Luncurkan SMaRT DTSEN, Pemkab Tabalong Perkuat Pengelolaan Data Sosial Ekonomi

TANJUNG, klikkalsel.com – Data memiliki peran penting dalam menentukan arah pembangunan daerah. Melalui data, pemerintah dapat mengetahui kondisi masyarakat, merumuskan program yang tepat, hingga mengevaluasi manfaat pembangunan yang telah dirasakan masyarakat.

Sebagai upaya memperkuat pengelolaan data tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabalong menggelar Bimbingan Teknis Penyelenggaraan Statistik Sektoral Kabupaten Tabalong Tahun 2026 yang dirangkai dengan peluncuran SMaRT Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) di Hotel Aston Tanjung, Rabu (23/9/2026).

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Tabalong, Eddy Suryani mengatakan, kegiatan tersebut menjadi bagian dari langkah pemerintah daerah dalam mewujudkan tata kelola data yang berkualitas sekaligus mendukung implementasi Satu Data Indonesia di daerah.

Menurutnya, pengelolaan data yang baik memerlukan sinergi seluruh pihak, mulai dari perangkat daerah sebagai produsen data, Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah sebagai koordinator Sekretariat Satu Data Indonesia, Badan Pusat Statistik (BPS) sebagai pembina data, hingga Diskominfo yang berperan sebagai walidata.

“Sejalan hal itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabalong juga terus berupaya memperkuat penyediaan data sosial ekonomi yang terpadu dan tepat sasaran melalui inovasi daerah bernama SMaRT DTSEN,” ujar Eddy.

SMaRT DTSEN merupakan platform yang dikembangkan untuk mengelola Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional di tingkat kabupaten. Kehadiran sistem ini diharapkan mampu membantu pemerintah daerah memperoleh data yang lebih akurat dan cepat dalam mendukung penyaluran berbagai program pemerintah.

Eddy menjelaskan, peluncuran SMaRT DTSEN dilaksanakan bersamaan dengan bimbingan teknis statistik sektoral sebagai upaya meningkatkan kualitas pengelolaan data sekaligus memperkuat penerapan Satu Data Indonesia di Kabupaten Tabalong.

Baca Juga : Salat Istisqa, Ikhtiar Umat Memohon Turunnya Hujan di Tengah Kemarau

Baca Juga : 14 Korban KM Virgo Dievakuasi dari Dalam Kapal, Tim Penyelam Lanjutkan Pencarian 97 Penumpang Kapal

Sementara itu, Bupati Tabalong melalui Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Tabalong, Dr. Drs. Erwan menyampaikan bahwa, SMaRT DTSEN merupakan inovasi daerah berbasis website yang dirancang untuk mendukung pengelolaan data sosial ekonomi secara terintegrasi.

“SMaRT DTSEN berperan dalam mengelola data DTSEN serta mendukung integrasi sistem informasi perangkat daerah untuk melakukan verifikasi status kependudukan dan status desil penerima program,” katanya.

Menurut Erwan, inovasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan ketepatan sasaran berbagai program pemerintah sekaligus membuat proses perencanaan pembangunan menjadi lebih efisien karena didukung data sosial ekonomi yang terpadu.

Melalui sistem tersebut, perangkat daerah diharapkan dapat menjadikan data sebagai dasar dalam pengambilan keputusan. Selain mengurangi kesalahan sasaran program, SMaRT DTSEN juga diharapkan mampu meningkatkan efektivitas pelaksanaan program, mendukung perencanaan berbasis data, serta memperkuat akuntabilitas tata kelola pemerintahan daerah.

“Kita semua tentu sepakat bahwa data menjadi bagian yang sangat penting dalam penyelenggaraan pemerintahan. Mulai dari menyusun perencanaan, menentukan program, sampai mengevaluasi hasil pembangunan, semuanya membutuhkan data yang baik,” ujarnya.

Karena itu, Erwan mengingatkan pentingnya memastikan data yang dimiliki pemerintah benar, lengkap, selalu diperbarui, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Ia menilai bimbingan teknis tersebut menjadi momentum penting untuk menyamakan pemahaman terkait penyelenggaraan statistik sektoral, mulai dari proses pengumpulan, pengolahan, hingga pemanfaatan data.

Langkah tersebut juga sejalan dengan upaya penguatan Satu Data Indonesia di Kabupaten Tabalong, sehingga data yang berasal dari setiap perangkat daerah dapat dikelola menggunakan standar yang jelas dan dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung pembangunan daerah.

“Kita harus tahu siapa yang membutuhkan, di mana lokasinya, apa kebutuhannya, dan bagaimana perkembangannya. Dengan data yang baik, kita bisa bekerja lebih tepat dan manfaat program pemerintah bisa lebih dirasakan masyarakat,” tuturnya.

Erwan menegaskan, pengelolaan data bukan hanya menjadi tanggung jawab Diskominfo maupun BPS, tetapi merupakan tanggung jawab bersama seluruh perangkat daerah.

Ia berharap, seluruh peserta dapat mengikuti bimbingan teknis dengan baik serta memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berdiskusi dan menyampaikan berbagai kendala yang masih dihadapi dalam pengelolaan data di perangkat daerah masing-masing.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Diskominfo yang telah memfasilitasi kegiatan ini, serta kepada BPS Kabupaten Tabalong atas dukungan dan kerja samanya. Semoga melalui kegiatan ini, pengelolaan statistik sektoral kita semakin baik dan SMaRT DTSEN dapat memberikan manfaat dalam mendukung perencanaan pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat,” pungkasnya. (renn)

Editor : Akhmad