Kategori: Headline

  • Dugaan Kampanye Terselubung Dibalut Pertemuan Kades, Bawaslu Kalsel Mewanti Pidana Pelanggaran UU Pilkada

    Dugaan Kampanye Terselubung Dibalut Pertemuan Kades, Bawaslu Kalsel Mewanti Pidana Pelanggaran UU Pilkada

    BANJARMASIN, klikkalsel.com – Dugaan kampanye terselubung salah salah satu bakal calon Pilgub Kalsel menjadi sorotan Aliansi Gabungan Lembaga Pemantau Pemilu dan Penjaga Demokrasi Kalsel. Dugaan itu mengarah pada kegiatan pertemuan kepala desa di tiga kabupaten disisipi ajakan memilih bakal calon Pilgub Kalsel.

    Koordinator Lembaga Studi Visi Nusantara (LS Vinus) Kalsel, Muhammad Arifin mewakili gabungan lembaga pemantau pemilu. Dia menerangkan dugaan kampanye terselubung itu terjadi di Tabalong, Balangan, dan Barito Kuala.

    Arifin menyebut hasil pemantauan pihaknya, para aparatur desa serta kades dikumpulkan dengan agenda silaturahmi, belum lama tadi. Namun, disayangkannya disisipi dengan dugaan kampanye terselubung.

    “Padahal isi suratnya silaturahim dengan aparatur desa dan pambakal-pambakal semua. Tetapi kami melihat di sana ada kampanye terselubung, artinya ini curi start duluan,” ucapnya kepada awak media, Kamis (19/9/2024).

    Dia mengatakan, para kades diimingi-imingi penambahan dana desa dalam pertemuan tersebut. Oleh karena itu, dia meminta Bawaslu Kalsel mengambil sikap atas adanya dugaan kampanye di luar jadwal, terlebih lagi di lingkungan aparatur sipil negara yang seharusnya bersikap netral.

    Baca Juga : Pasangan Bakal Calon Pilgub Kalsel Mulai Ikuti Pemeriksaan Kesehatan

    Baca Juga : KPU Banjarmasin Terima 1.940 Kotak Suara untuk Pilkada

    “Kami lima lembaga pemantau pemilu ini meminta Bawaslu menjalankan peran dan fungsinya sebagai pengawas pemilu untuk menciptakan pemilu yang jujur, adil, dan bersih dalam Pemilihan Gubernur Kalimantan Selatan tahun 2024,” tandasnya.

    Sementara itu, Ketua Bawaslu Kalsel Aries Mardiono menerangkan, tahapan kampanye akan dimulai pada 25 September hingga 23 November 2024 mendatang. Oleh karena itu, dia meminta baik itu bakal calon, partai pengusung/pendukung untuk menahan diri tidak berkampanye di luar jadwal.

    Dalam kampanye, sebutnya ada aturan yang mengikat dan harus ditaati pasangan calon. Di antaranya kampanye tidak boleh dilakukan di tempat ibadah, rumah sakit, lembaga pendidikan, dan fasilitas milik pemerintah.

    Selain itu, kampanye juga dilarang menggunakan fasilitas negara seperti mobil dinas, kantor pemerintah, dan sarana mobilitas lainnya. Terlebih lagi ASN juga dilarang terlibat dalam kegiatan kampanye.

    “Jadi kami mengimbau kepada para bakal calon menahan diri, setelah penetapan pasangan calon akan masuk pada tahapan kampanye,” tuturnya.

    Terkait dugaan kampanye terselubung yang melibatkan kepala desa dan aparatur desa, Aries meminta lembaga pemantau untuk segera membuat laporan guna ditindaklanjuti.

    “Silakan laporkan ke Bawaslu pasti akan ditindaklanjuti,” tegasnya.

    Aries menekankan para bakal calon ketika telah ditetapkan sebagai calon maka akan jadi subjek hukum dalam penanganan pelanggaran Pilkada dengan ancaman pidana. Hal tersebut sebagaimana diatur Pasal 71 ayat 1 juncto Pasal 188 Undang-Undang nomor 10 tahun 2016 tentang Pilkada.

