BANJARMASIN, klikkalsel.com – Kondisi infrastruktur jalan di kawasan Malkon Temon, Banjarmasin Utara, kembali menuai sorotan. Kerusakan yang terjadi bukan hanya mengganggu kenyamanan, tetapi juga dinilai sudah membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Pantauan klikkalsel.com di lokasi pada malam hari menunjukkan banyaknya lubang besar yang tertutup genangan air.
Situasi ini menjadi ancaman serius, terutama bagi pengendara roda dua yang melintas dengan visibilitas terbatas.
Genangan air pasca hujan tidak hanya menutupi permukaan aspal yang terkelupas, tetapi juga menyamarkan kedalaman lubang.
Akibatnya, pengendara kerap tidak mampu membedakan antara jalan yang masih layak dilalui dengan bagian yang rusak parah.
Hal ini tentunya memunculkan pertanyaan terhadap keseriusan penanganan infrastruktur di tingkat lingkungan.
Pasalnya, kerusakan yang terjadi terkesan dibiarkan berlarut tanpa penanganan permanen, meski risiko kecelakaan terus mengintai.
Baca Juga :Â Jalan Rusak di Sungai Musang Tak Kunjung Diperbaiki, Ahmad Sarwani : Harus Jadi Prioritas
Baca Juga :Â Warga Puntik Luar Perbaiki Jalan Rusak Pasca Banjir Secara Mandiri dan Tunggu Perhatian Pemkab
Salah seorang warga setempat, Muhajir, mengungkapkan rasa khawatir dan kekecewaannya terhadap kondisi jalan yang tak kunjung mendapat perbaikan menyeluruh.
Ia mengatakan bahwa, jalan tersebut sudah berulang kali memakan korban kecelakaan tunggal.
“Kondisinya sangat bahaya, apalagi kalau malam hari dan sehabis hujan, air menggenang menutupi lubang, jadi orang tidak tahu kalau di bawahnya ada cekungan dalam,” ujar Muhajir, Selasa (5/5/2026).
Ia menambahkan bahwa insiden pengendara motor yang terjatuh bukan lagi hal baru, melainkan sudah sering terjadi dalam beberapa waktu terakhir.
“Sudah sering ada pengendara motor yang terjatuh karena terperosok lubang. Kalau orang luar yang tidak biasa lewat sini, pasti kaget karena jalanan terlihat rata oleh air padahal lubangnya dalam,” terangnya.
Warga pun berharap Pemko Banjarmasin melalui dinas terkait tidak hanya melakukan tambal sulam, tetapi menghadirkan solusi perbaikan yang lebih serius dan berkelanjutan.
“Selama ini, perbaikan yang dilakukan hanya bersifat sementara dan tidak bertahan lama, sudah sangat banyak pengendara yang terjatuh disini,” pungkasnya.(fachrul)
Editor: Amran





