Banjarmasin

Dapat Rekomendasi Layanani Rapid Antigen, Klinik dan RS Diminta Jaga Komitmen

BANJARMASIN, klikkalsel.com – Munculnya surat rekomendasi daftar rumah sakit (RS) dan klinik yang bisa melakukan rapid antigen dari Dinas Kesehatan Banjarmasin dipertanyakan sejumlah masyarakat.

Pasalnya, klinik dan RS yang diberikan rekomendasi malah tidak melayani rapid antigen, lantaran ketiadaan alat, SDM dan klinik.

Menanggapi itu, Wakil Ketua Komisi IV DPRD Banjarmasin Zainal Hakim berharap, pihak klinik dan RS yang mendapat rekomendasi benar-benar komitmen dengan menjaga kemampuan alat, SDM termasuk waktu pelayanan yang minimal setiap hari.

“Jangan hanya waktu tertentu,” imbuhnya.

Kemudian paling penting, kata dia, hasil rapid antigen yang dikeluarkan dapat dipertanggungjawabkan.

“Jangan sampai hanya karena keteledoran hasil rapid anitgen, malah memicu kluster baru,” ketusnya.

Legislator yang akrab disapa Bang Hakim ini juga meminta Dinas Kesehatan jemput bola atau melakukan verifikasi sebelum memberikan rekomendasi. Serta terbuka dan memberikan seluasnya kepada klinik atau RS mana pun, yang mau meminta rekomendasi penyedia jasa rapid antigen.

“Asalkan benar-benar menunjukkan kesiapan. Baik peralatan, SDM, punya ruangan khusus dan pro aktif komunikasi dengan dinas, juga klinik atau RS yang bersangkutan status izinnya masih berlaku atau tidak kadaluarsa,” sebutnya.

Sekali lagi ia juga mengingatkan, jangan asal minta rekomendasi. “Jangan hanya lisan, tapi memang betul-betul siap peralatan dan segala macam. Jangan sampai sudah dapat rekomendasi malah tidak siap, dan menyebabkan warga jadi bolak-balik,” ketusnya.

Berkenaan untuk PMI, kata dia, tidak dapat rekomendasi pelayanan rapid antigen, karena terkendala Permenkes No 24 tahun 1983.

Dalam aturan itu, PMI disebutkan hanya melayani transfusi darah dan kegiatannya sifatnya sosial bukan untuk bisnis.

“Kecuali PMI punya Laboratorium dan klinik khusus dengan izin tersendiri untuk layanan rapid antigen. Seperti di Semarang,” ujarnya.

Diketahui ada 17 klinik dan RS yang diberikan rekomendasi melakukan rapid antigen, yakni RS Bhayangkara, Suaka Insan, KIA Anissa, dr R Soeharsono, Sari Mulia, Bedah Siaga, Islam Banjarmasin. Kemudian klinik Jelita, Citra Sehat Utama, Abdi Persada, An Nur, Kini Balu, Tirta Medika Center, Panasea, Alesha, Firdaus dan Laboratorium Medrin. (farid)

Editor : Amran

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top