    Pasal 71 ayat 1 menyebutkan “Pejabat aparatur sipil negara dilarang membuat keputusan dan/atau tindakan yang menguntungkan atau merugikan salah satu pasangan calon”.

    Lalu Pasal 188 mengatur sanksi pidananya bahwa Setiap pejabat negara, pejabat Aparatur Sipil Negara, dan Kepala Desa atau sebutan lain/Lurah yang dengan sengaja melanggar ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 71, dipidana dengan pidana penjara paling singkat 1 (satu) bulan atau paling lama 6 (enam) bulan dan/atau denda paling sedikit Rp600.000,00 (enam ratus ribu rupiah) atau paling banyak Rp6.000.000,00 (enam juta rupiah).

    Begitu juga kepala desa setelah penetapan paslon akan terikat dengan pasal 70 jontco 189 Undang-Undang nomor 10 tahun 2016 tentang Pilkada.

    Pasal 70 ayat 1 menyebutkan dalam kampanye, pasangan calon dilarang melibatkan Aparatur Sipil Negara, anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia, dan anggota Tentara Nasional Indonesia.

    Pasal 189 mengatur sanksi pidananya bahwa Calon Gubernur, Calon Wakil Gubernur, Calon Bupati, Calon Wakil Bupati, Calon Walikota, dan Calon Wakil Walikota yang dengan sengaja melibatkan pejabat badan usaha milik negara, pejabat badan usaha milik daerah, Aparatur Sipil Negara, anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia, anggota Tentara Nasional Indonesia, dan kepala desa atau sebutan lain/lurah serta perangkat desa atau sebutan lain/perangkat kelurahan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 70 ayat (1), dipidana dengan pidana penjara paling singkat 1 (satu) bulan atau paling lama 6 (enam) bulan dan/atau denda paling sedikit Rp600.000,00 (enam ratus ribu rupiah) atau paling banyak Rp6.000.000,00 (enam juta rupiah)

    “Oleh karena itu diimbau untuk berhati-hati, lebih cermat memahami dan mematuhi aturan,” pungkasnya. (rizqon)

    Editor: Abadi

  • Belasan Anggota Dewan Banjar Gadaikan SK, Pinjaman Maksimal Rp1 Miliar

    Belasan Anggota Dewan Banjar Gadaikan SK, Pinjaman Maksimal Rp1 Miliar

    MARTAPURA, klikkalsel.com – Setelah resmi dilantik menjadi anggota legislatif Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Banjar pada 4 September lalu, belasan anggota dewan beramai-ramai gadaikan Surat Keputusan (SK) pengangkatan.

    Dari data yang didapat klikkalsel.com, belasan para legislator yang saat ini resmi mengemban tugas sebagai wakil rakyat Kabupaten Banjar, berbondong-bondong mendatangi Sekretariat Dewan untuk menjaminkan SK-nya.

    “Saya kurang ingat berapa jumlahnya, tapi ada sekitar 15 anggota dewan kalo tidak salah yang sudah mengajukan, tapi yang jelas ada beberapa anggota dewan lama dan yang banyak anggota dewan baru” ucap Sekretaris Dewan (Sekwan) Banjar, Aslam saat ditemui klikkalsel.com, Kamis (19/09/2024).

    Baca Juga : Paripurna Perdana DPRD Banjar, 9 Orang Dewan Absen

    Baca Juga : Rangking Capain Medali PON Kalsel Meningkat, Dewan Upayakan Kesejahteraan Atlet

    Dalam pengajuan yang diterima oleh Aslam, ia mengaku tidak mengetahui jumlah pinjaman yang diajukan oleh para anggota dewan., karena tidak tertuang saat ia meneken kelengkapan pengajuan tersebut.

    “Kurang tahu berapa jumlahnya, tapi maksimal itu lebih Rp1 miliar,” bebernya.

    Ditanya tentang gajih para wakil rakyat ini, ia mengatakan jumlah keseluruhannya mencapai Rp.42 juta termasuk dengan tunjangan. Namun selain terdapat uang perjalanan dinas (Perjadin).

