jika pihaknya telah menyiapkan trayek untuk para sopir Angkot sebagai feeder (pengumpul penumpang), dengan rute Darul Hijrah hingga Pasar Batuah, serta Bincau Menuju Sekumpul hingga ke Pasar Batuah dan Terminal.

    “Namun nanti kemungkinan ada rute lain yang jadi jalur angkutan feeder, seperti dari Pesayangan atau Tungkaran setelah kita sepakati dengan para sopir,” tuturnya.

    Lebih lanjut, Nyoman mengakui jika langkah yang diambil oleh pihaknya ini merupakan hal wajib yang dilakukan oleh pemerintah daerah (Pemda) untuk meningkatkan kualitas transportasi. (Mada)

    Editor: Abadi

  • Permasalahan Aduan Guru SMK, Madun Minta Maaf dan Memaafkan

    Permasalahan Aduan Guru SMK, Madun Minta Maaf dan Memaafkan

    BANJARMASIN, klikkalsel.com – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Kalsel, Muhammadun atau yang lebih dikenal Madun akhirnya menyampaikan klarifikasi terkait masalah aduan guru SMK Amalia.

    Madun mengaku salah dan meminta maaf karena sempat merokok di ruangan rapat koordinasi tim pencegahan dan penanganan kekerasan di lingkungan satuan pendidikan SMK di Banjarmasin Senin (2/9/2024) lalu.

    “Rokok saya itu dilipat (disimpan) di tangan. Lalu, saya minta asbak itu untuk mematikan,” ucapnya.

    Kemudian, Madun mengaku ditegur oleh Amalia yang berjarak beberapa meter dari dirinya. Dialog antara Madun dengan Amalia sempat terjadi sekitar lima menit.

    “Bukan saya loh yang menegur, dia yang menegur saya. Ya meski begitu, ibarat sebagai ayah dengan anak didik, saya siap memaafkan,” ucapnya.

    Dia juga membantah membantah mengenakan kaos saat kegiatan seperti yang dinarasikan di media sosial.

    Kendati demikian, Madun yang juga sebagai Plt Kepala Dinsos Kalsel ini mengaku menggunakan sandal saat acara itu. Namun Madun menjelaskan alasan memakai sendal karena faktor kesehatan.

    Baca Juga : Diajak Duel Sajam, Aliansyah Laporkan Madun ke Polda Kalsel Dengan Bukti Rekaman Suara Telepon

    Baca Juga : Mahasiswa Kecewa, 2 Jam Menunggu DPRD Kalsel Baru Dilantik Tak Kunjung Menemui

    Madun mengatakan dianjurkan terapis untuk memakai sendal lantaran menderita penyakit saraf terjepit. Dia mengaku menggunakan sandal di waktu kerja sudah delapan tahun terakhir.

    “Saya tidak memakai sepatu karena keram. Jadi saya mohon maaf, karena rekomendasi terapis disarankan untuk kaki selalu terbuka,” tandasnya.

    Sekedar diketahui, Madun telah menjalani pemeriksaan di Inspektorat Kalsel buntut persoalannya dengan guru Amalia pada Senin (9/9/2024). Pada sesi klarifikasi tersebut, Badan Kepegawaian Daerah (BKD) turut hadir menyimak keterangan Kadisdikbud Kalsel itu. (rizqon)

    Editor: Abadi

  • Diajak Duel Sajam, Aliansyah Laporkan Madun ke Polda Kalsel Dengan Bukti Rekaman Suara Telepon

    Diajak Duel Sajam, Aliansyah Laporkan Madun ke Polda Kalsel Dengan Bukti Rekaman Suara Telepon

    BANJARMASIN, klikkalsel.com – Aktivis Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Barisan Anak Bangsa Anti Kecurangan (Babak) Kalsel, Aliansyah membuat laporan ke Polda Kalsel, Selasa (10/9/2024) siang. Aliansyah mengaku mendapat ancaman dari seseorang diduga bernama Muhammadun alias Madun yang menelponnya, lalu mengajak berduel menggunakan senjata tajam (sajam).

    Didampingi kuasa hukumnya, Aliansyah melayangkan laporan disertai alat bukti berupa rekaman suara panggilan telepon berdurasi sekitar 2 menit. Pada rekaman suara itu, penelpon mengaku Muhammadun alias Madun berbicara dengan intonasi tinggi penuh emosi saat ditanya Aliansyah.

