Kategori: Headline

  • Dugaan Pelecehan Seksual Berkedok Ruqyah

    Dugaan Pelecehan Seksual Berkedok Ruqyah

    BANJARMASIN, klikkalsel.com – Masyarakat Banjarmasin beberapa waktu lalu telah dihebohkan oleh pengakuan seseorang di platform media sosial tentang adanya dugaan pelecehan seksual saat menjalani praktek ruqyah di kawasan Kecamatan Banjarmasin Barat.

    Kasus tersebut kini telah ditangani oleh pihak kepolisian lantaran seorang praktisi pengobatan spiritual yang membuka praktik tersebut telah merasa dirugikan dan mengaku sebagai korban pencemaran nama baik.

    Sementara itu, F salah satu korban dugaan pelecehan berkedok praktek ruqyah menceritakan kepada media bahwa peristiwa tersebut terjadi tepat beberapa tahun lalu saat Kalsel dilanda bencana Banjir pada kisaran tahun 2020.

    “Desember akhir tahun saat itu saya mengantar kakak ke tempat praktek tersebut untuk berobat sore hari,” ujarnya, Sabtu (16/11/2024)

    F mengaku datang ke lokasi tersebut diantar oleh temanya seorang lelaki. Namun, sesampainya di tempat praktek hanya dirinya dan kakaknya saja yang dipersilahkan untuk masuk. Sementara teman lelaki F yang mengantar hanya diminta untuk menunggu di luar

    Baca Juga Perempuan Lebih Rentan Menjadi Korban Kekerasan Seksual

    Baca Juga Laporkan Aksi Tak Senonoh Malah Dapat Pelecehan Verbal Oleh Oknum Pol PP, Ini Jawaban Kasat Pol PP Banjarmasin

    “Di dalam saya duduk di sudut ruangan sementara Kakak saya lebih dulu diobati dan diminta berbaring,” ujarnya.

    Saat itu, F melihat jelas kakaknya diraba raban oleh praktisi pengobatan spiritual itu.

    “Saya melihat Kakak saya di raba-raba dari perut hingga kebagian bawah paha,” ungkapnya.

    Namun, dirinya hanya bisa diam dan beranggapan positif, lantaran kakaknya tidak mengeluh atas apa yang telah dilakukan si praktisi.

    “Ketika hendak pulang baru berkata ke saya kalau nanti datang lagi kesini sekitar dua minggu dan menunjuk agar saya yang menjadi pasien,” ujarnya.

    F merasa bingung, padahal dirinya tidak mau menjadi pasien maupun menjalani praktek. Namun, karena untuk mendapatkan pengobatan kepada si praktisi merasa sulit dan harus mendaftar berbulan bulan dulu, F hanya bisa meng iya kan saja.

    “Ketika mau pulang ia juga berucap kepada kakak saya jika mau berhubungan dengan dirinya maka akan jadi, karena aku subur,” ucapnya.

    Mendengar perkataan itu, F dan Kakaknya mengaku terkejut sesaat ditambah si praktisi tersebut kembali mengingatkan agar datang lagi dua minggu kemudian.

    Beberapa minggu kemudian, F datang lagi ke tempat praktek tersebut bersama orangtuanya sebagai pasien.

    Saat ditangani, F disuruh berbaring sembari mendengarkan alunan musik relaksasi dan diminta untuk merenung.

    Ketika orangtua F lengah dan menangis akibat merenungi kesalahan terhadap orangtua, si praktisi menyapu airmata F di bagian wajah.

    “Disapukannya, sampai ke bibir dan memegang megang serta memijat bagian tubuh dan sempat ingin mencium didekat bibir, tapi saya tepis,” ujarnya.

    Mendapatkan perlakuan yang tidak mengenakkan, F langsung keluar menghampiri oranguanya dan meminta pulang tanpa menceritakan perbuatan si praktisi yang pihaknya laporkan tersebut.

    Singkatnya, sesampai di rumah F juga mengaku kalau dirinya sering di hubungi oleh praktisi itu yang meminta untuk bertemu.

    “Menchat saya, meminta untuk menemui di hotel, menghampirinya di penginapan. Tapi tidak saya hiraukan,” tegasnya.

    Terakhir, kata F dirinya dihubungi oleh si praktisi tersebut pada tahun 2022 yang mana mengatakan kalau dirinya sangat kangen.

    Sementara itu, Rusdiati, Kepala Bidang Perlindungan Perempuan DPPPA Banjarmasin mengatakan, terkait adanya dugaan pelecehan seksual berkedok praktek ruqyah pihaknya telah menerima beberapa aduan.

    “Satu dari beberapa aduan itu ada yang menanggapi dan mau datang ke UPTD untuk asesmen ke kami,” ujarnya.

