Kategori: Advertorial

  • Promosi Sasirangan Lokal, Dinas Koperasi UMKM dan Industri Balangan Gelar Lomba Desain Sasirangan

    Promosi Sasirangan Lokal, Dinas Koperasi UMKM dan Industri Balangan Gelar Lomba Desain Sasirangan

    PARINGIN, klikkalsel.com – Puluhan peserta dari beberapa kecamatan mengikuti lomba desain sasirangan Dinas Koperasi UMKM dan Industri Kabupaten Balangan menggelar di Aula Gedung Sanggam Balangan, Rabu (27/8/2020).
    Peserta lomba menampilkan berbagai motif sasirangan dengan pewarnaan yang bermacam-macam pula. Bahkan keberanian warna dan penempatan motif menjadi penilaian dalam lomba tersebut.
    Kepala Dinas Koperasi UMKM dan Perindustrian Kabupaten Balangan, Listiani mengatakan, lomba kali ini adalah untuk mengembangkan kemampuan sekaligus promosi sasirangan di Balangan, dengan tema Pesona Balangan.
    Baca juga : Pemberdayaan KeluargaPeringati HKG PKK ke-48, Bupati Beri Petuah Kembali ke Roh Wadah
    “Dimana kreativitas pada motif menunjukan ragam Balangan,” imbuhnya.
    Ia menyebutkan, penempatan motif juga harus memperhatikan ketika dijadikan pakaian. Sehingga motif yang dibuat bisa semakin memukau saat disulap menjadi baju, rok ataupun celana.
    Tak hanya itu, Listiani juga menjelaskan program ini bagian dari pembinaan terhadap pengrajin sasirang, agar dapat menjadi program unggulan setiap tahunnya.
    “Kami sedang mencoba membuat sentral sasirangan. Tapi sebelum itu kami memberikan pelatihan, pembinaan dan promosi,” ucap dia.
    Melalui materi pembelajaran yang diberikan oleh pihak ketiga, ia berharap adanya peningkatan terhadap pengrajin di Balangan.
    “Saya juga berharap, baik warga maupun jajaran SKPD di Balangan mulai memberdayakan pengrajin sasirangan yang ada. Sehingga apabila dibutuhkan kain sasirangan, maka membelinya juga pada pengrajin yang ada di Balangan,” katanya.
    Melalui kegiatan ini, ia yakin mampu membantu dan menjalankan visi misi Bupati Balangan H Ansharuddin, yakni perihal ekonomi kerakyatan.
    “Mudah-mudahan ini akan membawa kesejahteraan yang lebih bagi para pengrajin sasirangan di Balangan, ” ucapnya.
    Pada kesempatan itu pula, promosi terhadap sasirangan yang dipamerkan juga menjadi ajang penting. Terlebih, ada nama dan nomor telepon yang bisa dihubungi untuk pemesanan.
    Selain itu, Listiani juga mendatangkan juri handal, yakni seorang desainer yang sudah ternama. Serta ada pula juri dari beberapa organisasi perempuan yang ada di Balangan. (adv/fitri)
    Editor : Akhmad
  • Peringati HKG PKK ke-48, Bupati Beri Petuah Kembali ke Roh Wadah Pemberdayaan Keluarga

    Peringati HKG PKK ke-48, Bupati Beri Petuah Kembali ke Roh Wadah Pemberdayaan Keluarga

    PARINGIN, klikkalsel.com – Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Balangan peringati Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-48, di Aula Benteng Tundakan Sekretariat Daerah Kabupaten Balangan, Rabu (26/8/2020).

    Kegiatan Ketua TP PKK Balangan Hj Nursidah Ansharuddin dan Bupati Balangan H Ansharuddin.

    Dalam sambutannya, Ketua TP PKK Balangan Hj Nursidah Ansharuddin menyampaikan, agar TP PKK kembali kepada tujuan utama yaitu sebagai penggerak masyarakat untuk memberdayakan keluarga yang artinya keluargalah yang harus menjadi fokus perhatian karena keluarga merupakan unit terkecil masyarakat .