    “Jadi jika pinjaman Rp1 miliar, maka potongannya sekitar Rp29 juta per-bulannya,” jelasnya.(Mada)

    Editor: Abadi

  • Tim Sepakbola Kalsel Kandas Rebut Juara ke 3 Usai Tumbang Melawan Tim PON Aceh

    Tim Sepakbola Kalsel Kandas Rebut Juara ke 3 Usai Tumbang Melawan Tim PON Aceh

    BANDA ACEH, klikkalsel.com – Tim sepak bola Kalimantan Selatan (Kalsel) harus berlapang dada setelah dikalahkan oleh tim tuan rumah Aceh dengan skor 2-1 dalam laga perebutan juara ketiga PON XXI Aceh-Sumut 2024. Hasil ini memastikan tim tuan rumah meraih medali perunggu.

    Pertandingan yang berlangsung di Stadion Harapan Bangsa, Banda Aceh, Rabu (18/9/2024) sore, mencatatkan tiga gol. Aceh unggul melalui gol Nur Wahyudin pada menit ke-15 dan Irza Ahmad pada menit ke-64. Sementara, tim Kalsel hanya mampu mencetak satu gol lewat Rizky Ramadani pada menit ke-31.

    Tim Kalsel yang diasuh oleh Yunan Helmi memulai pertandingan dengan strategi menyerang di babak pertama, mengandalkan umpan lambung dan terobosan. Namun, tim sepak bola Aceh mampu merespons dengan serangan balik cepat yang merepotkan pertahanan Kalsel. Pada menit ke-15, Aceh membuka keunggulan lewat gol dari Nur Wahyudin.

    Baca Juga : Rangking Capain Medali PON Kalsel Meningkat, Dewan Upayakan Kesejahteraan Atlet

    Baca Juga : Brace Lucas Morelatto Bawa Barito Putera Raih Poin Penuh di Markas Semen Padang

    Tak mau kalah, Alvin dan kawan-kawan segera menekan pertahanan Aceh. Hasilnya, Rizky Ramadani berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-31 dengan tendangan kerasnya. Skor 1-1 bertahan hingga babak pertama berakhir.

    Memasuki babak kedua, tim sepak bola Aceh langsung mengambil inisiatif serangan. Tekanan tersebut membuahkan hasil pada menit ke-64 melalui sundulan jarak dekat Irza Ahmad, yang membuat Aceh kembali unggul 2-1. Gol ini memastikan tim tuan rumah meraih medali perunggu.

    Pelatih kepala tim PON Kalsel, Yunan Helmi, menyampaikan bahwa para pemain telah berjuang keras, meski ada beberapa peluang yang terlewatkan. Ia juga menyayangkan beberapa keputusan wasit, terutama terkait pelanggaran di dalam kotak penalti.

    “Saya tidak tahu, mungkin jika saya salah tolong dikoreksi, atau ada yang bisa menjelaskan soal pelanggaran di dalam kotak penalti dengan kaki di atas kepala,” ungkap Yunan.

    Kemudian, ia juga menuturkan kalau pihak wasid diharapkan bisa lebih tegas jika memimpin pertandingan dalam menganulir pelanggaran

    Sementara itu, Alvin selaku kapten tim Kalsel juga menyampaikan rasa terima kasih kepada warga Kalsel atas dukungan doa mereka. Namun, ia juga mengaku bingung dengan keputusan wasit, terutama soal perbedaan antara penalti dan tendangan bebas dua kali dalam laga tersebut.

    “Mungkin agak membingungkan antara pinalti atau tendangan bebas dua kali,” pungkasnya.(restu)

    Editor : Amran

  • Brace Lucas Morelatto Bawa Barito Putera Raih Poin Penuh di Markas Semen Padang

    Brace Lucas Morelatto Bawa Barito Putera Raih Poin Penuh di Markas Semen Padang

    PADANG PARIAMAN, klikkalsel.com – Bertandang ke markas Semen Padang, tim PS Barito Putera meraih kemenangan lewat dua gol yang dilesatkan oleh Lucas Morelatto, Rabu (18/9/2024).

