Kategori: Advertorial

  • Pelatihan Petugas SE2026 Resmi Dibuka, Bupati Tekankan Pentingnya Data Akurat untuk Kebijakan Pembangunan

    Pelatihan Petugas SE2026 Resmi Dibuka, Bupati Tekankan Pentingnya Data Akurat untuk Kebijakan Pembangunan

    BATULICIN, klikkalsel.com – Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif melalui Asisten Ekonomi dan Pembangunan Eryanto Rais membuka Pelatihan Petugas Lapangan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) Gelombang I Tahun 2026, Selasa (2/6/2026) di Batulicin.

    Bupati Andi Rudi Latif dalam sambutannya disampaikan Asisten Ekonomi dan Pembangunan Eryanto Rais mengatakan menyambut baik dan memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Badan Pusat Statistik Kabupaten Tanah Bumbu atas terselenggaranya kegiatan pelatihan ini sebagai bagian penting dari persiapan pelaksanaan Sensus Ekonomi Tahun 2026.

    Sensus Ekonomi 2026 merupakan kegiatan strategis nasional yang bertujuan untuk melakukan pendataan secara lengkap terhadap seluruh aktivitas ekonomi di Indonesia. Data yang dihasilkan nantinya akan menjadi landasan penting dalam penyusunan kebijakan pembangunan ekonomi, baik di tingkat nasional maupun daerah.

    Baca Juga : Peresmian Gedung Dialisis RSUD dr H Andi Abdurrahman Noor, Langkah Nyata Bupati Andi Rudi Latif Tingkatkan Layanan Kesehatan Masyarakat

    Baca Juga : Bupati Andi Rudi Latif Ingatkan Nilai Luhur Pancasila Bukan Sekadar Hiasan, Tapi Pedoman Kehidupan

    “Pelaksanaan Sensus Ekonomi merupakan upaya bersama untuk menghadirkan gambaran nyata kondisi ekonomi bangsa, termasuk potensi dan tantangan yang ada di Kabupaten Tanah Bumbu,” ujarnya.

    Data tersebut, kata Bupati akan menjadi referensi utama dalam merumuskan kebijakan yang tepat sasaran, mendorong investasi, meningkatkan daya saing daerah, serta memperkuat kesejahteraan masyarakat.

    Ia juga mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Tanah Bumbu, untuk turut serta mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026, dengan memberikan informasi yang benar dan lengkap kepada petugas.

    “Partisipasi aktif masyarakat sangat menentukan keberhasilan sensus ini,” sebutnya.

    Melalui data yang akurat dan berkualitas, maka Pemkab Tanah Bumbu akan mampu menyusun kebijakan pembangunan yang lebih efektif, inklusif, dan berkelanjutan demi mewujudkan Tanah Bumbu yang maju, makmur, dan beradab.(adv/rini)

  • Tekan Laju Inflasi, Disperindag Balangan Kembali Gelar Pasar Murah di Desa Pupuyuan

    Tekan Laju Inflasi, Disperindag Balangan Kembali Gelar Pasar Murah di Desa Pupuyuan

    BALANGAN, klikkalsel.com – Keseriusan pemerintah daerah dalam menekan laju inflasi dan menjaga stabilitas harga bahan pokok terus diwujudkan. Kali ini, Pemerintah Kabupaten Balangan melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) kembali menggelar pasar murah yang dipusatkan di Desa Pupuyuan, Kecamatan Lampihong, Kamis (4/6/2026).

    Pelaksanaan pasar murah ini disambut sangat antusias oleh masyarakat setempat. Sejak pagi, warga yang didominasi oleh ibu-ibu terlihat memadati lokasi kegiatan untuk memanfaatkan kesempatan membeli berbagai kebutuhan bahan pokok dengan harga yang jauh lebih miring dibandingkan harga pasaran.

    Berbagai komoditas esensial seperti beras, minyak goreng, gula pasir, telur, dan tepung disediakan oleh pemerintah dengan menggandeng sejumlah distributor lokal dan regional. Subsidi yang diberikan memungkinkan masyarakat untuk mengakses barang-barang tersebut dengan harga distributor atau harga yang telah ditekan oleh pemerintah.