    Mereka bertemu dengan tim tenaga ahli hukum dari DPPPA lantaran merasa telah diancam dan dilaporkan ke polisi sehingga para korban meminta bantuan hukum untuk melakukan tindakan selanjutnya.

    “Tenaga hukum ahli kami menyarankan untuk berembuk dulu dengan keluarga misalkan hendak meminta pendampingan hukum dari DPPPA atau menggunakan advokat tersendiri,” tuturnya.

    Lebih lanjut, korban dinilai sangat stres atas kejadian tersebut dan juga telah meminta pendampingan psikologi oleh pihak DPPPA.

    “Kami akan menjadwalkan lebih lanjut melakukan pertemuan korban dengan Psikolog,” pungkasnya. (airlangga)

    Editor: Abadi

  • Sebanyak 6.292 Surat Suara Pilkada Banjar Rusak, KPU Langsung Sambangi Gudang Percetakan di Jakarta

    Sebanyak 6.292 Surat Suara Pilkada Banjar Rusak, KPU Langsung Sambangi Gudang Percetakan di Jakarta

    MARTAPURA, klikkalsel.com – Menjelang pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 2024, terdapat 6.292 lembar surat suara yang mengalami kerusakan setelah melalui sortir oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

    Ketua KPU Banjar, Abdul Muthalib mengatakan, pihaknya telah melakukan sortir selama 5 hari sejak tanggal 5 sampai 9 November lalu, terdapat 1.681 surat suara untuk Gubernur dan Wakil Gubernur yang rusak, serta 4.611 untuk surat suara Bupati dan Wakil Bupati Banjar.

    “Untuk jumlah yang dibutuhkan dalam pencoblosan nanti sebanyak 436.793 surat suara namun sudah bisa diatasi,” ucap Aziez sapaan Ketua KPU Banjar, Sabtu (16/11/2024).

    Baca Juga Gudang Logistik Tidak Bisa Menampung, KPU Jadwalkan Pergeseran Lebih Awal

    Baca Juga KPU Kalsel Libatkan Ratusan Pemilih Real TPS Dalam Simulasi Pencoblosan Pilkada

    Lebih lanjut, ia mengatakan semua surat suara untuk kelurahan/desa yang kurang bisa terpenuhi. Karena berdasarkan hasil sortir dan pelipatan surat suara dari 439 boks yang berisikan satu boks-nya 2.000 lembar dan ada satu boks lagi 793 lembar terdapat banyak surat suara yang tidak layak, sejak hari pertama dan hari terakhir sortir.

    Mengantisipasi jika terjadi kekurangan surat suara, Aziez mengatakan, pihaknya telah ber-tandang ke Jakarta untuk mendatangi gudang percetakan agar bisa menutupi kekurangan.

    “Kemarin kami telah mendatangi gudang percetakan-nya bersama dengan KPU RI, dan Alhamdulillah sudah bisa kita selesaikan permasalahan kekurangan surat suara ini,” tandas-nya. (Mada)

    Editor: Abadi

  • Polisi Lakukan Penyelidikan Mendalam Dugaan Kasus Pengeroyokan di SMK Banjarmasin

    Polisi Lakukan Penyelidikan Mendalam Dugaan Kasus Pengeroyokan di SMK Banjarmasin

    BANJARMASIN, klikkalsel.com – Kasus dugaan pengeroyokan salah satu siswa SMK di Banjarmasin masih dalam penyelidikan oleh pihak kepolisian, Jumat (15/11/2024).

    Hal tersebut disampaikan oleh Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol Cuncun Kurniadi melalui Kasat Reskrim AKP Eru Alsepa.

    AKP Eru Alsepa mengungkapkan, saat ini pihaknya masih melakukan pemeriksaan kepada beberapa saksi.

    “Kita sekarang melakukan pemeriksaan terhadap beberapa saksi, dan kami juga sudah melakukan penyelidikan,” ujar AKP Eru Alsepa.

    Saat ini, pihaknya masih berkoordinasi kepada pihak sekolah dan sementara juga sudah mengantongi beberapa nama yang diduga melakukan pengeroyokan kepada korban ZFR.

    “Kita mengantongi beberapa nama yang terlibat. Namun demikian, kita akan proses ini secara tegas, bahkan kita juga panggil beberapa guru yang mengetahui,” jelasnya.

    Baca Juga : Dikeroyok 4 Teman Sekolahnya, Siswa SMK di Banjarmasin Dilarikan ke Rumah Sakit

    Baca Juga : Polisi Ringkus Tiga Pelaku Pengeroyokan Penjual Emas Yang Diteriaki Palsu di Martapura

    AKP Eru Alsepa juga mengatakan, saat ini anggotanya melakukan pemeriksaan mendalam kepada pihak rumah sakit terkait visum korban.

    “Sehingga nantinya kita gelarkan perkara ini untuk keadilan kepada korban maupun keluarganya sebagai pelapor,” tutur Kasat.