    Barito Putera yang datang sebagai tamu langsung memberikan tekanan kepada tim Semen Padang sejak menit awal pertandingan babak pertama.

    Serangan demi serangan dilakukan skuad asuhan Rahmad Darmawan ini ke lini pertahanan tim berjuluk Kabau Sirah.

    Benar saja serangan yang dilakukan oleh Rizky Pora cs tersebut pun membuahkan gol, lewat plessing indah yang dilepaskan Lucas Morelatto pada menit 16.

    Unggul atas tuan rumah, Laskar Antasari pun bermain lebih lepas. Sayangnya tak berselang lama, Semen Padang mendapatkan hadiah penalti saat M Firly dinilai melakukan pelanggaran kepada pemain depan Kabau Sirah.

    Eksekusi penalti yang dilakukan Ikechukwu Ngwoke pada menit ke 23 tidak di sia-siakan. Tendangan kerasnya yang sempat membentur mistar gawang Satria Tama pun masuk kedalam jaring gawang. 1-1 kedudukan antara kedua tim.

    Skor yang kembali menjadi imbang tersebut meningkatkan intensitas pertandingan, dimana jual beli serangan terus terjadi.

    Namun pada menit ke 35, Barito Putera berhasil kembali mengungguli Semen Padang lewat tendangan bebas yang sangat keras melewati pagar hidup semen padang oleh Lucas Morelatto. 1-2 keunggulan Barito Putera.

    Kembali tertinggal, tim asuhan Hengki Ardilles ini semakin meningkatkan intensitas penyerangannya ke jantung pertahanan Barito Putera. Namun tembok kokoh Lucas Gama, masih belum mampu di tembus oleh barisan penyerang Semen Padang.

    Baca Juga : Suporter Optimis Barito Putera Raih Kemenangan Pada Laga Hadapi Persik Kediri

    Baca Juga : Legenda Barito Putera, Frans S Huawe Berikan Motivasi Tim Sepak Bola Kalsel Jelang Laga 8 Besar

    Tim Kabau Sirah pun kembali mendapatkan hadiah penalti di penghujung pertandingan babak pertama setelah Novan Sasonko terlihat menyentuh bola didalam kotak terlarang.

    Namun Ikechukwu Ngwoke yang kembali menjado algojo penalti tersebut gagal memaksimalkan peluang yang telah didapatkan. Tendangannya mampu di halau dengan baik oleh Satria Tama.

    Hingga jeda turun minum tak ada lagi gol yang tercipta. Memasuki babak kedua, Barito Putera sedikit merubah strateginya dengan memasukan Buyung Ismu Lessy menggantikan Novan Sasonko.

    Sayangnya, gempuran serangan yang dilakukan oleh Semen Padang membuat Barito Putera tak bisa menguasai pertandingan dengan baik.

    Serangan demi serangan terus dilancarkan tim Kabau Sirah melalu kedua lini sayapnya, bahkan pada menit 55 Ryohei Michibuchi berhasil melesatkan bola kedalam gawang Barito Putera.

    Namun aksinya sebelum melesatkan bola dinilai wasit telah melakukan gangguan terhadap penjaga gawang yang menyebabkan gol tersebut dianulir.

    Masih tertinggal dari Barito Putera, Semen Padang pun tak henti-hentinya menekan barisan pertahanan Laskar Antasari hingga tak bisa memberikan penyerangan yang berarti.

    Di penghujung pertandingan, Barito Putera baru bisa mengembangkan permainannya setelah, pemain belakang Semen Padang, Frendy Saputra mendapatkan Kartu Merah karena melakukan pelanggaran keras terhadap Bagus Kahfi.

    Namun keuntungan tersebut tidak bisa dimaksimalkan, dan pertandingan pun berkesudahan dengan kemenangan Barito Putera 1-2.