    Staf Kemetrologian dan Stabilitas Harga Disperindag Kabupaten Balangan, Muhammad Iqbal Afriadi, mengatakan pasar murah ke-36 pada 2026 ini merupakan langkah strategis dan salah satu bentuk kepedulian pemerintah daerah dalam meringankan beban ekonomi masyarakat, khususnya dalam memenuhi kebutuhan dapur sehari-hari.

    Baca Juga : DKP3 Kabupaten Balangan Adakan Gerai Pangan Murah di Desa Jungkal

    Baca Juga : Pemkab Balangan Matangkan Pembangunan Jaringan Listrik Desa di 14 Titik

    “Program paar murah ini merupakan agenda rutin yang digelar di berbagai penjuru desa di Kabupaten Balangan guna memastikan daya beli masyarajat tetap terjaga dan inflasi daerah dapat terkendali,” katanya.

    Ia menambahkan kehadiran pasar murah di desa Papuyuan ini diharapkan dapat memberikan dampak langsung bagi peningkatan kesejahteraan warga, serta menjadi jaring pengaman sosial di tengah dinamika harga kebutuhan pokok saat ini. Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus melanjutkan dan memperluas jangkauan program ini agar manfaatnya dapat dirasakan merata oleh seluruh lapisan masyarakat di Bumi Sanggam.

    Kepada Desa Papuyuan, Abdul Sani,
    menyampaikan rasa syukur dan senang atas pelaksanaan pasar murah di wilayahnya. Menurutnya program tersebut sangat membantu meringankan beban belanja warganya untuk kebutuhan sehari-hari.

    “Mewakili masyarakat kami menyambut positif kegiatan dan senang yang dilakukan Disperindag dengan adanya pasar murah ini yang membantu meringankan beban ekonomi masyarakat kami,” ujarnya.

    Dia melanjutkan melihat antusias masyarakat yang sangat tinggi berbelanja di pasar murah dengan harga yang lebih rendah dari harga pasaran. Diharapkan semoga pasar murah ini hadir kembali di desanya.

    rfk/klik

  • Penutupan Lomba Imtaq Kepemudaan Kotabaru 2026 Berlangsung Meriah

    Penutupan Lomba Imtaq Kepemudaan Kotabaru 2026 Berlangsung Meriah

    KOTABARU, klikkalsel.com – Penutupan Lomba Peningkatan Iman dan Taqwa (Imtaq) Kepemudaan Kabupaten Kotabaru Tahun 2026 berlangsung meriah pada Rabu (3/6/2026) malam. Kegiatan ini menjadi puncak dari rangkaian lomba yang digelar selama lima hari, sejak 30 Mei hingga 3 Juni 2026.

    Acara penutupan dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Kotabaru Syairi Mukhlis yang mewakili Bupati H. Muhammad Rusli. Turut hadir Ketua TP PKK Suci Anisa Rusli, Ketua GOW Siti Hadijah, jajaran Forkopimda, para Asisten, Staf Ahli, Kepala SKPD, alim ulama, tokoh masyarakat, serta ratusan peserta dan tamu undangan.

    Dalam sambutannya, Wakil Bupati menegaskan bahwa kegiatan Imtaq memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi muda yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga kuat dalam nilai-nilai spiritual.

    “Melalui kegiatan ini, kita ingin melahirkan generasi muda yang berakhlak mulia, memiliki keimanan yang kuat, serta mampu berkontribusi positif bagi pembangunan daerah,” ujarnya.

    Ia juga memberikan apresiasi atas tingginya partisipasi peserta dari berbagai kecamatan yang menunjukkan semangat dalam memperdalam nilai-nilai keagamaan.

    Kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kotabaru ini merupakan bagian dari rangkaian Saijaan Expo Kotabaru Hebat Tahun 2026 dalam rangka memeriahkan Hari Jadi ke-76 Kabupaten Kotabaru. Sebanyak 137 peserta dari 15 kecamatan turut ambil bagian dalam berbagai cabang lomba, di antaranya adzan subuh, tilawah Al-Qur’an, fahmil Qur’an, syarhil Qur’an, serta ceramah agama.

    Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kotabaru, Kamaruddin, menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya berorientasi pada kompetisi, tetapi juga sebagai sarana pembinaan mental dan spiritual generasi muda.

    Baca Juga : Wagub Kalsel Hadiri pelantikan YJI Kotabaru: Dorong Penguatan Program Jantung Sehat

    Baca Juga : Bupati Kotabaru Letakkan Batu Pertama Pembangunan Empat Kantor SKPD di Sebelimbingan

    “Peserta terbaik nantinya akan dipersiapkan untuk mewakili Kabupaten Kotabaru di tingkat Provinsi Kalimantan Selatan,” jelasnya.

    Malam penutupan turut dimeriahkan dengan berbagai penampilan seni religi dari pelajar, seperti pembacaan puisi, fashion show busana muslim, serta tari Rudat yang sebelumnya meraih prestasi pada Festival Pesona Ramadan 2026.

    Pada kesempatan tersebut, panitia juga mengumumkan para pemenang lomba. Sejumlah peserta dari Kecamatan Pulau Sembilan berhasil meraih juara di beberapa cabang, termasuk adzan subuh dan ceramah agama.

    Wakil Bupati mengucapkan selamat kepada para pemenang sekaligus memberikan motivasi kepada seluruh peserta untuk terus mengasah kemampuan.

    “Kemenangan bukanlah tujuan akhir, tetapi proses belajar dan keberanian untuk tampil adalah hal yang paling utama,” katanya.

    Acara ditutup dengan penyerahan trofi dan piagam penghargaan kepada para pemenang serta perwakilan kecamatan. Suasana kebersamaan dan semangat persaudaraan terasa kental sepanjang kegiatan.

    Penutupan semakin semarak dengan penampilan spesial pelantun sholawat, Rindu Muhammad bersama Abi Haddad Alwi, yang berhasil mengajak seluruh penonton, khususnya generasi muda, untuk bersholawat bersama.(adv/restu)

  • 114 Siswa SMP Negeri 4 Paringin Dikukuhkan, Kadisdikbud Balangan Tekankan Pentingnya Lanjut Sekolah

    114 Siswa SMP Negeri 4 Paringin Dikukuhkan, Kadisdikbud Balangan Tekankan Pentingnya Lanjut Sekolah

    BALANGAN, klikkalsel.com – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Kabupaten Balangan, Abiji, mendorong siswa untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA) guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia di daerah.

    Pesan tersebut disampaikannya saat menghadiri pengukuhan dan pelepasan 114 siswa kelas IX SMP Negeri 4 Paringin, di Mahligai Mayang Maurai, Paringin, Rabu (3/6/2026).

    “Pemerintah Kabupaten Balangan telah menerapkan kebijakan wajib belajar 12 tahun sejak 2010. Kebijakan itu bertujuan mendorong seluruh anak di Balangan agar menempuh pendidikan hingga tingkat menengah atas,” ujarnya.

    Ia juga menekankan agar para siswa untuk terus menanamkan semangat cinta belajar dan berusaha, serta memiliki keinginan untuk terus berkembang menjadi pribadi yang lebih baik dari waktu ke waktu.

    Baca Juga : BPBD Balangan Laksanakan Grand Launching dan Peresmian Rumah Panggung Evakuasi Aman Bencana

    Baca Juga : DPMPTSP Balangan Survei Lokasi dan Sinkronisasi Data Teknis IPRO Kawasan Wisata Terpadu Tebing Tinggi

    “Selamat kepada siswa-siswi yang lulus pada tahun ini. Semoga masa depan gemilang dapat diraih dan menjadi generasi penerus yang membanggakan bagi Balangan,” ungkapnya.

    Sementara itu, Kepala SMP Negeri 4 Paringin, Murjiah, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh orang tua dan wali murid yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.

    “Kami berharap anak-anak yang telah menyelesaikan pendidikan di SMP Negeri 4 Paringin memiliki bekal yang cukup dan mampu menjadi pemimpin bagi dirinya sendiri,” sampainya.

