Ketahanan Pangan Kota Banjarmasin Diperkuat Melalui Budidaya Ikan

Penyerahan bantuan mesin pencacah sampah organik untuk pakan ikan

BANJARMASIN, klikkalsel.com – Pemko Banjarmasin melalui Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) menyalurkan bantuan sarana dan prasarana budidaya ikan kepada sejumlah Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) di Kota Banjarmasin.

Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Wali Kota Banjarmasin Muhammad Yamin kepada perwakilan kelompok penerima. Turut hadir Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DKP3 Kota Banjarmasin, Ignasius Rizki Perdana Salan, serta jajaran terkait lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, Yamin berharap bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mengembangkan usaha perikanan masyarakat sehingga semakin produktif dan mampu meningkatkan kesejahteraan kelompok penerima.

“Pokoknya, apa yang diberikan Pemerintah Kota ini mudah-mudahan bisa bermanfaat. Ada Pokdakan Bahe’Mart, Poklahsar Andai Jaya Persada, Poklahsar Berkat Usaha, Pokdakan Bangkit Maju Jaya Bersama, dan Pokdakan Karunia Berkah,” ujarnya, Minggu (1/11/2026).

“Harapan kita bantuan ini bisa dimanfaatkan dengan baik sehingga kelompok-kelompok ini semakin maju,” sambungnya.

Sementara itu, Plt Kepala DKP3 Kota Banjarmasin, Ignasius Rizki Perdana Salan, menjelaskan bahwa penyaluran bantuan tersebut merupakan salah satu upaya pemerintah daerah dalam mendukung program ketahanan pangan, khususnya melalui pengembangan budidaya dan pengolahan hasil perikanan.

Menurutnya, bantuan diberikan untuk membantu kelompok masyarakat meningkatkan kapasitas usaha, mulai dari pembibitan, pembesaran hingga pengolahan ikan.

Baca Juga : HUT ke-62 Partai Golkar, KPPG dan Dahayu Banua Salurkan Bantuan untuk Relawan Siaga Karhutla di Banjarmasin

Baca Juga : Bantuan Karhutla Rp20 Miliar di Banjarmasin Dibagi ke Empat SKPD, Alokasi Masih Disusun

“Sebagai sebuah kota yang kehidupan masyarakatnya tidak terlepas dari sungai, tentu konsumsi ikan harus terus kita tingkatkan. Melalui bantuan ini, kami berharap kelompok swadaya masyarakat dapat mengembangkan usaha perikanannya agar semakin maju dan produktif,” jelasnya.

Ia menambahkan, DKP3 juga terus mendorong peningkatan minat masyarakat untuk mengonsumsi ikan melalui agenda kampanye gemar makan ikan. Hal ini penting, terutama bagi generasi muda, mengingat ikan merupakan salah satu sumber protein hewani yang baik bagi kesehatan.

“Generasi muda dan masyarakat kita harapkan semakin mencintai ikan dan mengonsumsinya dengan baik,” bebernya.

“Apalagi ketika harga daging ayam sedang tinggi, ikan bisa menjadi salah satu alternatif untuk memenuhi kebutuhan protein hewani,” tambahnya.

Bantuan yang disalurkan meliputi bibit ikan, perlengkapan dan peralatan budidaya, serta jala yang dapat dimanfaatkan kelompok untuk meningkatkan hasil produksi perikanan. Seluruh bantuan tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Banjarmasin.

Salah satu perwakilan penerima bantuan, Ardiansyah dari Bank Sampah BaheMart, yang tergabung dalam kelompok Pokdakan Melaju Bersama, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dukungan yang diberikan Pemerintah Kota Banjarmasin.

Ia mengatakan, bantuan berupa mesin pembuat pelet atau pakan ikan sangat membantu kegiatan pembibitan dan pembesaran ikan lele yang dikelola kelompoknya.

“Alhamdulillah, dengan adanya bantuan dari Pak Wali Kota ini, kami mendapatkan mesin pelet. Kalau membeli sendiri tentu harganya cukup mahal,” ungkap Ardi.

“Mesin ini akan kami manfaatkan untuk mengolah sampah organik yang dicampur dengan dedak menjadi pakan ikan,” lanjutnya.

Menurutnya, pemanfaatan mesin tersebut dapat membantu menekan biaya operasional, khususnya pengeluaran untuk pakan ikan lele, sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan sampah organik agar memiliki nilai guna.

“Dengan adanya mesin ini kita bisa menekan pemanfaatan untuk pengeluaran pakan ikan khususnya lele,” tandasnya.(fachrul)

Editor: Amran