    “Melalui HKG PKK ke 48, keluarga harus menjadi fokus perhatian hingga merasakan dampak dari kegiatan yang dilkasanakan oleh PKK ini harus melekat dalam hati sanubari kita semua sebagai keluarga besar gerakan PKK ini harus menjadi tekad bersama,” ucap nya.

    Atas dasar tekat kebersamaan itulah, lanjut dia, maka dalam rangkaian acara peringatan Hari Kesatuan gerak PKK penyelenggaraannya harus menyatu dengan masyarakat, sehingga acara PKK sebaiknya lokasinya pada satu tempat, di mana tempat itu masyarakat dapat melakukan interaksi sosial seraya mendapatkan pelayanan dasar seperti kesehatan, pendidikan maupun sosial.

    Kemudian, TP PKK juga harus mampu menjadi salah satu tempat untuk mendeteksi secara dini kasus stunting yang ada di wilayah itu.

    “Inilah yang harus kita sadari bersama, bahwa gerakan PKK itu sesungguhnya merupakan potensi pembangunan bagi Bangsa Indonesia,” ungkapnya.

    Nursidah berpesan kepada seluh kader PKK agar terus semangat dan motivasi untuk Indonesia maju dengan Bakti nyata serta bekerja tanpa pamrih dan kreativitas untuk kelangsungan program-program PKK dengan garis kebijakan program pemerintah.

    Di kesempatan yang sama, Bupati Balangan H Ansharuddin menyampaikan aprisiasin karna PKK memiliki peran penting dalam memajukan Indonesia.

    “Roh nya TP PKK adalah pemberdayakan keluarga, untuk itu saya harap TP PKK terus mengembangkan kreativitas dalam pemberdayaan keluarga,” ucap Bupati.

    Ia juga menyampaikan, TPP KK adalah mitra kerja pemerintah yang mampu menjadi pelopor dan pembaharu yang inspiratif yang berguna bagi masyarakat yanf bekerja tanpa pamrih

    Sedangkan terkait pandemi covid-19, Bupati mengingatkan tentang ketahanan pangan dalam menghadapai situasi pandemi.

    “Sama sama kita mengajak masyarakat agar terus menerapkan protokol kesehatan, dan memberi contoh hidup sehat kepada masyarakat,”pesan lnya.

    Dalam kegiatan itu dilakukan pemotongan tumpeng oleh Bupati H Ansharuddin untuk diserahkan kepada Ketua TP PKK Hj Ansharuddin yang disaksikan seluruh anggota TP PKK Kabupaten Balangan. (adv/fitri)