    Kemenangan ini pun membuat Barito Putera berhasil naik ke peringkat 9 klasemen sementara dengan torehan 7 poin.(fachrul)

    Editor : Amran

  • Jalan Bebas Hambatan Banjarbaru – Batulicin Ditutup Sementara Akibat Jembatan Alternatif Rusak

    Jalan Bebas Hambatan Banjarbaru – Batulicin Ditutup Sementara Akibat Jembatan Alternatif Rusak

    BANJARBARU, klikkalsel.com – Dinas PUPR Kalsel melakukan penutupan sementara jalan bebas hambatan Banjarbaru – Batulicin khususnya di kawasan Jembatan Kintamani 1. Penutupan akses lantaran adanya kerusakan jembatan darurat KM 60 yang saat ini sedang dilakukan perbaikan.

    Jembatan darurat tersebut merupakan akses alternatif utama yang digunakan masyarakat melintas dari dan menuju kodeco.

    Proses perbaikannya diprediksi memakan waktu selama empat hari, dari 17 sampai 20 September 2024.

    “Sehubungan dengan adanya perbaikan Akses/Jalan sementara pada kegiatan pekerjaan pembangunan Jembatan Kintamani 1, maka untuk sementara jalan dari dan menuju kodeco akan ditutup sementara,” tutur Kepala Dinas PUPR, Ahmad Solhan, Selasa (17/9/2024).

    Dia memastikan, jika perbaikan telah rampung maka masyarakat bisa kembali menggunakan akses jalan bebas hambatan yang memperingkas waktu tempuh Banjarbaru – Batulicin menjadi 3 jam.

    “Diharapkan dapat selesai perbaikan jembatan darurat ini sehingga masyarakat dapat melintas kembali dijalan ini,” tandasnya.

    Baca Juga : Jalan Trans Banjarbaru Batulicin Masih Kurang Rambu Jalan dan Penerangan

    Baca Juga : Rangking Capain Medali PON Kalsel Meningkat, Dewan Upayakan Kesejahteraan Atlet

    Kepala Seksi Jembatan Dinas PUPR Kalsel, Noor Hidayat menambahkan, hanya ada 1 titik perbaikan jembatan darurat di jalan bebas hambatan tersebut. Jembatan darurat itu berkonstruksi kaya, yang mana pada bagian log patah.

    “Jembatan itu ada masalah di pondasi kayu lognya yang patah jadi harus segera di ganti makanya harus di bongkar total,” ucapnya.

    Untuk rambu-rambu, pihaknya menegaskan sudah dipasang di Awang Bangkal Banjarbaru menuju Batulicin, maupun sebaliknya di kilometer 58 Batulicin-Banjarbaru.

    “Pihak kontraktor dan pekerja sudah melakukan pemasangan rambu-rambu dan pemberitahuan untuk penutupan jalan tersebut,” pungkasnya. (rizqon)

    Editor: Abadi

  • Paripurna Perdana DPRD Banjar, 9 Orang Dewan Absen

    Paripurna Perdana DPRD Banjar, 9 Orang Dewan Absen

    MARTAPURA, klikkalsel.com – Rapat Paripurna perdana Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Banjar masih banyak yang bolos, Selasa (17/09/2024) siang.

    Berdasarkan pantauan klikkalsel.com saat rapat Paripurna perdana ini, dari total 45 anggota dewan yang telah dilantik pada 4 September kemarin, hanya 36 anggota yang ber-hadir, 9 orang nampak tidak berada di ruang rapat.

    Berkaca dari rapat paripurna di periode sebelumnya, bahkan sempat terjadi beberapa kali tidak memenuhi kuota forum (Kuorum) sehingga harus diskors, bahkan sampai tidak dapat dilaksanakan.

    Baca Juga Tak Miliki 4 Kursi di DPRD Kalsel, Tiga Parpol Berkoalisi Bentuk Fraksi

    Baca Juga Dapat Mandat DPP, Supian HK Kembali Pimpin DPRD Kalsel

    H Agus Maulana Rusli selaku Ketua Sementara DPRD Banjar mengatakan, setelah semua sudah difinitif serta selesai pembentukan Alat Kelengkapan Dewan (AKD), maka hal tersebut akan menjadi wewenang Badan Kehormatan (BK) Dewan.

    “Tapi mudahan Paripurna akan datang bisa lebih lengkap lagi,” harapnya.