    Murjiah juga berpesan agar para lulusan tidak melupakan jasa orang tua, guru, dan semua pihak yang telah mendukung perjalanan pendidikan mereka hingga saat ini.

    rfk/klik

  • FKP Disdukcapil Terus Tingkatkan Pelayanan dan Tindak Lanjuti SKM

    FKP Disdukcapil Terus Tingkatkan Pelayanan dan Tindak Lanjuti SKM

    BALANGAN, klikkalsel.com – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Balangan melaksanakan Forum Konsultasi Publik (FKP), bahas Peningkatan Kualitas Pelayanan Administrasi Kependudukan dan Tindak Lanjut Hasil Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) Semester II 2025, di Aula Disdukcatpil, Rabu (03/06/2026).

    Mengawali FKP, Kepala Disdukcapil Balangan, Andi Firmansyah Alam Saputra menyampaikan dasar hukum penyelenggaraan kegiatan yaitu Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik.

    Andi berharap melalui dialog dan diskusi partisipatif, Disdukcatpil mendapatkan masukan yang bermanfaat guna meningkatkan kualitas pelayanan publik.

    “Silahkan berikan masukan, karena sekali lagi, masukan eksternal, utamanya dari pengguna layanan ini yang kami nantikan,” harapnya.

    Baca Juga : Tindak Lanjut Laporan Warga, Polres Tabalong Amankan Dua Motor Balap Liar

    Baca Juga : DPMPTSP Balangan Survei Lokasi dan Sinkronisasi Data Teknis IPRO Kawasan Wisata Terpadu Tebing Tinggi

    Dalam pemaparan, terdapat 20 Standar Pelayanan (SP) 2024, diantaranya Biodata Pendudukan, Kartu Keluarga, KTP-el, Kartu Identitas Anak dan Surat Keterangan Pindah. Kemudian tambahan pada 2026 yaitu Identitas Kependudukan Digital, perubahan nama dan pembetulan akta.

    Kemudian tindak lanjut hasil SKM Semester II 2025, Disdukcatpil mengambil langkah dengan mengubah pola layanan, menggunakan aplikasi pendukung pemantau layanan, kemudian penataan ruang layanan dan pembangunan toilet tamu.

    Melalui tindak lanjut SKM, Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) terhadap layanan admisitrasi kependudukan terus meningkat.

    Pada kesempatan ini Disdukcapil juga memperkenalkan aplikasi layanan digital administrasi kependudukan, yaitu Digitalisasi Layanan Administrasi Kependudukan Harus Selesai dalam Genggaman (Galuh Sanggam).

    rfk/klik

  • Peresmian Gedung Dialisis RSUD dr H Andi Abdurrahman Noor, Langkah Nyata Bupati Andi Rudi Latif Tingkatkan Layanan Kesehatan Masyarakat

    Peresmian Gedung Dialisis RSUD dr H Andi Abdurrahman Noor, Langkah Nyata Bupati Andi Rudi Latif Tingkatkan Layanan Kesehatan Masyarakat

    BATULICIN, klikkalsel.com – Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif meresmikan Gedung Dialisis di RSUD dr. H. Andi Abdurrahman Noor, Senin (1/6/2025).

    Peresmian tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu dalam meningkatkan pelayanan kesehatan sesuai visi dan misi pembangunan daerah.

    Bupati Andi Rudi Latif mengatakan pembangunan sektor kesehatan merupakan salah satu prioritas penting dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah.

    Menurutnya, kesehatan masyarakat menjadi fondasi utama dalam menciptakan sumber daya manusia yang produktif, berkualitas, dan berdaya saing.

    Ia menjelaskan, keberadaan Gedung Dialisis memiliki peran strategis dalam mendukung pelayanan kesehatan, khususnya bagi pasien yang membutuhkan layanan hemodialisis atau cuci darah. Dengan fasilitas yang lebih memadai, pelayanan diharapkan dapat berjalan lebih optimal, efektif, aman, dan nyaman.

    “Hadirnya gedung ini, diharapkan pelayanan hemodialisis dapat dilaksanakan secara lebih optimal, efektif, aman, dan nyaman, sehingga mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan,” katanya.