    Kemudian, pihaknya berjanji akan semaksimal mungkin melakukan penyelidikan dan pemeriksaan itu diselesaikan dalam seminggu.

    “InsyaAllah sudah berjalan maksimal, mungkin dalam minggu ini dapat hasil kesimpulan pelaksanaan penyelidikan tadi,” katanya.

    Sementara itu, Kasat Reskrim mengungkap motif sementara penyebab awal pengeroyokan tersebut berawal dari dendam.

    “Sementara ini motifnya karena dendam, namun dendam ini terjadi perselisihan antar anak-anak. Kita akan proses sesuai aturan yang ada,” pungkasnya. (airlangga)

    Editor: Abadi

  • Polresta Banjarmasin Ungkap Peredaran 10 Ribu Kosmetik Tanpa Izin, Balai POM Berikan Apresiasi

    Polresta Banjarmasin Ungkap Peredaran 10 Ribu Kosmetik Tanpa Izin, Balai POM Berikan Apresiasi

    BANJARMASIN, klikkalsel.com – Polresta Banjarmasin melalui Satreskrim mengungkap peredaran kosmetik dan obat-obatan ilegal atau tanpa izin di wilayah hukum Banjarmasin.

    Dalam ungkap kasus kali ini polisi berhasil menyita 10.729 pcs berbagai jenis kosmetik dan obat tanpa izin edar.

    Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol Cuncun Kurniadi yang didampingi Kasat Reskrim AKP Eru Alsepa mengatakan pengungkapan berawal dari adanya temuan peredaran kosmetik yang diduga tidak semua mutu keamanan diperdagangkan di akun shopee.

    Polisi kemudian melakukan penyelidikan hingga akhirnya mendapati gudang atau lokasi penyimpanan barang ilegal tersebut di kawasan Jalan Belitung Darat Gang Karya IV Kelurahan Kuin Cerucuk Kecamatan Banjarmasin Barat, Minggu (3/10/2024).

    “Selain menyita ribuan barang bukti, kita juga amankan seorang tersangka berinisial SA yang diduga sebagai pemilik barang,” ujar Kapolresta, Rabu (13/11/2024).

    Baca Juga Polresta Banjarmasin dan Tim Labfor Polda Jatim Olah TKP Kebakaran Golden 10, Sejumlah Barang Dibawa ke Surabaya

    Baca Juga Kapolsek Banjarmasin Barat Berganti, Kapolresta Tegaskan Implementasi Asta Cita Presiden dan Persiapan PAM Pilkada

    “Barang bukti yang kita sita antara lain bedak, foundation, lipstik, serum, pelembab dan berbagai macam lainnya,” tambahnya.

    Lebih lanjut, Kapolresta menyebut barang-barang ilegal ini diduga didatangkan dari Tiongkok, hal itu disinyalir dari kemasan barang yang banyak menggunakan huruf Cina.

    “Pelaku mengaku baru dua tiga bulan melakoni bisnis ini. Barang yang kita sita ini bernilai di atas Rp 200 juta,” ungkapnya.

    Atas perbuatannya tersangka terancam pasal 453 juncto pasal 138 ayat 2 Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan karena diduga memproduksi atau memperdagangkan sediaan farmasi atau alat kesehatan yang tidak memenuhi standar mutu dan persyaratan keamanan.

    “Tersangka terancam pidana 12 tahun penjara atau denda Rp milyar,” tegas Kapolresta.

    Disaat yang sama Kapolresta memastikan pihaknya tidak akan berhenti disini, polisi akan terus melakukan pengembangan dan penyelidikan guna menemukan pemasok atau pelaku usaha serupa.

    Dikesempatan yang sama,
    Ketua Tim Penindakan Balai Besar POM Banjarmasin Bambang Hery Purwanto memberikan apresiasi kepada Polresta Banjarmasin yang berhasil mengungkap peredaran kosmetik impor ilegal ini. Apalagi ungkapan ini termasuk kategori besar atau banyak.

    Karena diduga barang-barang kecantikan ini mengandung zat-zat berbahaya, seperti mercuri.

    “Ini sangat berbahaya jika dipakai terus menerus oleh masyarakat,” ucapnya

    Mercuri dan zat sejenisnya itu memang cepat mengelupaskan dan meremajakan kulit sehingga tampak putih. Namun jika dipakai terus menerus kulit remajanya akan habis.

    “Dan saat kulit remaja itu habis, kulit yang putih itu akan menghitam. Dan itu yang banyak ditemukan di masyarakat,” urainya. (David)

    Editor: Abadi

  • Mendadak! Paman Birin Pamit Mundur Dari Jabatan Gubernur Kalsel

    Mendadak! Paman Birin Pamit Mundur Dari Jabatan Gubernur Kalsel

    BANJARBARU, klikkalsel.com – Gubernur Kalsel Sahbirin Noor atau yang akrab disapa Paman Birin menyampaikan pengumuman tak disangka-sangka. Paman Birin menyatakan mundur dari jabatan Gubernur Kalsel di hadapan ratusan pegawai saat rapat di Gedung Idham Chalid, Banjarbaru, Rabu (13/11/2024).