    “Ketemu aku di mana, di hutankah? Dimana terserah! Ikam ku tawarkan di mana, ikam bawa parang, aku bawa parang. Ikam timpas aku dulu, imbah itu baru aku nimpas ikam. Mau ikam sekarang apa?,” ucap suara yang mengaku Madun.

    Aliansyah mengatakan banyak teror terhadapnya setelah melakukan aksi demo mendampingi seorang guru bernama Amalia yang menuntut jabatan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalsel yang dijabat Muhammadun alias Madun dicopot. Lantaran Madun diduga mengusir guru tersebut karena menegurnya merokok di suatu acara resmi.

    “Luar biasa ancamannya sampai kemarin ada yang seseorang yang mengaku Madun Kepala Dinas Pendidikan Provinsi mengancam kita, membawai batimpas (mengajak saling bacok),” tuturnya.

    Baca Juga Kembali Viral Remaja Konvoi Bawa Sajam, Polisi: Tawuran dan Sudah Diamankan, Satu Luka Serius

    Baca Juga Akankah Jabatan Madun Bakal Dicopot Usai Didemo Buntut Curhatan Guru?

    Sementara itu, Kuasa Hukum Aliansyah, Budi Khairannoor menerangkan pihaknya telah melacak nomor telepon melalui aplikasi Get Contact dan melaporkan ke polisi. Dia menekankan penelpon tersebut diduga kuat adalah Muhammadun.

    Khairannoor menambahkan, juga telah menanyakan ke beberapa orang untuk mengidentifikasi suara, guna memastikan sosok penelpon yang melakukan pengancaman tersebut.

    “Sangat tidak elok seorang kepala dinas tidak bermoral. Kita ada bukti berupa rekaman suara, dan nomor telepon sudah kita lacak atas nama Sirajudin itu ajudan pak Madun,” tegasnya.

    Dia berharap Dit Reskrimum Polda Kalsel memproses laporan yang dilayangkan atas dasar perbuatan terlapor yang mengarah pelanggaran UU ITE dalam Pasal 29 UU Nomor 1 tahun 2024, junto Pasal 335 KUHP.

    “Kami memohon kepada Kapolda Kalsel untuk memanggil para pihak guna pemeriksaan penyelidikan/penyidikan atas tindak pidana yang dilakukan para terlapor,” pungkasnya.

    Sementara itu, Direktur Reskrimum Polda Kalsel, Kombes Pol Erick Frendriz menerangkan akan menindaklanjuti laporan yang diterima sesuai ketentuan.

    “Laporan baru diterima. Kami akan selidiki laporan tersebut apakah ada unsur pidana atau tidak,” tandasnya. (rizqon)

    Editor: Abadi

  • Menang Telak Atas Sumbar, Tim Sepakbola Kalsel Pastikan Diri ke 8 Besar

    Menang Telak Atas Sumbar, Tim Sepakbola Kalsel Pastikan Diri ke 8 Besar

    PIDIE, Klikkalsel.com – Tim Kalimantan Selatan (Kalsel), sukses meraih tiket ke babak 8 besar Cabang Olahraga sepakbola Pekan Olahraga Nasional (PON) ke XXI Aceh – Sumut.

    Tiket tersebut diraih tim Kalsel usai menang telak atas tim Sumatera Barat (Sumbar) dengan skor 7-1, pada laga terakhir grup d yang digelar di Stadion Kaki Blang Paseh Sigli, Senin (9/9/2024) malam.

    Dalam laga ini, tim Kalsel bermain menekan sejak menit awal babak pertama dan sudah mendapat beberapa peluang, namun gagal dimanfaatkan untuk menjadi gol.

    Usaha keras tim sepak bola banua akhirnya berbuah manis, melalui sontekannya Said berhasil membuka kran gol Kalsel dimenit 18, Tak berselang lama, anak asuh Yunan Helmi kembali menggandakan skor menjadi 2-0 melalui tendangan bebas cantik dari Ahmad Riyadi dimenit 32.

    Said yang bermain cemerlang kembali mampu menciptakan gol, melalui tendangan kerasnya yang memanfaatkan kelengahan pemain belakang lawan dan menutup babak pertama dengan skor 3-0.