    Baca Juga : Bupati Andi Rudi Latif Apresiasi Dedikasi Kepala Lapas Batulicin dalam Pisah Sambut Pemimpin Baru

    Baca Juga : Bupati Andi Rudi Latif Pimpin Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional

    Menurut Bupati, pembangunan fasilitas tersebut merupakan wujud nyata komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang semakin dekat dengan masyarakat. Kehadiran Gedung Dialisis diharapkan dapat mempermudah akses pasien terhadap layanan kesehatan berkualitas tanpa harus menghadapi berbagai kendala pelayanan.

    Selain peningkatan sarana dan prasarana, Bupati juga menekankan pentingnya kualitas pelayanan yang diberikan kepada masyarakat. Ia meminta seluruh jajaran manajemen rumah sakit, tenaga kesehatan, dan unsur pendukung pelayanan untuk terus menjaga profesionalisme, integritas, serta mutu pelayanan.

    “Fasilitas yang baik harus diiringi dengan pelayanan yang humanis, responsif, dan berorientasi pada keselamatan serta kepuasan pasien,” tegasnya.

    Ia menambahkan, keberhasilan pelayanan kesehatan tidak hanya ditentukan oleh bangunan dan peralatan yang modern, tetapi juga oleh dedikasi para tenaga kesehatan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

    Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu berharap Gedung Dialisis RSUD dr. H. Andi Abdurrahman Noor dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat serta menjadi bagian dari upaya bersama dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

    “Semoga Gedung Dialisis RSUD dr. H. Andi Abdurrahman Noor ini dapat menjadi sarana pelayanan kesehatan yang memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat serta menjadi bagian dari ikhtiar bersama dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Kabupaten yang kita cintai,” pungkasnya.(adv/rini)

  • Program CCTV di Tiap Lingkungan RT Masih Belum Terealisasi

    Program CCTV di Tiap Lingkungan RT Masih Belum Terealisasi

    BANJARMASIN, klikkalsel.com – Komisi III DPRD Banjarmasin melakukan evaluasi program kerja Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik) Banjarmasin saat rapat dengar pendapat (RDP), di ruang Komisi III DPRD Banjarmasin, Senin (2/6/2026).

    Dalam rapat tersebut, salah satu program yang menjadi sorotan utama adalah rencana pemasangan kamera pengawas (CCTV) di setiap RT yang hingga pertengahan tahun anggaran masih belum terealisasi.

    Program yang sebelumnya digadang-gadang menjadi salah satu langkah strategis dalam meningkatkan keamanan lingkungan dan mendukung pengawasan berbasis teknologi itu diketahui masih berada pada tahap penyusunan dan penyempurnaan perencanaan.

    Ketua Komisi III DPRD Banjarmasin Muhammad Ridho Akbar mengatakan, pihaknya sengaja memanggil Diskominfotik untuk meminta penjelasan terkait progres sejumlah program yang telah dianggarkan, termasuk program CCTV yang dinilai memiliki dampak langsung bagi masyarakat.

    Sebab, DPRD berkepentingan memastikan setiap program yang telah dialokasikan dalam APBD dapat berjalan sesuai target dan tidak mengalami keterlambatan yang berpotensi menghambat manfaat yang seharusnya diterima masyarakat.

    “Melalui rapat ini kami ingin mengetahui sejauh mana progres program-program yang sudah dianggarkan. Salah satu yang menjadi perhatian kami adalah pemasangan CCTV di setiap RT karena program ini berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat dalam hal keamanan dan pengawasan lingkungan,” ujarnya.

    Selain membahas program CCTV, Komisi III juga menyoroti rendahnya serapan anggaran pada sejumlah kegiatan di lingkungan Diskominfotik. DPRD meminta agar berbagai kendala administratif yang terjadi tidak sampai menghambat pelaksanaan program yang telah direncanakan sejak awal tahun.