    Selain itu, ditanya tentang nama yang akan diusulkan sebagai Ketua BK, H Agus menjelaskan, teknis tersebut akan diusulkan oleh masing-masing fraksi.

    “Semoga yang tegas yang dijadikan Ketua BK nanti,” pinta-nya. (Mada)

    Editor: Abadi

  • Ingin Ambil Keberkahan Nenek Berusia 74 Tahun Ikuti Baayun Maulid

    Ingin Ambil Keberkahan Nenek Berusia 74 Tahun Ikuti Baayun Maulid

    BANJARMASIN, klikkalsel.com – Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, tradisi baayun maulid kembali dilaksanakan di Masjid Sultan Suriansyah, Kelurahan Kuin Utara, Banjarmasin Utara.

    Menariknya dalam kegiatan baayun maulid ini, terdapat seorang nenek-nenek yang sudah berusia 74 tahun yang mengikuti kegiatan tersebut.

    Nenek berusia 74 tahun yang bernama Nurhani tersebut rupanya bukanlah warga Banjarmasin, melainkan warga dari Kabupaten Tanah Bumbu.

    Ia bersama cucunya sengaja jauh-jauh ke Banjarmasin hanya untuk mengikuti kegiatan baayun maulid ini. Terlebih kegiatan yang dilaksanakan, Senin (16/9/2024) ini bertepatan dengan hari lahirnya.

    Saat lantunan Sholawat Ya Nabi Salam ‘Alaika (Mahallul Qiyam), nenek Nurhani langsung berayun bergantian degan sang cucu, sembari ditampung tawar oleh panitia pelaksana.

    “Ini baru pertama kali saya ikut Baayun Maulid,” ujarnya.

    Baca Juga ; PTAM Intan Banjar Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW, Hadirkan Habib Ahmad Bin Novel Bin Jindan

    Baca Juga : Tim Sepakbola PON Kalsel Siap Hadapi Jawa Barat di Babak Semifinal

    Ia pun berharap diberkahi dan diberikan umur yang panjang, dari kegiatan baayun ini. Dengan mengikuti kegiatan baayun maulid ini ia ingin dapat mengambil berkah di bulan kelahiran Nabi Besar Muhammad SAW.

    “Semoga panjang umur dan sehat. Untuk anak dan cucu saya semoga murah rezeki dan panjang umur,” pungkasnya.(fachrul)

    Editor : Amran

  • Sejarah Berdirinya Nahdlatul Ulama di Martapura dan Peranan Tuan Guru Tuha

    Sejarah Berdirinya Nahdlatul Ulama di Martapura dan Peranan Tuan Guru Tuha

    BANJARMASIN, klikkalsel.com – Pada tahun 1927, Nahdlatul Ulama (NU) resmi berdiri di Martapura, Kalimantan Selatan diprakarsai KH. Abdul Qadir Hasan atau yang lebih dikenal dengan Tuan Guru Tuha.

    Organisasi Islam berhaluan Ahlus Sunnah wal Jamaah (Aswaja) ini diketahui berkembang pesat di wilayah tersebut, dengan dukungan ulama dan masyarakat setempat.

    Menurut Mansyur, Ketua Lembaga Kajian Sejarah, Sosial dan Budaya (LKS2B) Kalimantan dan Dosen Pendidikan Sejarah di Universitas Lambung Mangkurat (ULM), Tuan Guru Tuha memiliki latar belakang pendidikan yang kuat.

    “Beliau menimba ilmu di beberapa pesantren besar di Jawa Timur seperti Pesantren Tebu Ireng, Jombang, di bawah asuhan Hadratus Syekh KH. Hasyim Asy’ari dan Pesantren Salafiyah Bangkalan pimpinan Kyai Kholil. Selain itu, KH. Abdul Qadir Hasan juga sempat belajar di Makkah, Arab Saudi,” ujarnya, Senin (16/9/2024) kepada kliklalsel.com

    Setelah menyelesaikan pendidikannya di Jawa, KH. Abdul Qadir Hasan menghadiri Muktamar Nahdlatul Ulama yang pertama di Surabaya pada tahun 1926.