    Pengunduran diri itu disampaikannya sehari setelah lepas dari status tersangka pasca putusan Praperadilan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan atas dugaan kasus suap OTT KPK di lingkungan Pemprov Kalsel.

    Didampingi istrinya Raudatul Jannah, Ketua Tenaga Ahli Gubernur Noor Aidi dan Agus Dyan Nur, Staf Ahli Gubernur, Paman Birin berpamitan.

    Paman Birin mengatakan kurang lebih 8 tahun bukan waktu yang pendek menjalin sinergi dalam pembangunan Kalimantan Selatan.

    “Hari ini sengaja datang, bersama Bunda (Hj. Raudatul Jannah) sebagai Ketua TP PKK Kalsel yang ingin saya sampaikan, mulai hari ini saya mengundurkan diri dari sisa-sisa jabatan Gubernur tahun 2024,” tuturnya.

    Baca Juga Menang Praperadilan, Hakim Nyatakan Status Tersangka Paman Birin Gugur

    Baca Juga Paman Birin Pimpin Apel Disambut Haru dan Sukacita Pegawai Pemprov Kalsel

    Suasana haru pun mewarnai pengumuman pengunduran diri Paman Birin sebagai orang nomor satu di provinsi ini. Pada kesempatan ini, Paman Birin menyampaikan terima kasih atas kerjasamanya yang terjalin dan permohonan maaf jika terdapat kesalahan saat memimpin.

    “Pasti banyak hal barangkali, saya banyak berbuat kesalahan, membuat bapak ibu kurang nyaman selama saya menjadi Gubernur. Maka di momen berharga ini, saya mengucapkan mohon maaf dan ampun kepada seluruh keluarga besar ASN di Pemprov Kalsel. Begitu juga Bunda,” ucapnya.

    Pada kesempatan itu, Paman Birin juga mengenang kebersamaan 8 tahun membangun Banua yang merupakan hasil kerja bersama. Hasil sinergitas bahu-membahu diantara SKPD dan antar SKPD.

    Paman Birin juga menyampaikan telah melengkapi pemberkasan pengunduran diri kepada Presiden RI Prabowo Subianto. Dia pun berharap Penjabat yang ditunjuk menggantikannya adalah sosok yang lebih baik.

    “Alhamdulilah banyak hal yang bisa kita kerjakan. Kurang lebih 8 tahun, kalau sudah ada turdes kesannya luar biasa. Mudahan-mudahan hasil kerja kita, saya yakin ada Pj yang ditunjuk Presiden Prabowo karena kita sudah memohon mengundurkan diri, pemerintahan dan pembangunan di Kalsel berjalan dengan lancar,” pungkasnya. (rizqon)

    Editor: Abadi

  • Barito Putera Bersholawat Sekaligus Rilis Buku The True Legend

    Barito Putera Bersholawat Sekaligus Rilis Buku The True Legend

    MARABAHAN, klikkalsel.com – Puluhan ribu jemaah memadati acara Barito Putera Bersholawat yang diselenggarakan di Halaman Masjid Bustanul Muhibbin, Handil Bakti, Kabupaten Barito Kuala pada Selasa (12/11/2024) malam.

    Acara ini menarik perhatian masyarakat dari berbagai daerah, termasuk Banjarmasin, Batola, Banjarbaru, Banjar, bahkan beberapa dari Kalimantan Tengah.

    Terpantau, banyak dari mereka adalah anggota komunitas Syehermania, suporter Barito Putera, dan masyarakat umum lainnya.

    Setelah shalat Isya, jemaah bersatu dalam syair sholawat yang dipimpin oleh Habib Syech Abdul Qadir Assegaf, Ketua Dewan Penasehat Barito Putera. Dalam suasana penuh religiusitas, mereka mengungkapkan kecintaan kepada Rasulullah SAW.

    Acara Barito Putera Bersholawat ini juga menjadi momen peluncuran buku berjudul The True of Barito Putera Legend.

    Buku itu menceritakan perjalanan panjang Laskar Antasari sejak berdiri pada tahun 1988. Di dalamnya, terungkap kontribusi penting para legenda klub yang kini berperan sebagai direktur teknik, pelatih, asisten pelatih, dan tergabung dalam Ikatan Barito Putera Legend.

    Baca Juga Percepatan Implementasi Satu Data Indonesia di Kabupaten Barito Kuala Dipercepat Lewat Kesepakatan Bersama

    Baca Juga Aslamiah Berharap Barito Putera Mencapai Kesuksesan Bersama Hasnuryadi

    Hasnuryadi Sulaiman, CEO Barito Putera menjelaskan, bersholawat bersama merupakan tradisi yang diwariskan oleh orangtuanya dan kini dilanjutkan oleh generasi keluarga, termasuk seluruh keturunan.