    Ridho mengungkapkan, salah satu faktor yang memengaruhi keterlambatan pelaksanaan program adalah adanya perubahan akun Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) yang berdampak pada proses pengadaan barang dan jasa. Meski demikian, pihaknya berharap persoalan tersebut dapat segera diselesaikan sehingga tidak menjadi alasan berlarut-larut bagi tertundanya berbagai kegiatan strategis.

    “Kami memahami adanya kendala administrasi, tetapi yang terpenting adalah bagaimana pemerintah daerah bisa segera mencari solusi agar program-program prioritas tetap berjalan sesuai jadwal. Jangan sampai masyarakat menunggu terlalu lama,” tegasnya.

    Dalam kesempatan itu, DPRD juga melakukan evaluasi terhadap pengadaan layanan internet di lingkungan Pemerintah Kota Banjarmasin. Komisi III meminta agar kebutuhan bandwidth dan layanan internet di setiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) benar-benar disesuaikan dengan kebutuhan riil masing-masing instansi.

    Langkah tersebut dinilai penting untuk mencegah terjadinya pemborosan anggaran akibat pengadaan layanan yang melebihi kebutuhan atau tidak dimanfaatkan secara optimal.

    “Kami juga memberikan perhatian terhadap pengadaan layanan internet. Penggunaan anggaran harus efektif dan efisien. Jangan sampai kapasitas yang dibeli terlalu besar tetapi pemanfaatannya minim, karena itu akan menjadi pemborosan anggaran daerah,” kata Ridho.

    Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Diskominfotik Banjarmasin Febpry Graha Utama memastikan seluruh program kerja yang telah direncanakan tetap berjalan dan menjadi prioritas instansinya.

    Namun, ia mengakui terdapat beberapa tahapan yang masih memerlukan penyempurnaan, terutama terkait program pemasangan CCTV.

    Menurutnya, saat ini pihaknya masih fokus menyelesaikan penyusunan master plan yang akan menjadi pedoman teknis dalam pelaksanaan pemasangan CCTV di lapangan. Dokumen tersebut dinilai penting agar pemasangan CCTV dapat dilakukan secara terarah, tepat sasaran, dan terintegrasi dengan sistem pengawasan kota.

    “Program CCTV masih on progress. Saat ini kami masih menyempurnakan master plan sebagai acuan pelaksanaan. Selain itu, adanya perubahan akun PPK juga mengharuskan beberapa tahapan administrasi dan pengadaan dilakukan penyesuaian kembali,” jelasnya.

    Meski demikian, Diskominfotik optimistis program tersebut dapat segera memasuki tahap realisasi. Pihaknya kini terus melakukan percepatan penyelesaian administrasi dan perencanaan agar pemasangan CCTV dapat dimulai pada anggaran perubahan di 2026.

    “Kami optimistis program ini bisa berjalan sesuai rencana. Target kami pada anggaran perubahan tahun 2026 sudah dapat dilakukan pemasangan CCTV di sejumlah titik prioritas di Kota Banjarmasin sebagai tahap awal pelaksanaan program,” pungkasnya. (farid)

    Editor : Amran

  • Desy Oktavia Sari Singgung Darurat Sampah Kalsel

    Desy Oktavia Sari Singgung Darurat Sampah Kalsel

    BARITO KUALA, klikkalsel.com – Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) Desy Oktavia Sari, menggelar Sosialisasi Peraturan Daerah (Sosper) di dua lokasi berbeda di Kabupaten Barito Kuala, Selasa (2/6/2026).

    Dalam kegiatan tersebut, Desy menyampaikan Peraturan Daerah (Perda) Kalsel Nomor 12 Tahun 2022 tentang Penyelenggaraan Toleransi Kehidupan Bermasyarakat serta Perda Nomor 8 Tahun 2018 tentang Pengelolaan Sampah.

    Desy mengatakan, kedua Perda tersebut sangat dekat dengan kehidupan masyarakat sehari-hari karena menyangkut hubungan sosial dan kondisi lingkungan sekitar.

    Menurutnya, menjaga kerukunan antarwarga serta menciptakan lingkungan yang bersih merupakan tanggung jawab bersama yang harus dimulai dari lingkungan terdekat.
    “Kadang hal besar dimulai dari kebiasaan sederhana, saling menghargai dan peduli dengan lingkungan tempat kita tinggal,” kata Desy.