    Editor : Akhmad

  • Bupati Usulkan Raperda Perubahan APBD 2020 ke DPRD Balangan

    Bupati Usulkan Raperda Perubahan APBD 2020 ke DPRD Balangan

    PARINGIN, klikkalsel.com – Bupati Balangan Ansharuddin, Senin (24/8/2020) menyampaikan rancangan perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Balangan tahun 2020.
    Penyampaian tersebut dilakukan pada rapat paripurna yang digelar DPRD Balangan, dipimpin Ketua DPRD Balangan Ahsani Fauzan, dan dihadiri oleh anggota serta jajaran pejabat lingkup Pemkab Balangan.
    Pada kesempatan ini, Ansharuddin menyampaikan penjelasan ringkas atas Raperda tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Balangan tahun anggaran 2020.
    Baca Juga : Dampak Proyek Gedung Bakeuda, Dinas PUPR Banjarmasin Siap Bertanggung Jawab
    Penyusunan Raperda ini, kata dia, berpedoman pada sistem pengelolaan keuangan daerah, bermuara pada tuntutan efektivitas pelaksanaan kegiatan dalam rangka pencapaian program, dan efisiensi penggunaan anggaran.
    “Itu berarti kita semua dituntut untuk fokus pada pencapaian sasaran pelaksanaan dan tujuan. Sejak dari awal, perencanaan tahunan yang dilakukan melalui usulan anggaran oleh masing-masing SKPD sudah diharuskan memasukkan kaitan logis antara anggaran dengan indikator, ukuran, target kinerja pelaksanaan, kegiatan dan program,” paparnya.
    Sehingga, lanjutnya, ukuran keberhasilan suatu kegiatan dan program adalah sejauh mana pencapaian atau kesesuaian antara target kinerja dengan hasil yang dicapai.
    Ia menegaskan, ukuran keberhasilan sama sekali tidak terletak pada besarnya penyerapan atau realisasi anggaran, melainkan pada sejauh mana efektivitas pelaksanaan kegiatan pencapaian target kinerja dengan penggunaan anggaran secara efisien dan dapat dipertanggungjawabkan.
    Oleh karena itu, terangnya, upaya pencapaian hasil kerja (output) dari alokasi biaya (input) yang ditetapkan melalui satu dan/atau serangkaian program/kegiatan yang terukur dan dengan biaya yang wajar dalam rangka pencapaian sasaran, merupakan hal yang utama.
    “Karena, sasaran dibuat sebagai penjabaran dari maksud keberadaan pemerintahan daerah sebagai perwujudan dari penyelenggaraan pelayanan publik dan implementasi prinsip-prinsip dari, oleh, dan untuk masyarakat,” tegasnya.
    Baca Juga : Perumahan Elit Terdampak Pembangunan Kantor Bakeuda, Pemko Minta Maaf
    Sebagaimana diketahui bersama, kata dia, saat ini pemerintah masih dihadapkan pada situasi dan kondisi pencegahan penyebaran dan percepatan penanganan dampak pandemi Covid-19.
    Pandemi yang ditetapkan sebagai bencana nasional ini telah mempengaruhi tiga sektor kebijakan keuangan, yakni pendapatan, belanja dan kebijakan pembiayaan, baik pusat maupun daerah, dan berimplikasi terhadap pergeseran anggaran dan penyesuaian APBD tahun 2020.
    Di Kabupaten Balangan, pergeseran dan penyesuaian tersebut berjalan melalui perubahan peraturan bupati tentang penjabaran APBD tahun anggaran 2020 yang selanjutnya ditampung dalam PPAS perubahan APBD sebagai dasar penyusunan perubahan APBD tahun anggaran 2020.
    Disampaikan Ansharuddin, dibandingkan dengan anggaran awal atau anggaran murni, rancangan APBD tahun anggaran 2020 setelah perubahan mengalami kenaikan pada pos belanja, namun terjadi sedikit penurunan pada pos pendapatan.
    Pendapatan daerah dianggarkan sebesar Rp1.146.964.223.358,00 atau turun 0,19 persen dari anggaran awal. Belanja daerah dapat dianggarkan sebesar Rp1.464.304.956.033,75 atau naik 17 persen dari anggaran awal.
    Baca Juga : Gara-gara Ucap Tatib Sama Al-Quran, Sukhro Diminta Istighfar
    Pada pos penerimaan, pembiayaan dapat dianggarkan naik hingga 209,97 persen menjadi Rp317.340.732.675,75. Sehingga mampu menutupi defisit atau selisih antara pendapatan dan belanja.
    “Dalam rancangan perubahan ini kita melihat bahwa perubahan anggaran ternyata tidak selalu naik. Bahkan, kali ini pendapatan kita turun. Lebih luas lagi, penurunan pendapatan ini menunjukkan situasi keuangan yang sedang mengalami masalah, baik di daerah maupun di pusat,” tandasnya. (adv/fitri)
    Editor : Akhmad
  • Hasil Panen Padi di Batola Akan Penuhi Target Pemerintah Pusat