    Jamaah Barito putera bersalawat mengucapkan sholawat dengan latang sekaligus mengangkat syal Barito Putera

    Dia menyatakan harapan agar Barito Putera bangkit dan memperbaiki performa dengan dukungan doa dari para ulama, habaib, dan masyarakat Kalimantan Selatan.

    “Mudah-mudahan dengan bersholawat kepada Rasulullah SAW dan doa dari para habaib dan alim ulama serta seluruh masyarakat banua Kalimantan Selatan tercinta, Barito Putera bisa bangkit memperbaiki penampilan dan menjadi juara,” ucap Bang Hasnur sapaan akrabnya.

    Dalam sambutannya, Hasnuryadi juga menggarisbawahi pentingnya kekeluargaan yang telah menjadi nilai inti dalam tim Barito Putera.

    Dengan slogan Sekali Keluarga Tetap Keluarga, ia mengajak para pendukung untuk tetap mendukung tim, baik dalam kemenangan maupun kekalahan.

    Suasana Barito putera bersalawat yang dibanjiri ribuan jamaah

    “Ulun memohon dukungan kepada pian-pian semua untuk selalu mendukung Barito Putera. Karena yang namanya keluarga tidak hanya mendukung disaat kami menang saja, tapi juga selalu mensuport saat kami mengalami kekalahan,” pintanya.

    Selain acara sholawat dan peluncuran buku, momen ini juga dimanfaatkan untuk merayakan hari jadi Pemuda Pancasila yang ke-65.

    Hasnuryadi menyampaikan harapannya agar Barito Putera segera dapat kembali bermain di kandang sendiri.

    Saat ini, tim ini bermarkas di Bantul, Yogyakarta, sementara Stadion 17 Mei di Banjarmasin dan Stadion Demang Lehman di Martapura masih dalam proses renovasi.

    Hingga kini, PS Barito Putera masih berada di peringkat ke-13 dalam klasemen sementara Liga 1 Indonesia musim 2024-2025, namun optimisme tetap terjaga di antara para pendukungnya.

    Untuk diketahui, Barito Putera Bersholawat kali ini dihadiri oleh Habib Quraisy Baharun (Cirebon), Habib Ali Zainal Abidin (Ampel), Habib Haidar Al Hamid (Tanggul-Jatim), Habib Rifqy Alaydrus (Jakarta), KH Rasyid Ridha (Banjar), para habaib dan alim ulama lainnya, jajaran komisaris dan direksi Hasnur Group, serta para pemain Barito Putera bersama tim pelatih.(restu)

    Editor : Amran

  • Belasan Ribu Tanaman Tak Berdokumen Diamankan BKHIT Kalsel Saat Tiba di Pelabuhan Tri Sakti

    Belasan Ribu Tanaman Tak Berdokumen Diamankan BKHIT Kalsel Saat Tiba di Pelabuhan Tri Sakti

    BANJARMASIN, klikkalsel.com – Sebanyak belasan ribu bibit tanaman dari berbagai jenis berhasil diamankan Balai Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan (BKHIT) Kalsel karena tidak dokumen yang masuk melalui Pelabuhan Trisakti Banjarmasin.

    Bibit tanaman tersebut dilakukan penahanan oleh BKHIT Kalsel lantaran tidak dilengkapi sertifikat kesehatan timbuhan dari karantina daerah asalnya, serta tidak dilaporkan kepada petugas karantina ditempat pemasukan.

    Disampaikan Ketua Tim Penegakan Hukum Karantina Kalsel, Ichi L. Buana bahwa komoditas yang ditahan yaitu 12.000 batang bibit kakao, 200 batang bibit alpukat, 200 batang bibit petai, 100 batang bibit jambu biji, 100 batang bibit kelapa, 10 batang bibit kelengkeng, dan 10 batang bibit kedondong laut.

    “Jadi total ada 12.620 batang bibit tanaman,” terangnya dalam siaran pers, Selasa (12/11/2024).

    Ia mengatakan bahwa penahanan bermula ketika petugas karantina sedang melakukan pengawasan rutin di pelabuhan Jumat lalu.

    Baca Juga Inovasi Siswa Sekolah Kristen Kanaan, Tanaman Kelakai Sebagai Obat Stunting

    Baca Juga Penanaman Bersama Tanaman Holtikultura, Paman Birin dan Ribuan Santri Berupaya Tekan Inflasi

    Pada saat dilakukan pemeriksaan terhadap alat angkut (truk) yang turun dari kapal didapati satu unit truk bermuatan tanaman yang tidak dapat menunjukkan dokumen karantina.