    Pada sosialisasi Perda Nomor 8 Tahun 2018 tentang Pengelolaan Sampah, Desy menyoroti persoalan sampah yang saat ini menjadi tantangan di berbagai daerah, termasuk di Kalsel.

    Ia mengajak, masyarakat untuk mulai menerapkan pengelolaan sampah sejak dari rumah tangga, seperti mengurangi penggunaan plastik sekali pakai dan memilah sampah berdasarkan jenisnya.

    Baca Juga : Kasus Dua ASN Ditetapkan Tersangka Dugaan Kasus Korupsi Pengadaan Sewa Server, Wali Kota Banjarmasin: Tegaskan Tanpa Intervensi

    Baca Juga : Ketua DPRD Kalsel : Hari Lahir Pancasila Momentum Memperkuat Persatuan

    Menurut Desy, langkah sederhana yang dilakukan secara bersama-sama dapat memberikan dampak besar terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan.

    “Pengelolaan sampah bukan hanya tugas pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif masyarakat. Kebiasaan memilah dan mengurangi sampah harus mulai dibangun dari rumah,” ujarnya.

    Persoalan sampah sendiri menjadi perhatian serius di Kalsel. Pada 2025, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalsel bahkan menetapkan kondisi darurat sampah setelah sejumlah Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) mengalami keterbatasan kapasitas dan pengelolaan yang belum memenuhi standar lingkungan.

    Selain membahas persoalan lingkungan, Desy juga kembali menyosialisasikan Perda Nomor 12 Tahun 2022 tentang Penyelenggaraan Toleransi Kehidupan Bermasyarakat pada kegiatan yang digelar di titik berbeda di Batola.

    Ia menilai, toleransi menjadi modal penting dalam menjaga persatuan di tengah keberagaman masyarakat Kalsel.

    Desy berharap masyarakat terus menjaga sikap saling menghormati, menghargai perbedaan, serta memperkuat kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat.

    “Keberagaman yang kita miliki harus menjadi kekuatan. Dengan saling menghormati dan menjaga toleransi, kehidupan masyarakat akan tetap harmonis dan kondusif,” katanya. (adv DPRD Kalsel)

    Editor : Akhmad

  • Alpiya Tingkatkan Pemahaman Perlindungan Perempuan dan Anak

    Alpiya Tingkatkan Pemahaman Perlindungan Perempuan dan Anak

    KOTABARU, klikkalsel.com – Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) HM. Alpiya Rakhman melaksanakan kegiatan Sosialisasi Peraturan Daerah (Sosper) tentang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak di Kabupaten Kotabaru, Selasa (2/6/2026).

    Kegiatan yang digelar di Kecamatan Pulau Laut Utara dan Kecamatan Pulau Laut Sigam tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya perlindungan hak-hak perempuan dan anak, sekaligus mendorong terciptanya lingkungan yang aman, nyaman, dan ramah bagi seluruh lapisan masyarakat.

    Dalam kegiatan itu, Alpiya didampingi Sekretaris Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Provinsi Kalsel Fathul Jannah, serta Kepala Seksi Perlindungan Perempuan DP3AKB Provinsi Kalsel Hj. Anita Mayasari.

    Alpiya Rakhman mengatakan, Sosper merupakan bagian dari upaya memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya perlindungan terhadap perempuan dan anak. Selain itu, kegiatan tersebut juga bertujuan memperkuat peran keluarga dan lingkungan dalam mencegah terjadinya kekerasan maupun diskriminasi.

    “Perempuan dan anak memiliki hak untuk mendapatkan perlindungan dan kesempatan yang sama dalam kehidupan bermasyarakat. Melalui sosialisasi ini, kami ingin meningkatkan pemahaman masyarakat agar bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan mendukung tumbuh kembang anak serta pemberdayaan perempuan,” ujarnya.

