Gubernur Kalsel Tantang Tukang Kelotok

Lomba Kelotok oleh Dispora Provinsi Kalimantan Selatan. (foto : iyan/klikkalsel)

BANJARMASIN, klikkalsel – Menjaga budaya dan melestarikan sungai, Dinas Pemuda dan Olahraga Kalsel menggelar Lomba Perahu Mesin (Katingting) atau kelotok, Minggu (7/10/2018).

Diikuti sebanyak 125 peserta, lomba ini dilaksanakan di Sungai Martapura. Memakai rute antara Lokbaintan hingga Taman Siring Menara Pandang.

Even ini sekaligus imbauan kepada masyarakat Banua, agar tak lupa akan sungai. Sebab, sungai sarana transportasi tertua di Kalsel khususnya Banjarmasin.

“Melalui lomba ini, kita mengajak semua lapisan masyarakat agar peduli terhadap sungai. Karena sungai merupakan asal usul kebudayaan kita, dan sumber kehidupan,” kata Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor.

Berkaca itu, ia menantang semua tukang kelotok se-Banjarmasin, mengikuti lomba perahu mesin di sungai Martapura tahun depan dengan jalur dari Pesantren Darusalam kabupaten Banjar hingga Taman Siring Banjarmasin.

“Saya tantang semua tukang kelotok tahun depan mengikuti lomba ini,” ujarnya saat membuka gelaran itu, Minggu (7/10/2018), di Siring Tandean.

Bagi dia, kelotok salah satu transportasi sungai yang harus digalakkan kembali, karena struktur kota Banjarmasin awalnya terbentuk dari jalur sungai.

“Kehidupan masyarakat di kota ini dahulu sangat bergantung pada sungai, makanya pemukiman banyak dibangun di pinggir sungai, untuk itu alat transportasi seperti Kelotok perlu dilestarikan,” ujarnya.

Jadi, kegiatan ini bisa dilaksanakan kembali tahun depan dengan skala yang lebih besar.

Menyikapi tantangan gubernur kali ini, Dispora Kalsel tahun depan akan kembali mengagendakannya, dan Dispora siap berkoordinasi dengan semua pihak termasuk SKPD dan Pemkab yang akan terlibat.

“Hari ini kegiatan sukses, karena ada semangat dari masyarakat. Tujuannya agar tak lupa sejarah sungai,” ujar Kepala Dispora Kalsel, Zakly Asswan. (iyan)

Editor : Farid

Tinggalkan Balasan