    Baca Juga Dua Gol di Menit Akhir Bawa Tim Sepak Bola Kalsel Raih Kemenangan Atas Gorontalo di PON XXI

    Baca Juga Satu Laga Penentu Langkah Tim PON Kalsel Cabor Sepakbola Terbuka Lebar

    Di babak kedua Kalsel terus menggempur pertahanan Sumbar, bahkan, laga baru berjalan satu menit, Kalsel langsung berhasil mencetak gol lewat Gusnadi dan merubah skor menjadi 4-0.

    Kalsel terus menggila dan mampu menambah 3 gol tambahan melalui Baharudin menit 59, Erid Adinka menit 84 dan Frity Aman dimenit 93, sedangkan sang lawan hanya mampu mencetak satu gol melalui titik pinalti yang dieksekusi oleh Januardi dimenit 79.

    “Foto Bersama Tim POn Sepakbola Kalsel Seusai Mengalahkan Sumbar 7-1, dan memastikan Diri Lolos ke Babak 8 Besar” (Foto: Restu/Klikkalsel)

    Pelatih kepala tim Kalsel, Yunan Helmi, bersyukur atas hasil dan kerja keras anak asuhnya dan memohon doa kepada masyarakat Banua agar bisa terus bisa meraih hasil yang terbaik.

    “Alhamdulillah, ini hasil kerja keras pemian dan terimakasih kepada para pelatih dan staff tentu atas doa dari masyarakat dna kita berharap bisa lebih baik dan melangkah jauh lagi,” ucap Yunan.

    Dengan hasil ini Kalsel berhasil menjadi juara grup D dengan raihan 7 poin hasil dari 2 kemenangan dan satu hasil imbang.

    Dan di babak 8 besar kalsel akan ditantang oleh Tim sepakbola Papua pegunungan yang memiliki pemain cukup baik.(restu)

    Editor : Amran

  • Mahasiswa Gelar Aksi Unjuk Rasa Jelang Pelantikan Anggota DPRD Kalsel Periode 2024-2029

    Mahasiswa Gelar Aksi Unjuk Rasa Jelang Pelantikan Anggota DPRD Kalsel Periode 2024-2029

    BANJARMASIN, klikkalsel.com – Menjelang pelantikan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), puluhan mahasiswa yang tergabung dalam aliansi mahasiswa atau beberapa organisasi kemahasiswaan menggelar aksi unjuk rasa di depan gedung DPRD Kalsel Jalan Lambung Mangkurat Banjarmasin, Senin (9/9/2024) sekitar pukul 10.00 Wita.

    Aksi ini dilakukan sebagai bentuk protes terhadap sejumlah isu yang dinilai belum mendapat perhatian dari para wakil rakyat sebelumnya.

    Para mahasiswa membawa berbagai spanduk atau poster berisi tuntutan terkait kebijakan-kebijakan publik, di antaranya masalah kesejahteraan rakyat, transparansi anggaran, serta isu lingkungan yang dinilai mereka telah terabaikan oleh DPRD sebelumnya.

    Baca Juga Aksi Dorong dan Lempar Air Mineral Warnai Demo Terkait UU Pilkada

    Baca Juga Semangat 45, Hj Fatma Saksikan Karnaval 17 Agustus

    Massa aksi juga menuntut anggota DPRD yang baru dilantik untuk benar-benar mewakili suara rakyat dan tidak hanya mementingkan kepentingan pribadi atau golongan.

    Muhammad Anzari Wakil Presma Uniska dalam orasinya mengatakan, kedatangan pihaknya kejalan menjelang pelantikan DPRD Kalsel tersebut untuk meminta komitmen kepengurusan baru agar kiranya hal – hal yang tidak diinginkan dan tidak terjadi lagi kedepannya.

    “Kita ketahui permasalahan di Kalimantan dan nasional masih banyak. Sampai saat ini tidak ditindaklanjuti dengan baik,” ujarnya.

    Oleh karena itu, pihaknya akan terus mengawal dan menagih komitmen kepada DPRD yang baru dilantik sampai mau turun kejalan untuk mendengarkan aspirasi mereka.

    “Meminta dewan yang di dalam agar turun ke jalan. Kami tidak masuk ke dalam tapi meminta dewan yang dilantik turun ke jalan mendengarkan aspirasi kami,” ungkapnya.