    Baca Juga : Kasus Dua ASN Ditetapkan Tersangka Dugaan Kasus Korupsi Pengadaan Sewa Server, Wali Kota Banjarmasin: Tegaskan Tanpa Intervensi

    Baca Juga : Ketua DPRD Kalsel : Hari Lahir Pancasila Momentum Memperkuat Persatuan

    Menurutnya, perlindungan terhadap perempuan dan anak tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga memerlukan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Karena itu, ia mengajak masyarakat untuk aktif mengawasi serta melindungi perempuan dan anak dari berbagai bentuk kekerasan, eksploitasi, maupun tindakan yang dapat merugikan masa depan mereka.

    Sementara itu, pihak DP3AKB Kalsel turut memberikan pemaparan mengenai berbagai program dan mekanisme perlindungan perempuan dan anak yang dapat dimanfaatkan masyarakat apabila menghadapi persoalan terkait kekerasan maupun pelanggaran hak.

    Kegiatan sosialisasi berlangsung interaktif dan mendapat antusiasme tinggi dari peserta. Berbagai pertanyaan dan masukan disampaikan masyarakat terkait implementasi Perda Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak di lingkungan masing-masing.

    Melalui kegiatan tersebut, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya perlindungan perempuan dan anak semakin meningkat, sehingga pelaksanaan perda dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Kotabaru. (adv DPRD Kalsel)

    Editor : Akhmad

  • Perkuat Layanan Kesehatan Daerah, Bupati H. Muhammad Rusli Resmikan Ruang Kemoterapi RSUD Pangeran Jaya Sumitra

    Perkuat Layanan Kesehatan Daerah, Bupati H. Muhammad Rusli Resmikan Ruang Kemoterapi RSUD Pangeran Jaya Sumitra

    KOTABARU, klikkalsel.com – Bupati Kotabaru H. Muhammad Rusli meresmikan ruangan pelayanan kemoterapi baru sebagai upaya peningkatan pelayanan kesehatan. Peresmian berlangsung di ruangan sitotoksik RSUD Pangeran Jaya Sumitra, Selasa (2/6/2026).

    Peresmian ditandai dengan pemotongan pita oleh Bupati Kotabaru H. Muhammad Rusli, didampingi Sekretaris Daerah dan Plt. Direktur RSUD Pangeran Jaya Sumitra.

    Dalam wawancaranya, Bupati H. Muhammad Rusli menyampaikan bahwa layanan kemoterapi termasuk pelayanan yang langka karena tidak semua rumah sakit memilikinya. “Atas nama pemerintah daerah, kami akan terus mendukung dan membantu meningkatkan pelayanan rumah sakit untuk hari-hari yang akan datang,” ungkapnya.

    Ia menegaskan, apapun kekurangan fasilitas baik peralatan medis maupun tenaga medis yang dibutuhkan, pemerintah daerah akan terus mendukung dan memenuhi kebutuhan tersebut.

    Baca Juga : Wagub Kalsel Hadiri pelantikan YJI Kotabaru: Dorong Penguatan Program Jantung Sehat

    Baca Juga : Bupati Kotabaru Letakkan Batu Pertama Pembangunan Empat Kantor SKPD di Sebelimbingan

    Plt. Direktur RSUD Pangeran Jaya Sumitra dr. H. Andi Karsapin Tarsan dalam laporannya menyampaikan terima kasih atas kehadiran Bupati pada pembukaan gedung kemoterapi. Gedung layanan baru ini termasuk layanan yang jarang ada di seluruh Indonesia.

    “Alhamdulillah kita punya satu spesialis dokter Muhammad Amin, spesialis onkologi yang jumlahnya juga cukup sedikit di seluruh Indonesia dan kebetulan asli Kotabaru serta PNS. Mudah-mudahan dengan adanya beliau bisa membantu pelayanan kemoterapi di sini sekaligus meningkatkan ruang lingkup pelayanan kemoterapi,” ujarnya.

    Acara peresmian dilanjutkan dengan peninjauan ruangan kemoterapi oleh Bupati Kotabaru H. Muhammad Rusli, Sekretaris Daerah, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra, Asisten III Bidang Administrasi Umum, kepala SKPD, serta para dokter dan petugas RSUD Pangeran Jaya Sumitra.(adv/restu)