    Hasil Panen Padi di Batola Akan Penuhi Target Pemerintah Pusat

    MARABAHAN, klikkalsel.com – Hasil panen yang cukup baik di Handil Kusi, Desa Anjir Serapat Lama, Kecamatan Anjir Muara, Barito Kuala (Batola), turut dirasakan Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor.
    Gubenur Kalsel H Sahbirin Noor juga mengajak masyarakat di Handil Kusi untuk bersyukur karena hasil panen dari para pertani bisa memenuhi target dari pemerintah pusat.
    “Panen tahun ini diperkirakan akan dapat memenuhi target pemerintah pusat yaitu 1,7 juta ton gabah kering giling, dan sampai Agustus ini total panen padi kita sudah 1,2 juta ton gabah,” tutur H Sahbirin Noor, karib disapa Paman Birin, Minggu (23/8/2020).
    Selain itu, Gubernur Kalsel juga berharap ada sinergi pemerintah provinsi dan kabupaten berjalan baik sehingga dapat lebih meningkatkan pertanian.
    “Kabupaten Batola tahun 2020 ini mendapatkan program Serasi 50 ribu hektar semoga pertanian Batola lebih maju lagi,” ucapnya.
    Sementara Wakil Bupati Batola, H Rahmadian Noor salut dengan kehadiran Paman Birin yang dikenal merakyat.
    “Batola adalah kabupaten yang paling sering dikunjungi Paman Birin, terima kasih atas kesediaan Gubernur Kalsel berkunjung ke berbagai desa,” katanya.
    Sementara selain menghadiri panen raya di Batola, Ketua PKK Provinsi Kalsel Hj Raudatul Jannah, juga membagikan masker secara simbolis kepada warga.
    “Pembagian masker merupakan bagian dari program gebrak masker yang diinisiasi Ketua PKK Kalsel bekerjasama PKK Pusat dan PKK Kabupaten Kota,” katannya.(azka/adv)
    Editor : Amran
  • Angka Kesembuhan Covid-19 di Kalsel Terus Bertambah, Paman Birin Imbau Masyarakat Terus Jaga Kesehatan

    Angka Kesembuhan Covid-19 di Kalsel Terus Bertambah, Paman Birin Imbau Masyarakat Terus Jaga Kesehatan

    BANJARBARU, klikkalsel.com – Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah bekerja keras dalam penanganan wabah virus Corona (Covid-19) di Kalsel.
    “Saya ucapkan terima kasih kepada anggota gugus tugas provinsi maupun kabupaten/kota serta khususnya tenaga medis sehingga saat ini jumlah angka sembuh di Kalsel terus bertambah,” kata Sahbirin Noor, Minggu (23/8/2020).
    Selaku Ketua Gugus Tugas Provinsi Kalsel, Sahbirin Noor juga bersyukur atas banyaknya pasien yang sembuh. Ia juga berpesan agar pasien yang sembuh terus menerapkan protokol kesehatan.
    “Mencegah lebih baik daripada mengobati, jadi saling ingatkan satu sama lain, pian berataan sampaikan juga pentingnya pola hidup sehat dan bersih dalam mencegah penularan virus corona,”ucap Sahbirin Noor atau yang akrab di sapa Paman Birin.
    Berdasarkan Data Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 Kalsel Minggu (23/8/2020), total jumlah pasien yang sembuh lebih banyak dari orang yang terpapar Covid-19 sebanyak 54.21 orang. Sedangkan angka persentasi kesembuhan di Kalsel 69,70 persen.
    Peningkatan kasus sembuh tak lepas dari peningkatan upaya treatment oleh Pemprov Kalsel melalui karantina serta bantuan segenap komponen dan gugus tugas kabupaten/kota.
    Sementara total kasus positif Covid-19 hingga hari ini, positif Covid-19 sebanyak 81orang dengan total mencapai 7.778 kasus. Sedangkan jumlah positif Covid yang sedang menjalani perawatan sebanyak 2.022 orang.
    Sementara kasus meninggal 1 orang berasal dari Balangan (Pada Tangga 16 Agustus).(azka/adv)
    Editor : Amran
  • Paman Birin Memanen Langsung Padi dengan Mesin Combine Harvest