    “Sekembalinya ke Martapura, beliau segera mendirikan cabang NU di kota tersebut pada tahun 1927. Ini adalah cabang pertama NU di luar Pulau Jawa, dan didirikan dengan tujuan untuk menjaga kelestarian ideologi Aswaja di Kalimantan Selatan,” jelas Mansyur.

    Baca Juga UAS Kisahkan Sejarah Pemimpin Perempuan Hingga Titip Pesan Kepada Lisa Halaby Jika Ditakdirkan Menjadi Wali Kota Banjarbaru

    Baca Juga Catatkan Sejarah Baru Masuk ke Semi Final, Tim Sepakbola PON Kalsel Optimis Raih Medali Emas

    Peran penting Tuan Guru Tuha juga terlihat dalam pengelolaan Pondok Pesantren Darussalam Martapura, salah satu pusat pendidikan Islam terbesar di Kalimantan Selatan.

    “Pada masa kepemimpinan beliau, sistem pendidikan di pesantren mulai dibagi menjadi beberapa tingkat seperti tahdiri, ibtidaiyah, dan tsanawiyah. Sistem ini membantu memajukan pendidikan Islam di wilayah ini,” jelas Mansyur.

    Kehadiran NU di Martapura mendapat dukungan penuh dari Tuan Guru KH. Kasyful Anwar, pendiri Pesantren Darussalam.

    Madrasah yang semula dibangun oleh Sarekat Islam pada tahun 1914 itu kemudian berafiliasi dengan NU, menjadikan lembaga ini sebagai basis utama perkembangan NU di Kalimantan Selatan.

    Seiring waktu, NU terus berkembang, hingga pada tahun 1931 didirikan cabang NU di Banjarmasin, dengan tokoh-tokohnya seperti Said Ali Alkaf, H. Akhmad Nawawi, dan H. Hasyim.

    “Dukungan dari ulama lokal dan jaringan santri yang kuat menjadi kunci keberhasilan NU dalam menyebarkan ideologi Aswaja di wilayah pedesaan dan perkotaan di Kalimantan Selatan,” ujar Mansyur.

    Di bawah kepemimpinan KH. Abdul Qadir Hasan, NU berfokus pada kegiatan sosial dan pendidikan, serta menolak kerjasama dengan pemerintah kolonial Belanda. Hingga beliau wafat pada 17 Juni 1978.

    “Melalui madrasah-madrasah NU, para santri diajarkan untuk mencintai tanah air dan menentang penjajahan. Ini menjadi salah satu kontribusi penting NU dalam pergerakan nasional,” pungkasnya. (airlangga)

    Editor: Abadi

  • Catatkan Sejarah Baru Masuk ke Semi Final, Tim Sepakbola PON Kalsel Optimis Raih Medali Emas

    Catatkan Sejarah Baru Masuk ke Semi Final, Tim Sepakbola PON Kalsel Optimis Raih Medali Emas

    BANDA ACEH, klikkalsel.com – kemenangan Tim PON Kalimantan Selatan (Kalsel) menjadikan catatan sejarah baru untuk Kalsel, di Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut, cabang olahraga sepakbola.

    Menang 5-4 atas Papua Pegunungan, melalui drama adu pinalti, membuat tim asuhan coach Yunan Helmi ini pun memberikan sedikit angin segar, guna berhasil meraih sejarah baru.

    Yunan Helmi menyebutkan hasil yang diraih anak didiknya ini pun, dipersembahkan pastinya untuk masyarakat Kalsel.

    “Kemenangan hari ini pastinya untuk warga Kalsel, dan alhamdulillah juga ini adalah catatan baik untuk kita semua tim sepakbola Kalsel, karena atas kerja keras para pemain di lapangan hari ini, kita bisa bersama sama meraih tiket ke semifinal,” ucapnya, Jumat (13/9/2024).

    Dirinya juga menyampaikan raihan ini tidak akan membuat kita berbesar kepala, karena masih ada babak selanjutnya untuk meraih medali di ajang PON tersebut.

    “Dan kita setelah ini akan fokus kembali menjalani latihan, dan akan mempersiapkan tim sebaik mungkin untuk menatap laga selanjutnya, dan bisa lolos ke babak final,” tutur Yunan.