    Padahal menurutnya dokumen tersebut merupakan salah satu persyaratan agar komoditas hewan, ikan, tumbuhan, serta produknya dapat dilalulintaskan.

    Setelah ditahan, petugas karantina mengambil sampel dari masing-masing jenis tanaman guna keperluan pengujian dan identifikasi di laboratorium.

    Hal itu dilakukan untuk memastikan bibit tanaman tersebut bebas dari organisme pengganggu tumbuhan/organisme pengganggu tumbuhan karantina (OPT/OPTK)

    “Untuk sementara, kita sudah melakukan pemanggilan terhadap pemiliknya untuk dimintai keterangan lebih lanjut,” jelasnya.

    Diketahu, bibit tanaman merupakan komoditas yang cukup rentan terserang OPT/OPTK seperti serangga, tungau, nematoda, gulma, moluska, cendawan, bakteri, fitoplasma, virus dan viroid.

    Karena itu diperlukan tindakan karantina berupa pemeriksaan dokumen, fisik juga laboratorium. Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan tidak ditemukan adanya OPT/OPTK pada ketujuh jenis bibit tanaman yang diamankan.

    Hal tersebut sesuai dengan UU Nomor 21 Tahun 2019 tentang Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan, kepada pemilik diberikan waktu paling lama 3 (tiga) hari kerja untuk memenuhi dokumen persyaratan.

    “Jika pemilik tidak dapat melengkapi, maka terhadap komoditas akan dilakukan penolakan dan dikembalikan ke daerah asal,” jelasnya.

    “Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar senantiasa mematuhi aturan karantina yang berlaku. Lapor dan periksakan hewan, ikan, tumbuhan, serta produknya yang akan dilalulintaskan,” pungkasnya.(fachrul)

    Editor : Amran

  • 1000 Ustadz-Ustadzah se Banjarmasin 1 Suara Panjatkan Doa untuk Muhidin Hasnur

    1000 Ustadz-Ustadzah se Banjarmasin 1 Suara Panjatkan Doa untuk Muhidin Hasnur

    BANJARMASIN, klikkalsel.com – Dibalut dengan rasa keharmonisan, pertemuan bertatjauk ‘1000 Ustadz-Ustadzah 1 Suara’ mendeklarasikan diri mendukung kemenangan pasangan calon (Paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Kalsel nomor urut 1, H Muhidin dan H Hasnuryadi Sulaiman (MH), di Wetland Square, Jalan A Yani Km 3,5 Banjarmasin, Selasa (11/11/2024)

    Tak hanya untuk pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalsel, acara keagamaan itu juga mendoakan Paslon Walikota dan Wakil Walikota Banjarmasin nomor urut 1, Arifin Noor dan Muhammad Supian Akbari (AA Baik) dan dihadiri Walikota Banjarmasin, Ibnu Sina.

    Calon Wakil Gubernur Kalimantan Selatan, Hasnuryadi Sulaiman mengatakan, kehadiran dirinya adalah untuk bersilaturahmi dengan para ustadz dan ustadzah.

    “Alhamdulillah, seperti kata Pak Ibnu Sina tadi Kota Banjarmasin tertinggi untuk kesejahteraan ustadz dan ustadzah dibanding 12 kota/kabupaten lainnya. Dan mudah-mudahan dilanjutkan oleh Pak Arifin dan Pak Akbari, sebagai calon Walikota dan wakil walikota Banjarmasin,” ungkap Hasnur, yang datang bersama istrinya, drg. Ellyana Trisya Hasnuryadi.

    Sebagai calon Wakil Gubernur, kata Bang Hasnur sapaan akrab Hasnuryadi Sulaiman, ia ingin bersilaturahmi dan memohon doa. Ia juga berharap seribu ustadz-ustadzah yang hadir memberikan dukungan kepada mereka.

    “Apalagi, kami dengan Pak Arifin dan Pak Akbari sama-sama memiliki nomor urut satu, sehingga mudah untuk diingat nanti di TPS,” ujarnya.

    Baca Juga : Disambut Antusias, Paslon Nomor Urut 1 Muhidin-Hasnur dan Arifin-Akbari Gelar Silaturahmi Bersama Ustad-Ustadzah Banjarmasin

    Baca Juga : Penasehat Klub Panjat Tebing KHSC Apresiasi Atlet Panjat Kelompok Umur Kalsel

    Selain itu, kata Hasnur, program kerja mereka juga hampir mirip, di mana di antaranya adalah perhatian terhadap pesantren modern, pendidikan, termasuk kesejahteraan para ustadz dan ustadzah.

    “Mudah-mudahan nanti ke depan juga akan ada fasilitas olahraga. Karena tadi kami dengar di program Pak Arifin dan Pak Akbari ada program Banjarmasin Baru yang membangun fasilitas olahraga. Mudah-mudahan ini akan cepat terealisasi. Kami sangat berharap Barito Putera utamanya dan olahraga lainnya mendapatkan dukungan sepenuhnya dari pemerintah.