    Paman Birin Memanen Langsung Padi dengan Mesin Combine Harvest

    BANJAR, klikkalsel.com – Seluas 600 hektar areal persawahan Desa Tajau Landung Kecamatan Sei Tabuk, Kabupaten Banjar dipanen langsung oleh Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor dengan mengoperasikan mesin combine harvest.
    H Sahbirin Noor mengatakan, meski ditengah pendemi, namun produksi pertanian di Kalimantan Selatan tak terdampak oleh situasi wabah Covid-19.
    “Alhamdulilah target produksi pertanian di Kalsel tak berdampak oleh wabah Covid, Mudahan pertanian kita terus berkembang sehingga para petani makin sejahtera,” kata H Sahbirin Noor atau yang akrab di sapa Paman Birin. Kamis (20/8/2020) siang.
    Sementara Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) Provinsi Kalsel, Syamsir Rahman mengatakan Kalsel memiliki targer produksi sebesar 1,7 juta ton beras di tahun 2020.
    “Sekarang bulan Agustus dan panen sudah mencapai 1 juta ton beras, tinggal ditargetkan 700 ribu ton lagi hasil panen pada akhir tahun nanti,” kata Syamsir.
    Ia juga menambahkan, untuk mendukung panen padi tahun ini, atas arahan Gubernur Kalsel Paman Birin, Dinas TPH sudah membantu mesin combine harvest kepada kelompok tani di berbagai daerah serta bantuan Alsintan lainnya.
    “Kita juga sudah mengusulkan bantuan mobil combine harvest ke pusat sebanyak 10 unit untuk mendukung produksi beras Kalsel,” tambah Syamsir.
    Sementara salah satu tokoh Masyarakat Desa Tajau Landung Supian mengungkapkan rasa terima ksasih kepada Pemprov Kalsel dimana jalan sudah mulai di Aspal.
    “Terima kasih Paman Birin dengan jalan sudah diaspal ini hasil Pertanian warga sekitar mudah dijual, bahkan banyak yang datang ke sini untuk membeli langsung,” kata Supian.
    Hal yang sama juga dikatakan Abdullah, ada 200 hektar lahan yang masih kosong atau belum digarap di Desa Tajau Landung.
    Karena itu ia berharap dinas terkait dapat mencarikan  solusi agar masyarakat dapat memanfaatkan lahan nganggur tersebut.
    “Kami berharap Pemprov Kalsel juga memberikan solusi diantarannya mengeruk sungai untuk menambah pengairan persawahan di Tajau Landung ini,” ucap Abdullah.(azka/adv)
    Editor : Amran
  • Main Mobile Legends Bisa Dapat Motor

    Main Mobile Legends Bisa Dapat Motor

    JAKARTA, klikkalsel.com – Yamaha Generasi 125 E-Sport Competition (YGEC) 2020 merupakan ajang kompetisi E-sport yang dapat diikuti oleh semua kalangan untuk menguji kemampuan dalam bidang olahraga digital.
    Dengan mengikuti YGEC 2020 ini, peserta berkesempatan menang banyak dan bisa membawa pulang Yamaha FreeGo serta beragam hadiah menarik lainnya.
    Pendaftaran kompetisi YGEC 2020 dimulai dari tanggal 17 Agustus 2020 hingga 6 September 2020. Jadwal pertandingan akan dilaksanakan dari tanggal 11 – 13 September 2020.
    “Melihat antusiasme masyarakat Indonesia terhadap e-sport terutama bagi para generasi muda, maka Yamaha mengadakan E-sport Competition yang dapat diikuti secara gratis, sebagai bentuk dukungan agar bisa menjadi wadah positif bagi generasi muda Indonesia,” ungkap Yordan Satriadi selaku Deputi GM Marketing PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing.
    Baca Juga : PAD APBD-P 2020 Ditarget Naik Rp15 Miliar
    E-sport merupakan salah satu bidang olahraga digital, yang semakin digemari oleh masyarakat Indonesia khususnya para generasi muda. Melalui YGEC 2020, Yamaha mengajak para penggemar e-sport khususnya #Generasi125 untuk ikut berpartisipasi dan berkesempatan menjadi generasi #MenangBanyak dengan MABAR (Main Bareng) Mobile Legends. Selain mendapatkan kesenangan dan pengalaman baru, kalian juga berkesempatan mendapatkan 1 (satu) unit motor dan uang tunai. Berikut kategori pemenang dan hadiah yang dapat diperoleh melalui YGEC 2020 ini :
        – Juara 1 : Yamaha FreeGo STD
        – Juara 2 : Uang tunai senilai Rp 3.000.000
        – Juara 3 : Uang tunai senilai Rp 2.000.000
        – MVP : Uang Tunai senilai Rp 1.000.000
    Tidak hanya hadiah yang menarik, para generasi 125 semakin #MenangBanyak karena pendaftaran YGEC 2020 ini tidak dipungut biaya alias gratis.
    Syarat pendaftaran YGEC 2020 sangat mudah, dimana dalam 1 tim beranggotakan minimal 5 orang dengan level game minimal Epic. Mode permainan yang digunakan custom-draft pick. Para peserta tidak diperbolehkan menggunakan Cheat / Third party Program apapun dan wajib mengikuti seluruh aturan turnamen yang berlaku. Pengumuman pemenang akan ditampilkan pada Instagram Generasi 125 Yamaha (@generasi125yamaha) dan akan dihubungi melalui email generasi125esport@yamaha-motor.co.id.
    Ayo Mabar #MenangBanyak, Main Game dapat Motor! Daftarkan tim kalian melalui link https://www.indoesports.com/YGEC2020 dan jadilah generasi #menangbanyak melalui Yamaha Generasi 125 E-Sport Competition (YGEC) 2020! Untuk update informasi selengkapnya dapat dilihat melalui Instagram Generasi 125 Yamaha (@generasi125yamaha).(adv/ganang)
  • Lomba Ketangkasan Dalam Rangka HUT RI Sekaligus BPBD Balangan