    Baca Juga : Tim PON Sepakbola Kalsel, Melaju ke Semifinal Melalui Drama Adu Pinalti

    Baca Juga : Apresiasi Juara Umum Porwanas XIV, PWI Kalsel Beri Bonus Hampir 300 Juta Untuk Peraih Medali

    Dilain itu kapten pada laga hari ini, M Zulfadly Kasma, bersyukur dan bahagia bisa membawa tim sepakbola Kalsel, melaju ke babak semifinal.

    “Alhamdulillah atas kerja keras tim hari ini, dengan jiwa semangat wasaka, kita berhasil mengalahkan tim Papua Pegunungan, dalam adu pinalti, dan bisa melaju ke babak semifinal,” ungkapnya.

    “Dan yang pasti kemenagan ini kita persembahkan untuk keluarga kami di Kalsel, dan masyarakat Banua,” tuturnya.

    Pemain bernomor punggung 18 ini pun, menyebutkan dirinya bersama tim akan fokus dan bekerja keras lagi untuk laga selanjutnya, dan optimis untuk mendapatkan tiket ke final.(restu)

    Editor : Amran

  • Tim PON Sepakbola Kalsel, Melaju ke Semifinal Melalui Drama Adu Pinalti

    Tim PON Sepakbola Kalsel, Melaju ke Semifinal Melalui Drama Adu Pinalti

    BANDA ACEH, klikkalsel.com – Tim PON Sepakbola Kalimantan Selatan (Kalsel), mendapat tiket ke babak semifinal usai mengalahkan Tim PON Papua Pegunungan melalui drama aduk pinaltii dengan skor 5-4, di Stadion H Dirmuthala, Aceh, Jumat (13/9/2024).

    Tim PON sepakbola Kalsel yang bertemu dengan Tim PON Papua Pegunungan bermain imbang dalam 2 kali 45 menit dan tambahan waktu dengan skor 1-1 .

    Sebelumnnya Tim asuhan Yunan Helmi ini berhasil unggul di menit ke-15 melalui sontekan pemain bernomor punggung 9, M Said.

    Hingga babak pertama turun minum, skor sementara 1-0 kemenangan untuk tim Kalsel.

    Memasuki babak kedua tim Papua Pegunungan mengambil inisiatif serangan terlebih dahulu, dan mendominasi permainan. Sehingga tecipta gol untuk tim asuhan Rocky Putirai, melalui kaki M Bahari di menit ke-59.

    Berhasil menyamakan kedudukan, Papua Pegunungan semakin percaya diri untuk menyerang pertahanan Kalsel.

    Baca Juga : Tim Sepak Bola Kalsel Siap Hadapi Papua Pegunungan di Babak 8 Besar PON XXI 2024

    Baca Juga : Apresiasi Juara Umum Porwanas XIV, PWI Kalsel Beri Bonus Hampir 300 Juta Untuk Peraih Medali

    Pelatih Kalsel melihat timnya mulai kelelahan mulai mengganti sejumlah pemain, begitu juga Papua Pegunungan yang ingin meningkatkan serangan melakukan penggantian pemain.

    Jelang berakhirnya babak kedua, kedua tim saling jual beli serangan untuk mencetak gol, tapi gol yang ditunggu tak kunjung datang.

    Hingga babak kedua berakhir skor masih imbang 1-1 dan pertandingan dilanjutkan dengan perpanjangan waktu 2 x 15 menit untuk mencari pemenang dalam pertandingan.

    Hingga babak tambahan kedua tim tak mampu menambah gol dan pertandingan harus diakhiri dengan adu penalti.

    Lima penendang Kalsel berhasil menunaikan tugas mereka, sementara satu penendang Papua Pegunungan Masya Yulius digagalkan kiper tim Kalsel, Muhajir.

    Hasil ini pun membuat Tim Kalsel, berhak mengambil satu tiket ke semifinal dan menjadikan catatan sejarah baru untuk tim kebanggan masyarakat Banua.(restu)

    Editor : Amran