Dua Kali Terjadi Kebakaran di Banjarmasin, 10 KK Kehilangan Tempat Tinggal Dalam Semalam

Relawan BPK Banjarmasin berjibaku memadamkan kebakaran di Gang Istiqomah Kampung Melayu Darat, Banjarmasin Tengah

BANJARMASIN, klikkalsel.com – Dalam semalam warga Kota Banjarmasin dikejutkan dengan dua kali kebakaran yang terjadi di pemukiman padat penduduk, Jumat (13/10/2023).

Sebelumnya, kebakaran terjadi sekitar pukul 01.30 Wita di Jalan Prona III Lokasi II, RT 26, Gang Kenanga dan Melati, Kelurahan Pemurus Baru, Kecamatan Banjarmasin Selatan yang menghanguskan dua rumah warga.

Selang beberapa jam, tepatnya sekitar pukul 03.30 Wita. Warga Kota Banjarmasin kembali dikejutkan dengan adanya kebakaran yang terjadi di Jalan Kampung Melayu Darat, Gang Istiqomah, RT 10 dan RT 06, Kelurahan Melayu, Kecamatan Banjarmasin Tengah.

Dari musibah itu, ada sekitar lebih lima rumah warga yang terdampak kebakaran di Gang Istiqomah di Kelurahan Melayu, Kecamatan Banjarmasin Tengah.

Mahyudin (51) warga setempat mengatakan, saat itu dirinya sedang tertidur lelap, kemudian mendengar suara warga ribut dari luar rumah.

“Mendengar orang ribut saya keluar dan melihat api sudah besar diatas tempat tinggal penjaga malam disini yang ada di tengah – tengah lokasi kebakaran,” ujarnya.

Melihat itu, Mahyudin bersama warga ingin melakukan upaya pemadaman dan menunggu relawan Barisan Pemadam Kebakaran (BPK) berdatangan. Namun karena aliran listrik belum padam juga pihaknya tidak bisa berbuat apa-apa.

“Kita hendak mengambil tindakan, tidak berani karena listrik masih menyala. Jadi satu-satunya jalan kita hanya menyelamatkan penghuninya,” tuturnya

Baca Juga Kebakaran di Prona III Banjarmasin Hanguskan Dua Rumah Warga

Baca Juga Ditinggal ke Mesjid, Toko Bangunan di Lingkar Dalam Selatan Kebakaran

Sementara itu, Danton Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Banjarmasin Adi Chandra mengatakan, dari data sementarra pihaknya ada sekitar sembilan rumah warga yang terdampak.

“Ada 5 di RT 10 dan 4 di RT 06 yang dihuni sekitar 8 Kepala Keluarga (KK) 28 Jiwa,” ujarnya.

Kemudian, kata Adi, kebakaran pertama terjadi di rumah seorang penjaga malam di kawasan tersebut yang saat itu melihat api muncul dari percikan kabel listrik di depan rumahnya.

“Dari keterangan warga, api muncul dari percikan kabel di depan rumahnya yang kebetulan dia adalah penjaga malam,” imbuhnya.

Api kian cepat membesar, lantaran rumah warga didominasi berbahan kayu yang tentunya mudah terbakar.

Kendati demikian, kata Adi pihaknya masih melakukan pendataan di lokasi kebakaran.

“Untuk kerugian juga masih kita lakukan pendataan,” tuturnya.

Lebih lanjut, kata Adi, pihaknya bersyukur musibah tersebut tidak menelan korban jiwa.

“Tapi ada relawan yang infonya sempat kesetrum karena listrik belum padam, kabar lebih lanjutnya belum tahu. Mudah mudahan orangnya tidak apa-apa,” pungkasnya. (airlangga)

Editor: Abadi