    Lomba Ketangkasan Dalam Rangka HUT RI Sekaligus BPBD Balangan

    PARINGIN, klikkalsel.com – Rayakan Dirgahayu Republik Indonesia ke-75, sekaligus Hari Jadi BPBD Kabupaten Balangan ke-6, BPBD Balangan gelar kegiatan lomba dan syukuran atas pencapaian tersebut, Selasa (18/8/2020).
    Berbagai rangkaian acara digelar untuk memeriahkan hari jadi. Bahkan kali ini, TRC BPBD Balangan terlibat langsung dalam kegiatan, sebagai peserta lomba.
    Beberapa lomba yang digelar yakni ketangkasan alkon, futsal mengenakan daster, tarik tambang, lari karung, makan kerupuk, makan telur dan memasukan pulpen ke dalam botol.

    Kepala BPBD Balangan, Alive Yoesfah Love menerangkan, tepat di Hari Jadi BPBD Balangan dan masih nuansa kemerdekaan menjadi moment silaturahmi TRC dan jajaran pejabat di wilayah Pemkab Balangan. Terutama Bupati Balangan, Ansharuddin.
    Selain itu, pada kesempatan yang sama walau berbentuk perlombaan, ketangkasan fisik para TRC pun terlatih, serta dapat melihat sebatas mana kemampuan mereka dalam penanganan bencana. Khususnya kebakaran.
    Tak kalah penting sebut Alive, perkembangan program BPBD saat ini juga akan ditingkatkan. Hal itu tujuannya yakni untuk mencegah atau mengurangi indeks bencana di Balangan.
    Dikesempatan yang sama, Bupati Balangan, Ansharuddin menyampaikan ucapan selamat atas pencapaian dari BPBD Balangan hingga sekarang. Sebutnya BPBD Balangan sangat berperan serta dalam hal penanggulangan bencana di Balangan. Baik bencana banjir, kebakaran, tanah longsor dan bencana alam lainnya.
    Perlombaan ketangkasan yang digelar pun sebut Bupati secara tidak langsung membuat fisik anggota terlatih dan memiliki skill yang tepat untuk menanggulangi bencana nantinya.
    Lebih lanjut, pimpinan wilayah berjuluk Bumi Sanggam ini juga berharap peran BPBD semakin meningkat. Terutama dalam membantu dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.
    Sementara itu, kemeriahan lomba di Hari Jadi BPBD Balangan nampak terasa. Sejumlah tim bersaing secara sportif dalam menjadi juara dan menampilkan kemampuan mereka. (adv/fitri)
    Editor : Akhmad
  • Gubernur Tegaskan Anggaran Covid Harus Efektif dan Efisien