    Lebih lanjut, para masa aksi menyatakan jika tidak ingin wakil rakyat hanya sekadar dilantik, tetapi lupa dengan tugas dan amanah yang mereka emban.

    Mengingat saat ini pihaknya menilai masih ada banyak masalah di Kalsel, seperti kerusakan lingkungan akibat tambang, konflik agraria, serta kemiskinan yang masih tinggi. DPRD harus bertindak nyata untuk menyelesaikannya.

    Aksi unjuk rasa berjalan damai dengan pengamanan ketat dari pihak kepolisian. Meski sempat terjadi ketegangan kecil saat massa mencoba mendekati pintu gerbang gedung DPRD, situasi segera dapat dikendalikan.

    Pelantikan anggota DPRD Provinsi Kalsel periode 2024-2029 dijadwalkan berlangsung pada siang hari ini, dengan dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah dan perwakilan masyarakat.

    Namun, mahasiswa menegaskan bahwa aksi mereka akan terus berlanjut hingga tuntutan mereka mendapatkan respons yang memadai dari pihak DPRD.

    Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak DPRD terkait aksi unjuk rasa tersebut dan massa masih bertahan di jalan. (airlangga)

    Editor: Abadi

  • Satu Laga Penentu Langkah Tim PON Kalsel Cabor Sepakbola Terbuka Lebar

    Satu Laga Penentu Langkah Tim PON Kalsel Cabor Sepakbola Terbuka Lebar

    PIDIE, Klikkalsel.com – Persaingan ketat PON Aceh-Sumut 2024, pada cabang olahraga Sepakbola Grub D akan berlangsung sengit, Tim asal Kalimantan Selatan (Kalsel) selangkah lagi akan lolos ke babak delapan besar, setelah berhasil menumbangkan Gorontalo 2-0 di Stadion Kaki Blang Paseh, Sigli, Kabupaten Pidie, Provinsi Aceh, Jumat (6/9/2024) lalu.

    Hal itu membuat tim sepakbola asal Bumi Lambung Mangkurat itu menempati puncak kelasemen Grup D, dengan raihan poin 4 dari sekali menang dan sekali seri.

    Tim asuhan Coach Yunan Helmi ini pun, hanya membutuhkan hasil seri di pertandingan terakhir melawan Sumatera Barat (Sumbar) pada hari Senin (9/9/2024).

    Pria yang kerab disapa Coach Yunan ini pun menyebutkan dirinya bersama tim akan fokus menghadapi laga penentu.

    “Pastinya kita akan fokus dan yakin bisa menghadapi Sumbar, namun juga kita tidak bisa meremehkan kekuatannya, karena kita tahu Sumbar juga cukup solid dalam permainan,” ucapnya Yunan, Minggu (8/9/2024).

    Baca Juga Atlet Panjat Tebing Kalsel, Moh Ferza, Tertahan di Peringkat Enam Nomor Combined Perorangan Putra

    Baca Juga Respon Keluhan Warga, Arifin Noor Tinjau Titian Kampung Hijau Banjarmasin Alami Kerusakan

    Sebagai pelatih dia juga bertekad untuk menjaga asa agar bisa mendapatkan tiket ke delapan besar PON Aceh-Sumut XXI cabor Sepakbola.

    “Bismillah, kita harus yakin menjaga asa kita dengan kerja keras pemain kita akan mendapatkan tiket ke babak delapan besar, aamiin insyaallah,” ungkapnya.

    “Mohon doa dan dukungan seluruh masyarakat Banua pastinya untun tim Kalsel,” tutupnya.

    Pertandingan penentu Grup D akan Berlangsung pada hari Senin (9/9/2024) besok, NTT akan berhadapan Gorontalo pada pukul 16.15 WIB, dan Kalsel akan berhadapan Sumbar pada pukul 20.15 WIB.(restu)

    Editor : Amran

  • Tiga Bapaslon Pilwali Banjarmasin Belum Memenuhi Syarat, Perbaikan Ditunggu Hingga 8 September

    Tiga Bapaslon Pilwali Banjarmasin Belum Memenuhi Syarat, Perbaikan Ditunggu Hingga 8 September

    BANJARMASIN, klikkalsel.com – Tiga Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) Walikota dan Wakil Walikota Banjarmasin belum memenuhi syarat (BMS) hasil penelitian persyaratan administrasi calon.

