Dilanda Kemarau, Petani Padi Kotabaru Gagal Tanam

Plt Kepala Dinas Tanaman Pangan, dan Holtikultura, Kotabaru, Drs, Yudi Ridhani M Si. (foto : duki/klikkalsel)

KOTABARU, klikkalsel – Musim kemarau tahun ini ternyata sangat dirasakan dampaknya oleh masyarakat di Kotabaru, Kalimantan Selatan (Kalsel).

Bahkan, kemarau yang melanda, tidak hanya membuat waduk Gunung Ulin, yang mengaliri pelanggan dalam kota lumpuh total, juga membuat kalangan petani padi di daerah ini gagal menanam.

Kondisi tersebut disampaikan langsung Yudi Ridhani, Plt Kepala Dinas Tanaman Pangan, dan Holtikultura Kotabaru kepada awak media ini di kantornya Jumat, (9/11/2018).

Menurutnya, mayoritas petani padi, baik sawah maupun gunung sedang terkendala melaksanakan penanaman padi musim kemarau tahun 2018.

“Ya. Kemarau tahun ini sangat dirasakan petani kita. Bahkan, mereka gagal, atau tertunda masa tanam padi tahun ini,” ujar Yudi.

Namun demikian, Yudi, menambahkan, menurut data BMKG Kotabaru kemarau akan segera berakhir, dan sudah memasuki musim hujan.

“Nah, infonya yang kita dapat dari BMKG sekarang sudah masuk musim hujan. Jadi, saya berharap para petani segera menyiapkan lahan untuk persiapan masa tanam yang sudah tertunda ini,” harapnya.

Diungkapkannya pula, masa tanam padi di Kotabaru pada Oktober dan Maret untuk jenis padi gunung. Sementara, untuk padi sawah pada April dan September.

“Kan masa tanam itu sudah lewat. Jadi, para petani mau tidak mau menunggu musim hujan, lalu bisa tanam,” tandasnya menutup. (duki)

Editor : Farid