Data Laporan Hasil Pra PON Dideadline Hingga tanggal 15

Kabinpres KONI Kalsel, Ir Gusti Perdana Kesuma.(foto : dok/klikkalsel)
BANJARMASIN, klikkalsel.com – Data hasil Pra PON yang dilaksanakan setiap cabor, segera dilaporkan ke KONI paling lambat 15 Januari 2020.
Hal ini diutarakan Kabinpres KONI Kalsel, Gusti Perdana Kesuma, menyikapi persiapan atlet menuju Pon 2020 di Papua Oktober mendatang.
Kenapa hal ini penting, menurut Gusti Perdana, ini berkaitan dengan anggaran yang akan dikeluarkan oleh pemerintah daerah yang nantinya dipergunakan untuk kebutuhan atlet, maupun biaya keberangkatan menuju Papua yang dinilai sangat besar.
Bukan hanya itu, data tersebut menurutnya juga diperlukan bagi setiap cabor maupun KONI Kalsel untuk mempersiapkan atlet jauh-jauh hari sebelumnya, sehingga atlet lebih siap menghadapi pertandingan yang bakal mulai dilaksanakan Oktober mendatang.
“Kalau kita sudah memiliki data, tentu kita tahu atlet mana saja yang akan kita persiapkan, karena terkait anggaran, bakal ada alternatif persiapan yang kita laksanakan mengingat biaya cukup besar,” katanya.
Sejauh ini ada beberapa cabor yang masih belum mendapat keterangan resmi dari PB atau PP cabor masing-masing. Maka, baik Dispora Kalsel maupun KONI Kalsel kesulitan dalam mempersiapkan atlet yang tentunya akan masuk sebagai atlet Wasaka.
“Makanya kita harapkan, 15 Januari ini semua laporan sudah siap, karena data itu nantinya akan kita bawa lagi dalam rapat menuju PON Papua,” katanya.
Sesuai agenda sebelum Training Center dilaksanakan, untuk sementara atlet-atlet yang dinyatakan cabor masing-masing sudah lolos mempersiapkan diri masing-masing dengan cabornya.
Sementara untuk pemusatan latihan, baru akan dilaksanakan dua bulan sebelum pelaksanaan PON 2020 yang diperkirakan sudah mulai dijalankan pada September 2020 ini.
Selain itu, juga mengumpulkan semua atlet yang bakal diberangkatkan ke Papua untuk menjalani pemusatan latihan secara intensif dan dalam pengawasan penuh baik oleh Koni maupun Dispora Kalsel.(iyan)
Editor : Amran