Jelang Ajaran Baru Sekolah, Penjahit Baju Kebanjiran Orderan

BANJARMASIN, klikkalsel.com – Memasuki Tahun ajaran baru 2024 /2025 para penjahit baju kebanjiran orderan membuatkan pakaian seragam sekolah.

Bahkan sejumlah penjahit ada yang menolak orderan dikarenakan banyaknya pesanan seragam yang akan dikerjakan.

Seperti Abdul penjahit di kawasan Pasar Lama Banjarmasin Tengah, yang menyebut dalam sehari harus menyelesaikan 3 sampai 4 seragam sekolah

“Biasanya mendekati ajaran baru hampir 3 hingga 4 pasang seragam yang harus dikerjakan sementara waktunya terkadang mepet anak anak sudah sekolah,” katanya Rabu (3/7/2024)

Bahkan tak jarang ada pelanggan yang datang untuk dibuatkan seragam sekolah, dan terpaksa ditolak karena takut tidak terselesaikan tepat waktu.

“Senin 8 Juli ini mereka sudah masuk sekolah. Rata-rata pelanggan akan mengambil baju tersebut di Sabtu atau Minggu. Sementara kami masih mengerjakan belasan baju pesanan pelanggan,” ucap Abdul memberikan alasan menolak menerima orderan.

Baca Juga : Wushu Kalsel Borong 13 Medali di Kejurnas AKTI Bali

Baca Juga : Kawal Incubator Banjarmasin Hasilkan 3.600 Wirausaha Baru

Sementara Penjahit Yani mengatakan, setiap pelanggan ada beberapa baju yang harus dikerjakan, ada baju Sasirangan, baju masuk harian dan juga baju Pramuka.

“Makanya jika menjelang ajaran baru satu orang bisa sampai 4 lembar baju, untuk pakaian siswa sehari-hari sekolah. Jadi, kalau kami harus mengerjakan orderan lain takutnya orderan lain tak bisa dikerjakan,” ucapnya.

Ia juga beryukur, jelang ajaran baru tersebut mendapat banyak pesanan.

Untuk ongkos menjahit satu seragam rata-rata Rp100 ribu sampai dengan Rp200 ribu tegantung model yang diinginkan.

“Pasaran harga segitu, kalau lebih paling tidak terlalu banyak,” pungkasnya. (azka)

Editor : Akhmad