    Gubernur Tegaskan Anggaran Covid Harus Efektif dan Efisien

    BANJARBARU, klikkalsel.com – Penanganan anggaran Covid-19 di Kalsel diharapkan bisa digunakan secara efektif dan efisien sehingga upaya memutus penyebaran wabah ini bisa berjalan dengan baik.
    Gubernur Kalimantan Selatan, H Sahbirin Noor akan mengalokasikan dana tambahan untuk penanganan Covid-19 apabila memang diperlukan.
    Dana alokasi awal anggaran Covid di APBD Kalsel disiaplkan senilai Rp200 milyar dengan dana cadangan disiapkan Rp180 milyar, sehingga total Rp380 milyar. Dana tersebut akan di keluarkan apabila temuan kasus Covid-19 belum juga melandai hingga Desember 2020.
    Sementara perkiraan anggaran penanganan Covid Kalsel hingga Desember 2020 sekitar Rp464,6 milyar. Selisih antara alokasi awal dan perkiraan dana penanganan hingga Desember 2020 senilai Rp84,6 milyar atau terjadi defisit anggaran.
    “Untuk menutup defisit anggaran tersebut akan kita lakukan efisiensi anggaran penanganan Covid serta mengambil sumber pendanaan dari realokasi kegiatan yang bisa ditunda pada tahun anggaran 2020. Dan ini menjadi penekanan dan arahan langsung Gubernur Paman Birin,” ucap Roy Rizali Anwar, Plt Kepala BPBD Provinsi Kalsel.
    Selain itu, defisit anggaran juga akan ditambal dengan sumber pendanaan di luar APBD, yaitu APBN dan pihak ketiga atau swasta.
    “Untuk memaksimalkan anggaran yang ada, Pemprov melalui Gugus Tugas Provinsi terus memacu upaya memutus mata rantai penularan Covid dengan melakukan 3T (tracking, tracing dan testing) secara masif dan penerapan disiplin protokol kesehatan,” kata Roy.
    Target Gugus Tugas Covid-19 Kalsel, angka positif Covid mulai melandai pada September 2020 setelah swab masif 10 ribu spesimen Bulan Agustus ini.
    “Jadi seandainya wabah Covid belum juga melandai sampai Bulan September ini, maka otomatis perlu anggaran tambahan dari yang sudah tersedia,” ujar Roy.
    Namun sesuai arahan Ketua Gugus Tugas, yaitu Gubernur Kalsel Paman Birin, Pemprov berkomitmen penuh menuntaskan penanganan Covid dengan dukungan dana APBD provinsi.
    “Gubernur Kalsel berkomitmen untuk mengerahkan seluruh sumber daya yang ada dalam penanganan Covid, termasuk komitmen dukungan anggaran,” ujar Roy.
    Masalah dana Covid juga sudah dibahas dengan badan anggaran di DPRD Kalsel.
    “Intinya apabila terjadi defisit, maka akan dilakukan efisiensi serta realokasi dari anggaran kegiatan lain di lingkup Pemprov Kalsel yang bisa ditunda. Paman Birin selaku Ketua Gugus Tugas berkomitmen menangani Covid-19 hingga tuntas,” terang Roy.(azka/adv)
    Editor : Amran
  • Data dari BPK, Kalsel Mampu Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

