Kalsel  

BK Award DPRD Kalsel, Ketua Dewan Tekankan Integritas Wakil Rakyat

Anggota DPRD kalsel yang menerima penghargaan BK Award

BANJARMASIN, klikkalsel.com – Pergantian masa sidang DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) dimanfaatkan sebagai momentum evaluasi kinerja sekaligus penguatan integritas lembaga legislatif.

Yang mana, Badan Kehormatan (BK) DPRD Kalsel memberikan BK Award kepada tujuh anggota dewan yang dinilai menunjukkan kinerja, etika, dan kontribusi kelembagaan yang menonjol.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Ketua Badan Kehormatan DPRD Kalsel, HM Rosehan Noor Bahri kepada Athaillah Hasbi., H. Rahimullah, Firman Yusi, Ilham Noor, Habib Hamid Bahasyim, Dirham Zain, serta Halida Novia Sari.

Ketujuh legislator itu dinilai konsisten menjalankan tugas, fungsi, hak, dan wewenang sebagai wakil rakyat dengan menjunjung tinggi etika serta tanggung jawab moral.

Pemberian BK Award menjadi bagian dari agenda Rapat Paripurna DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Jumat (2/1/2025), yang secara resmi menutup Masa Sidang III Tahun 2025 sekaligus membuka Masa Sidang I Tahun 2026. Rapat berlangsung khidmat dan sarat refleksi atas pelaksanaan fungsi legislasi, anggaran, serta pengawasan DPRD sepanjang tahun 2025.

Baca Juga : Mustohir Arifin Mundur, Partai Nasdem Ajukan Nama Habib Hasyim Yahya Sebagai PAW

Baca Juga : 10 Kecamatan Terendam Banjir di Kabupaten Banjar, 91 Ribu Jiwa Terdampak

Pembukaan masa sidang baru tersebut sekaligus menandai dimulainya kembali kerja-kerja politik DPRD Kalsel dalam menjawab berbagai tantangan dan kebutuhan masyarakat Banua di tahun 2026.

Ketua DPRD Kalsel H. Supian HK, menegaskan, BK Award bukan sekadar seremoni, melainkan pesan moral bagi seluruh anggota dewan agar senantiasa menjaga integritas dalam menjalankan amanah.

“BK Award ini menjadi pengingat bahwa jabatan sebagai anggota DPRD adalah amanah. Kinerja yang baik harus berjalan seiring dengan integritas, disiplin, dan kepatuhan terhadap etika lembaga,” tegas Supian HK.

Ia berharap, penghargaan dari Badan Kehormatan tersebut mampu memotivasi seluruh anggota DPRD untuk menjaga sikap, ucapan, dan tindakan sebagai representasi rakyat.

“Masyarakat menaruh harapan besar kepada DPRD. Kepercayaan publik hanya bisa dijaga jika seluruh anggota dewan bekerja secara profesional, beretika, dan bertanggung jawab,” pungkasnya. (azka)

Editor : Akhmad