    Dari hasil penelitian helpdesk KPU Kota Banjarmasin, perbaikan yang haris dilakukan oleh bakal calon diantaranya surat pernyataan (formulir Model BB.PERNYATAAN.CALON.KWK) hardcopy dan Softcopy dan formulir Model.BB.RIWAYAT.HIDUP.KWK jardcopy dan Softcopy.

    Ketiga Bapaslon Walikota dan Wakil Walikota Banjarmasin, yakni Muhammad Yamin dan Ananda, Mukhyar dan Awan Subarkah serta Arifin Noor dan Muhammad Supian Akbari dinyatakan BMS dan diminta untuk memperbaiki berkas tersebut.

    KPU Banjarmasin telah memberikan waktu perbaikan sejak tanggal 6 September 2024 hingga 8 September 2024.

    Namun saat ini baru bapaslon Mukhyar dan Awan Subarkah yang menyerahkan berkas perbaikan ke KPU Banjarmasin.

    Baca Juga Pastikan Pendaftaran Bapaslon Pilwali Aman, Polresta Banjarmasin Kerahkan Ratusan Personel

    Baca Juga Bapaslon Walikota dan Wakil Walikota Banjarmasin Selesai Ikuti Tahapan MCU

    Ketua KPU Banjarmasin, Rusnailah menyampaikan bahwa, untuk kedua Bapaslon lainnya yakni Muhammad Yamin dan Anada, serta Arifin Noor dan Muhammad Supian Akbari dijadwalkan menyerahkan berkas perbaikan besok hari.

    “Setelah nanti mereka menyerahkan berkas perbaikan, kami akan memverifikasi lagi berkas perbaikannya,” ucapnya, Sabtu (7/9/2024).

    Verifikasi berkas perbaikan tersebut dilakukan dari tanggal 8-12 September 2024. Apabila dalam verifikasi perbaikan tersebut terdapat bapaslon yang masih belum memenuhi syarat, maka KPU akan menetapkan paslon tersebut menjadi tidakemenuhi syarat (TMS).

    “Pada tanggal 12-13 kami akan memberitahukan hasil penelitian perbaikan dokumen pasangan calon. Namun tidak ada lagi kesempatan untuk memperbaiki dokumen pasangan calon tersebut sehingga apabila ada berkas yang masih belum memenuhi syarat akan dinyatakan TMS,” jelasnya.

    “Kalau TMS nanti kita persilakan untuk parpol pengusung untuk mengganti calonnya,” sambunya.

    Syarat pergantian calon akan di buka KPU Banjarmasin mulai dari tanggal 12-15 September 2024.

    “Penelitian syarat dokumen calon pengganti akan kita lakukan dari tanggal 15-21 September 2024,” tandasnya.(fachrul)

    Editor : Amran

  • Dua Gol di Menit Akhir Bawa Tim Sepak Bola Kalsel Raih Kemenangan Atas Gorontalo di PON XXI

    Dua Gol di Menit Akhir Bawa Tim Sepak Bola Kalsel Raih Kemenangan Atas Gorontalo di PON XXI

    PIDIE, Klikkalsel.com – Tim PON Sepakbola Putra Kalimantan Selatan (Kalsel) berhasil meraih kemenangan atas Gorontalo setelah mencetak 2 gol di menit-menit akhir pertandingan, pada lanjutan Grub D cabor sepak bola PON XXI Aceh-Sumut 2024 di Stadion Kaki Blang Paseh, Jumat (6/9/2024) malam.

    Sejak menit awal tim asal Kalsel ini cukup impresif, mengandalkan permainan sayap. Serangan demi serangan dibangun, namun hingga babak pertama usai, kedua tim masih belum bisa mencatatkan skor.

    Memasuki babak kedua tim asuhan Yunan Helmi ini mencoba untuk terus mengambil alih jalannya pertandingan, serangan demi serangan pun masih belum bisa membobol jala gawang Tim Gorontalo.

    Hingga memasuki tambahan waktu, Kalsel akhirnya berhasil merubah papah skor melalui gol yang dilesatkan oleh Erid Edinka Tanjung (Dinka) di menit 92.

    Tak berselang lama pemain pengganti yang masuk di babak kedua, Frity Arman juga mencatatkan namanya di papan skor pada menit 95, sekaligus memastikan kemenangan Tim Sepakbola putra Kalsel di laga kedua grup D.