    Data dari BPK, Kalsel Mampu Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

    BANJARMASIN, klikkalsel.com – Kesejahteraan rakyat di Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) mampu ditingkatkan dibawah kepemimpinan H Sahbirin Noor bersama Rudy Resnawan.
    Angka peningkatan kesejahteraan tersbut disampaikan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) melaui berdasarkan data statistik pencapaiannya di atas rata rata nasional.
    Anggota VI Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) Prof Harry Azhar Aziz, selama tahun 2019, ada 4 indikator kesejahteraan yang meningkat di Kalsel, yaitu tingkat pengangguran, angka kemiskinan, gini ratio, dan pengendalian inflasi.
    Hal itu disampaikan Harry Azhar Azis saat memberikan sambutan pada acara Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan secara virtual, belum lama tadi.
    “Data BPS tahun 2019 indikator kesejahteraan meningkat yakni pertumbuhan ekonomi Kalsel pada triwulan I tahun 2020 tumbuh 5,68 persen. Ini menunjukan lebih tinggi dari pertumbuhan ekonomi nasional rata-rata 2,9 persen,” ucapnya.
    Baca Juga : Birin-Rudy, Berhasil Tekan Angka Kemiskinan di Kalsel
    Bahkan kata dia, tingkat pengangguran terbuka tahun 2019 di Kalsel sebesar 4,31 persen jauh lebih baik di rata rata nasional 5,28 persen.
    Sementara, tingkat kemiskinan tahun 2019, 4,55 persen. Ini juga jauh lebih baik dari rata-rata nasional 9,22 persen, angka gini ratio 0,334 lebih baik di banding nasional 0,380. Untuk indeks pembangunan manusia (IPM) sebesar 70,72 ini masih menunjukan angka yang masih rendah dibanding nasional 71,92.
    Sedangkan inflasi di Kalsel pada April tahun 2020 mencapai 1,49 persen jauh lebih baik dibanding nasional 2,60. Kondisi tersebut menunjukan pertumbuhan ekonomi di Kalsel memberikan dampak positif pada pengurangan kemiskinan, pengangguran, ketimpangan pendapatan.
    “Kami berharap tingkat kesejahteraan masyarakat dapat terus ditingkatkan,” katanya.
    Sementara itu Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor, mengucapkan terima kasih kepada segenap komponen masyarakat atas capaian pembangunan daerah. Paman Birin sapaan akrabnya berharap, kebersamaan dan sinergi terus dikembangkan dan dipupuk untuk mencapai Kalsel mapan dan sejahtera.
    Seperti diberitakan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) kembali berhasil mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), untuk ketujuh kali berturut turut sejak 2012. Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, kembali merekomendasikan opini WTP atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD), tahun anggaran 2019.
    Baca Juga : Sebelum Masa Jabatan Berakhir, Bupati Tala Ingin Seluruh Desa Tertib Administrasi
    Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan diserahkan secara virtual Anggota VI Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) Prof Harry Azhar Azis kepada Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor secara virtual, di Ruang Rapat Paripurna di DPRD Provinsi Kalsel.
    Anggota VI Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) Prof Harry Azhar Azis mengaku bersyukur karena telah merampungkan pemeriksanaan selama 2 bulan dalam kondisi pandemi dan dapat diserahkan hasilnya kepada Gubernur dan Ketua DPRD Kalsel.
    Perolehan opini WTP, berdasarkan penilaian profesional tim auditor, antara lain penyajian/penyusunan LKPD Kalsel berdasarkan Standar Akutansi Pemerintah (SAP) berbasis Akrual.
    “Dari hasil laporan pemeriksaan keuangan tahun 2019, BPK memberikan Opini Wajar Tanpa Pengecualian kepada pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan,” ucapnya.
    Menurutnya, opini ini merupakan yang ke tujuh kalinya berturut turut diraih Pemprov Kalsel. Dia menjelaskan predikat WTP sudah diterima Pemprov Kalsel sejak tahun 2013.
    Gubernur Kalimantan Selatan H Sahbirin Noor mengaku bersyukur atas perolehan WTP juga mengajak jajarannya agar mempertahankan opini tersebut.
    Orang nomor satu di jajaran Pemprov Kalsel itu bertekad memperbaiki kinerja jajaranya serta akan menindaklanjuti rekomendasi BPK terhadap LKPD 2019.
    Paman Birin mengucapkan terima kasih kepada jajarannya atas sinergitas dan kerja keras dalam upaya meningkatkan tata kelola keuangan daerah.
    Gubernur Kalsel juga secara khusus mengucapkan terima kasih atas pembinaan terukur lembaga pengawas eksternal pemerintah itu kepada satuan perangkat kerja daerah di insitusi pemda di Kalsel.(lipsus/klikkalsel)
    Editor : Amran