BANJARMASIN, klikkalsel.com – Setelah beberapa tahun mengalami keterbatasan pengelolaan dan perawatan, Galeri Terapung yang sebelumnya dikelola Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) kini resmi menjadi tanggung jawab Pemko Banjarmasin.
Sebagai langkah awal penyelamatan aset, galeri tersebut mulai dipindahkan ke kawasan Siring Menara Pandang, Jalan Kapten Piere Tendean, Banjarmasin.
Pemindahan dilakukan untuk mengamankan kondisi bangunan sekaligus menjadi bagian dari rencana revitalisasi agar kembali dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.
Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Kota Banjarmasin, Ibnu Sabil, mengatakan proses pengambilalihan dilakukan setelah pengelolaan galeri secara resmi diserahkan oleh Pokdarwis kepada pemerintah kota.
Menurutnya, selama beberapa tahun terakhir kondisi galeri tidak mendapatkan perawatan maksimal karena keterbatasan kemampuan pengelola dalam melakukan pemeliharaan maupun perbaikan.
“Selama ini galeri tersebut memang terbengkalai. Awalnya merupakan bantuan program CSR yang kemudian dikelola oleh Pokdarwis. Namun karena ada kendala, mereka tidak bisa melakukan perbaikan sehingga meminta pemerintah kota mengambil alih pengelolaannya,” jelasnya, Rabu (17/6/2026).
Sabil menjelaskan, pengambilalihan pengelolaan menjadi langkah penting karena pemerintah daerah hanya dapat mengalokasikan anggaran pemeliharaan terhadap aset yang telah berada di bawah kewenangannya.
Baca Juga :Â Jambore Pokdarwis Jadi Ajang Pengembangan Pariwisata Kalsel Berbasis MasyarakatÂ
Baca Juga :Â Pokdarwis Desa Paau Gelar Pelatihan untuk Kembangkan Potensi Wisata Alam
“Pemko bisa melakukan perbaikan apabila galeri tersebut diserahkan terlebih dahulu dan menjadi bagian dari aset serta tanggung jawab pemerintah daerah. Proses itu sudah dilaksanakan,” ungkapnya.
Setelah resmi berada di bawah pengelolaan Disbudporapar, galeri tersebut langsung dipindahkan ke kawasan Menara Pandang. Langkah ini dilakukan untuk mencegah kerusakan yang lebih parah sekaligus menjaga nilai aset milik daerah.
“Karena sudah menjadi tanggung jawab kami, maka sementara dilakukan penarikan ke arah Menara Pandang untuk pengamanan aset,” tuturnya.
Selain melakukan pengamanan, Disbudporapar juga mulai menyiapkan usulan anggaran pemeliharaan melalui perubahan anggaran tahun berjalan. Hal tersebut diharapkan dapat mempercepat proses perbaikan sehingga galeri kembali layak digunakan.
Sabil juga mengatakan bahwa tidak hanya berfokus pada perbaikan fisik, pihaknya sedang menyusun konsep pemanfaatan baru agar Galeri Terapung dapat kembali menjadi ruang aktivitas wisata, edukasi, dan ekonomi kreatif yang mendukung kawasan wisata sungai Kota Banjarmasin.
“Kami akan mencoba mengusulkan pemeliharaan pada anggaran perubahan. Kami juga menyiapkan rencana pemanfaatan galeri di kawasan Menara Pandang agar aset ini bisa kembali berfungsi dan memberi manfaat bagi masyarakat,” tandasnya.(fachrul)
Editor: Amran