    Menurut Banga Hasnur yang juga merupakan CEO PS Barito Putera, minimnya lapangan olahraga yang layak sedikit banyaknya akan berpengaruh terhadap prestasi atlet.

    “Iya, itu menjadi hal yang paling utama. Bagaimana kita bisa menyiapkan atlet-atlet kita, kalau sarana dan prasarananya tidak standard. Pengaruhnya, pertama bisa mudah cidera. Kedua, berpengaruh kepada upaya peningkatan skill dan kemampuannya. Karena kenyamanan atlit sangat kita perhatikan, karena akan mempengaruhi mental dalam pertandingan.

    Dalam kegiatan itu, beberapa punggawa Barito Putera juga turut hadir di tengah-tengah undangan yang hadir. Tentu momen ini tak disia-siakan para undangan untuk berfoto dengan pemain Laskar Antasari.

    “Kami ingin seribu ustadz dan ustadzah di sini mendoakan kami, mudah-mudahan doanya dikabulkan. Terutama kita semua selamat dunia akhirat. Dan Barito Putera cepat kembali bermain di sini dan membanggakan masyarakat banua Kalimantan Selatan tercinta,” imbuhnya.(restu)

    Editor : Amran

  • Paman Birin Pimpin Apel Disambut Haru dan Sukacita Pegawai Pemprov Kalsel

    Paman Birin Pimpin Apel Disambut Haru dan Sukacita Pegawai Pemprov Kalsel

    BANJARBARU, klikkalsel.com – Gubernur Kalsel Sahbirin Noor atau yang akrab disapa Paman Birin memimpin apel pagi di Kantor Gubernur Kalsel di Banjarbaru, Senin (11/11/2024).

    Kehadiran Paman Birin pun disambut penuh haru dan sukacita oleh ASN dan karyawan/karyawati lingkup Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Kalsel di Kantor Gubernur Kalsel.

    Saat memimpin apel, Paman Birin menyampaikan kepada ASN dan karyawan/karyawati lingkup Pemprov Kalsel bahwa dirinya ada di Banua.

    “Saya hari ini senang sekali melihat wajah-wajah Anda semua. Alhamdulilah, mudah-mudahan Allah Subhanahu wa ta’ala selalu memberikan keselamatan kepada kita semua dan Banua kita menjadi baldatun thayyibatun wa rabbun ghofur,” tuturnya.

    Selain itu, Paman Birin menitip pesan kepada semua pegawai agar tetap bekerja dengan penuh semangat, turut mensukseskan ketahanan pangan serta selalu menjalin sinergitas dengan kabupaten/kota se-Kalsel. Paman Birin juga menegaskan, bahwa dirinya selama ini ada di Banua.

    “Dapat disampaikan ini kesempatan yang paling berharga. Saya ada,” imbuhnya.

    Baca Juga Emak-emak Antusias Ikuti MH Care Bersama Gerakan Perempuan Sahabat Muhidin Hasnur

    Baca Juga Paman Birin Gugat Prapradilan KPK di PN Jaksel,Tessa: Silakan!

    Sebelum mengakhiri sambutan apel, Paman Birin kembali memanjat doa agar selalu diberikan keselamatan dan kemudahan.

    “Sekali lagi, kita berdoa semoga kita semua, rakyat kita, Banua kita diselamatkan oleh Allah Subhanahu wa ta’ala, Amin Ya Rabbal Alamin,” doa Paman Birin.

    Gubernur Kalsel Sahbirin Noor menegaskan Pemprov Kalsel mendukung penuh program ketahanan pangan yang digagas Presiden Prabowo Subianto.

    Selepas apel itu, Paman Birin menyempatkan bersalaman dengan semua ASN dan karyawan/karyawati. Rasa haru dan tangis pun menyertai semua pegawai.

    “Sehat, sehat Paman. Alhamdulilah, sehat Paman,” ungkap seorang pegawai yang tak kuasa menahan tangis.

    Untuk diketahui, Paman Birin sempat tidak diketahui keberadaannya pasca operasi tangkap tangan (OTT) KPK terkait kasus suap di lingkungan Pemprov Kalsel pada 6 Oktober lalu.

    Kemudian KPK melakukan pendalaman usai OTT. Hasilnya Gubernur Kalsel itu pun ditetapkan sebagai tersangka. Berikut ini daftar tersangka yang diumumkan KPK dalam kasus tersebut.

