Berkaitan dengan pertemuan yang tak kunjung menemukan titik temu tersebut, pihaknya mengaku akan menggelar pertemuan kembali nantinya. Yakni, antara komite sekolah dengan warga.
“Kami tekankan bahwa kondisi lapangan sekolah seperti ini (tampak terbengkalai), juga lantaran terdampak banjir rob,” ungkap Yuyun.
“Kedepannya kami juga minta kepada ketua RT untuk menjadi wadah bagi mediasi kami untuk menemukan titik temu dari permasalahan yang terjadi ini,” imbuhnya.
Baca Juga : Pelaku Mutilasi di Belitung Dituntut Hukuman Mati
Terpisah, ketika dikonfirmasi klikkalsel.com, Kepala Bidang Bina SD, Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin, Nuryadi mengatakan bahwa seharusnya permasalahan ini tidak perlu terjadi, karena sekolah seharusnya bersinergi dengan warga lingkungan sekitar.
“Kita sebenarnya selalu mengingatkan ketika rapat Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S), Kepala Sekolah bisa mengakomodir Warga. Terutama manajemen berbasis sekolah,” ujarnya.
“Disitu kita meminta agar Kepala Sekolah bisa membimbing, pertama komitenya, kemudian warganya. Jadi bisa tau apa sih maunya. Karena sekolah itu kan punya warga,” sambungnya.
Menurutnya karena lokasi sekolah yang berada dalam lingkungan pemukiman warga, maka mau tidak mau, pihak sekolah harus bisa bersinergi dan meminta dukungan dari warga sekitar.
“Kita harus bisa mendapatkan dukungan dari warga, agar sekolah ini tidak terganggu. Apabila sekolah ada melaksanakan kegiatan warga bisa turut membantu. Intinya saling sinergi,” pungkasnya.(fachrul)
Editor : Amran