    Selebrasi kedua sekaligus penutup kemenangan Tim sepakbola Kalsel atas Gorontalo dengan skor akhir 2-0, (foto:restu/klikkalsel)

    Pelatih tim sepa bola PON Kalimantan Selatan (Kalsel) Yunan Helmi usai pertandingan menyampaikan kemenangan Kalsel hari ini merupakan kerja keras para pemain di lapangan.

    “Alhamdulillah kita bisa meraih kemenangan hari ini, pastinya ini merupakan hasil kerja keras pemain untuk memberikan permainan terbaik, sehingga kita bisa melesatkan 2 gol ke gawang Gorontalo,” ujarnya.

    “Memang di awal para pemain cukup kesulitan, karena memang kita akui tim Gorontalo punya power dan kecepatan, tapi ya kita harus bersyukur inilah hasil kerja keras kita semua,” sambungnya.

    Baca Juga : Tim PON Sepakbola Kalsel Berbagi Poin Dengan NTT Setelah Bermain Imbang 0-0

    Baca Juga : Cabor Dayung Sumbangkan Medali Emas Pertama Kalsel di PON XXI Aceh-Sumut 2024

    Atas keberhasilan tersebut ia juga meminta kepada pemain agar tidak terlalu berlebihan merayakan kemenangan dan kembali fokus menghadapi laga berikutnya demi bisa mendapatkan tiket delapan besar.

    “Pastinya ke depan kita akan berpikir lagi, dan bersiap untuk pertandingan berikutnya, karena kita tahu Sumbar juga bukan lawan yang bisa kita remehkan, sehingga ke depan kita akan jauh lebih keras lagi untuk mendapatkan hasil maksimal,” ucap Yunan.

    Selain itu pencetak gol kedua tim PON sepak bola Kalsel Frity Arman, mengungkapkan rasa syukur dan senang atas kerja sama dan kekompakan tim, Kalsel dapat meraih kemenangan di laga kedua tersebut.

    “Alhamdulillah tentunya bersyukur dan senang, berkat kerja keras tim dari awal sampai akhir kita bisa membuat gol, dan membawa tim meraih kemenangan,”tutur Frity.

    “Pastinya ada motivasi tersendiri bagi saya untuk dilaga berikutnya agar bisa membantu tim meraih kemenangan lagi, dan tak lupa saya juga meminta dukungan serta doa masyarakat agar tim Kalsel bisa mendapatkan tiket ke delapan besar. Kita akan berjuang,” tandasnya. (Restu)

    Editor: Abadi

  • Akankah Jabatan Madun Bakal Dicopot Usai Didemo Buntut Curhatan Guru?

    Akankah Jabatan Madun Bakal Dicopot Usai Didemo Buntut Curhatan Guru?

    BANJARBARU, klikkalsel.com – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalsel Muhammadun alias Madun kembali menjadi sorotan atas perilaku yang diduga tidak mencerminkan sebagai pejabat.

    Sikap Madun menuai keluhan seorang guru SMK yang bernama Amalia. Guru ini mengisahkan pengalamannya kepada publik melalui media sosial terkait perilaku Madun yang diduga tak sopan.

    Amalia mengungkapkan sosok Kadisdikbud Kalsel itu merokok saat rapat koordinasi tim pencegahan dan penanganan kekerasan di lingkup satuan SMK, yang digelar di salah satu Ballroom Hotel Banjarmasin, Senin (2/9/2024) lalu. Ironisnya, Amalia mengaku diusir oleh Madun setelah mengeluhkan tak tahan bau asap rokok.

    Polemik tersebut pun viral di jagat media sosial. Banyak netizen yang merasa miris dengan apa yang dialami Amalia hingga berujung aksi demo di halaman Kantor Gubernur Kalsel, Banjarbaru, Jumat (6/9/2024) pagi.

    Aksi unjuk rasa tersebut juga diikuti Amalia yang menceritakan langsung pengalaman di hadapan pejabat Pemprov Kalsel. Adapun tuntutan massa kepada Gubernur Kalsel Sahbirin Noor agar menindak tegas dan mencopot Madun dari jabatan Kadisdikbud.

