Sosial

Diberi Bingkisan, Anak-Anak Korban Banjir Jejangkit Tersenyum Ceria

Diberi Bingkisan, Anak-Anak Korban Banjir Jejangkit Tersenyum Ceria

BANJARMASIN, klikkalsel.com – Banjir yang melanda sejak Januari lalu memberikan catatan pahit yang membekas dalam sejarah awal tahun 2021. Sebab, sejumlah wilayah di Kalimantan Selatan (Kalsel) terendam banjir dengan ketinggian bervariasi di setiap daerah, bahkan di beberapa daerah juga terjadi tanah longsor.

Melihat kondisi tersebut, tak sedikit organisasi atau lembaga turut memberikan bantuannya guna meringankan beban warga terdampak bencana hidrologi.

Tidak hanya sandang dan pangan, bantuan juga mengalir untuk anak-anak yang menjadi korban banjir.

Seperti yang dilakukan Organisasi Unit Kegiatan Mahasiswa Mahasiswa Pecinta Alam Universitas Islam Kalimantan (UKM MAPALA UNISKA) Banjarmasin di daerah Kecamatan Jejangkit Kabupaten Barito Kuala (Batola) yang membagikan bingkisan berupa makanan kecil (Snack) untuk anak-anak.

Diungkapkan Budi, selaku relawan dan Pengurus Mapala Uniska Banjarmasin, sebelumnya mereka telah menyerahkan bantuan berupa sembako ke posko-posko. Namun, saat itu ia mendapati cukup banyak anak-anak yang terlihat sedih karena menjadi korban banjir.

Oleh karena hal itu, ia bersama anggota UKM MAPALA UNISKA berinisiatif untuk menghibur dengan memberikan bingkisan-bingkisan kecil.yang dibawa dengan 4 tas Carrier. Bermodal sepeda motor, mereka menyusuri kawasan Jejangkit yang masih terendam banjir untuk membagikannya kepada anak-anak.

Bingkisan tersebut semacam hadiah ulang tahun, berisi makanan ringan, susu kotak, permen dan jajanan yang biasa mudah didapatkan.

“Kami turut iba melihat adik-adik di pengungsian dan di wilayah banjir, raut wajah mereka seakan menggambarkan beban berat yang masih belum bisa dimengerti di usia mereka yang masih sangat belia. Dari itu kita ingin berbagi sedikit kegembiraan kepada mereka. Semoga bisa mengatasi trauma dan menghibur mereka,” katanya, Senin (8/1/2021)

Ia menambahkan, berbagai bantuan yang telah diserahkan adalah hasil dari penggalangan dana yang telah dikumpulkan dari anggota, masyarakat dan saudara-saudara sesama pecinta alam se-Indonesia.

“Bantuan tersebut berasal dari sejumlah pecinta alam diantaranya Pusat Koordinasi Daerah (PKD) Pecinta Alam se-Perguruan Tinggi Jambi, PKD Bengkulu, PKD Jawa Tengah, Mapala Satwa Sahara Riau, Kamapala Semarang dan beberapa donatur lainnya,” jelasnya.

Sementara itu, Tri Cahyono yang juga Anggota Mapala Uniska mengaku sangat senang karena mendapat kesempatan terjun langsung menggunakan sepeda motor untuk membagikan bingkisan tersebut.

“Kita memilih menggunakan sepeda motor trail, supaya dapat menembus lokasi yang sulit dijangkau dan bisa berbagi kebahagian kepada anak anak korban banjir,” ujarnya.

Ia berharap bingkisan tersebut bisa membuat anak-anak korban banjir menjadi ceria kembali dan dapat menghapus memori buruk tentang banjir.

“Mudah mudahan dengan adanya bingkisan ini anak-anak bisa senang dan menghapus trauma mereka,” pungkasnya.(airlangga)

Editor: Abadi

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top