    Tersangka penerima
    1. Sahbirin Noor (SHB) selaku Gubernur Kalimantan Selatan
    2. Ahmad Solhan (SOL) selaku Kadis PUPR Kalimantan Selatan
    3. Yulianti Erynah (YUL) selaku Kabid Cipta Karya sekaligus PPK PUPR Kalsel
    4. Ahmad (AMD) selaku pengurus Rumah Tahfidz Darussalam yang diduga pengepul fee
    5. Agustya Febry Andrean (FEB) selaku Plt Kepala Bag Rumah Tangga Gubernur Kalimantan Selatan

    Tersangka pemberi
    1. Sugeng Wahyudi (YUD) selaku pihak swasta
    2. Andi Susanto (AND) selaku pihak swasta

    Atas penetapan tersangka tersebut, Gubernur Kalsel Sahbirin Noor melalui kuasa hukumnya Agus Sudjatmoko mengajukan pra peradilan ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

    Dia menyebut penetapan tersangka kepada Paman Birin tidak masuk akal karena Sprindik dan SPDP terbit pada 7 Oktober 2024, sehari setelah KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT).

    KPK tidak memberi kesempatan kepada kliennya untuk membuktikan ketidakterlibatannya dalam dugaan korupsi di lingkungan Pemerintah Kalsel. Dia juga menyebut pada saat OTT, Paman Birin tidak di lokasi. (rizqon)

    Editor: Abadi

  • Dikeroyok 4 Teman Sekolahnya, Siswa SMK di Banjarmasin Dilarikan ke Rumah Sakit

    Dikeroyok 4 Teman Sekolahnya, Siswa SMK di Banjarmasin Dilarikan ke Rumah Sakit

    BANJARMASIN, klikkalsel.com – Seorang siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kota Banjarmasin berinisial ZRF (17) dilarikan ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Ulin Banjarmasin lantaran diduga menjadi korban pengeroyokan teman sekolahnya, Jumat (8/11/2024).

    Informasi dihimpun salah satu temannya berinisial Ey (17) mengatakan kejadian tersebut saat acara ulang tahun sekolah sekitar pukul 14.00 Wita.

    “Kejadiannya setelah salat Jumat tadi, saat acara ulang tahun sekolah,” ucapnya.

    E menjelaskan, korban diduga dikeroyok sebanyak lebih dari 4 siswa SMK tersebut.

    “Awalnya ini saya melihat dari ujung kelas ada yang berkelahi di tengah lapangan, lalu aku samperin ternyata teman saya,” katanya.

    Kemudian, dirinya pun langsung menarik si korban dari pengeroyokan tersebut. Namun, salah satu pelaku menghalanginya.

    “ZRF saya tarik, kemudian saya tanya kenapa dikeroyok. Salah satu dari 4 pelaku itu bilang jangan ikut campur urusan kita,” jelasnya.

    Baca Juga : Menteri AHY Selamatkan Potensi Kerugian hingga Rp183 Miliar dari Dua Kasus Pertanahan di Kabupaten Bekasi

    Baca Juga : Tiga Proyek PU Kalsel Terkait OTT KPK Putus Kontrak Secara Hukum

    Tak berselang lama, sejumlah guru datang untuk melerai perkelahian itu dan meminta untuk berbaikan.

    “Datang para guru mengehali mereka. Setelah itu salah satu pelaku tidak mau baikan sama korban, lalu ZRF ini ditendang lagi oleh para pelaku,” ungkapnya.

    Usai menendang korban, para guru langsung bergerak dan menyuruh bubar untuk tidak ada perkelahian lagi.

    “Korban, dibawa ke depan kelasnya, ternyata disamperin lagi oleh 4 pelaku ini dan langsung diseret ke dalam kelas hingga dipukuli lagi ZRFnya,” imbuhnya..

    Sehingga korban dikeroyok oleh para pelaku dengan 4 lokasi yang berbeda. “Ada empat posisi yang berbeda yakni di kantin, kelas, lapangan basket, dan parkiran,” cetusnya.

    Dalam pengeroyokan itu, korban mengalami luka luka hingga dilarikan ke rumah sakit.

    “Mata bengkak, hidungnya robek, dan di leher juga ada tadi lebam,” katanya.

    Setelah korban di larikan ke rumah sakit, Eby menyebutkan awal pengeroyokan tersebut diduga ZFR mengejek salah satu pelaku.

    “Salah satu pelaku bilang, korban itu menjelekan keluarganya, soalnya pelaku dengar dari orang juga dan langsung samperin ZFR dan melakukan pengeroyokan,” ujarnya.

    Sementara itu, Ida (44) orangtua korban mengatakan kalau anaknya sempat dilarikan ke rumah sakit Bhayangkara yang kemudian dirujuk ke IGD RSUD Ulin Banjarmasin.

    Bahkan dirinya sangat menyesalkan hal tersebut terjadi di sekolah dan berharap pihak sekolah bisa cepat meluruskan permasalahan tersebut.

    “Saya sementara ini perasaan masih campur aduk, apa benar anak saya seperti itu dengan teman-temanya, walaupun benar kenapa sampai dihajar seperti itu,” pungkasnya. (airlangga)

    Editor: Abadi