    “Jangan sampai Gubernur Kalsel lebih menyayangi pejabat yang arogan, tidak menjunjung akhlakul karimah, dan tidak menjadi suri tauladan. Akhirnya, gubernur nanti yang dirugikan,” ucap koordinator aksi unjuk rasa, Aliansyah.

    Sementara itu, Kepala Inspektorat Kalsel Akhmad Fydayeen secara langsung menyimak aspirasi massa, memastikan akan menindaklanjuti keluhan masyarakat sesuai ketentuan yang berlaku.

    Baca Juga Rakor Kepala Sekolah: Hadirkan Inovasi dalam Dunia Pendidikan Banjarbaru

    Baca Juga Menyongsong Harapan Baru Banjarbaru, Demokrat Usung Duet Lisa–Wartono

    “Semua prosedur ada step-stepnya, dalam Peraturan Mendagri nomor 8 tahun 2023 yang mengatur tentang pengelolaan pengaduan di lingkungan Kementerian Dalam Negeri dan pemerintahan daerah,” ucapnya.

    Perkembangan terkini, sebutnya, sedang pada tahap pengumpulan data dan bahan keterangan terkait aduan.

    “Ini menjadi perhatian kami semua, dan melakukan ini tidak ingin saya sembarangan pasti mematuhi tahapannya, terpenting saya dan kami semua langsung menindaklanjuti yang sudah kami terima aspirasinya,” tukasnya.

    Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia Sekretariat Daerah Provinsi Kalsel, Husnul Khatimah menambahkan, bahwa Muhammadun telah dipanggil untuk dimintai keterangan. Apapun hasilnya, dia memastikan disampaikan kepada publik.

    “Proses ini melibatkan berbagai pihak jadi bapak ibu tunggu saja hasilnya. Mudah-mudahan ini merupakan pengalaman dan juga evaluasi bagi kita baik pemerintah baik yang bersangkutan untuk memperbaiki diri,” pungkasnya. (rizqon).

    Editor: Abadi

  • Cabor Dayung Sumbangkan Medali Emas Pertama Kalsel di PON XXI Aceh-Sumut 2024

    Cabor Dayung Sumbangkan Medali Emas Pertama Kalsel di PON XXI Aceh-Sumut 2024

    ACEH BESAR, klikkalsel.com – Pedayung Kalsel berhasil menyumbangkan tiga medali untuk Provinsi Kalsel di ajang PON XXI Aceh-Sumut 2024 yang dilaksanakan di Waduk Keuliling Indrapuri, Kecamatan Cot Glei, Aceh Besar.

    Tiga medali yang disumbangkan atlet dayung Kalsel ini yakni Medali Emas di nomor kayak 2 putri 500 meter oleh Siti Marhana Wulandar dan Nadia Hafiza.

    Kemudian medali perunggu dari nomor kayak 4 putra 500 meter oleh Faisal, Ramadani, Ibnu dan Abdul Hamid serta satu medali perunggu lagi dari nomor kayak 4 putri 500 meter atas nama Nadia, Marhana, Salsabila dan Oleyvia.

    Medali emas pertama yang disumbangkan cabor Dayung ini tentunya menjadi suntikan semangat bagi para kontingen Kalsel lainnya.

    Baca Juga : Tunjukan Penampilan Gemilang di Babak Final, Atlet Muaythai Kalsel Berharap Raih Medali Emas

    Baca Juga : Dua Atlet Putri Panjat Tebing Kalsel B Tembus Babak Semi Final di Nomor Combined Boulder dan Lead

    Atlet dayung Kalsel Marhana dan Nadia yang mempersembahkan medali Emas pertama untuk Kalsel ini pun sangat tak menyangka atas hasil yang mereka dapatkan.

    “Kami tak menyangka sama sekali karena sejak awal tak memasang target,” ujarnya.

    Sementara itu Ketua Umum Pengprov Persatuan Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Kalsel, Donny Wirawan sangat bersyukur bisa meraih medali emas pertama serta dua perunggu bagi kontingen Kalsel.

    Keberhasilan meraih medali emas ini tak lepas strategi mereka yang tak menurunkan
    Marhana dan Nadia di nomor kayak 1.

    “Kita ingin menyimpan kekuatan agar bisa menyimpan kekuatan di kayak 2 putri untuk meraih medali emas. Strategi itu ternyata berhasil,” pungkasnya.(fachrul)

    Editor : Amran