TANJUNG, klikkalsel.com – Dua unit rumah warga di Desa Lokbatu RT 01, Kecamatan Haruai, Kabupaten Tabalong, hangus dilalap api dalam peristiwa kebakaran yang terjadi pada Sabtu (12/9/2026) sore.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 16.30 WITA itu tidak menimbulkan korban jiwa. Namun, kerugian materi akibat kebakaran diperkirakan mencapai Rp300 juta.
Adapun dua warga yang terdampak dalam musibah tersebut adalah Akhmad Hilmi (44) dan Jamidah (55).
Berdasarkan keterangan awal di lokasi, kebakaran diduga bermula saat Akhmad Hilmi memasak air menggunakan kayu bakar di halaman belakang rumah. Tak lama kemudian, saat kembali memeriksa tempat memasak, ia mendapati api sudah membesar dan mulai membakar bagian dapur.
Api dengan cepat menjalar. Dalam hitungan menit, kobaran semakin membesar dan menghanguskan dua unit rumah warga.
Mendapat laporan kejadian, tim gabungan segera bergerak ke lokasi untuk melakukan pemadaman dan penanganan. Setelah berjibaku dengan kobaran api, petugas akhirnya berhasil memadamkan api sekitar pukul 17.00 WITA.
Baca Juga : Dua Balita jadi Korban Kebakaran, Satu Tewas dan Satu Luka Bakar
Baca Juga : Wujud Kepedulian Polri, Polresta Banjarmasin Berikan Bantuan Korban Kebakaran Rawasari
Personel kepolisian yang tiba di lokasi langsung melakukan pengamanan tempat kejadian perkara (TKP), memasang garis polisi, mendata korban serta kerugian, dan meminta keterangan dari sejumlah saksi.
Kapolres Tabalong AKBP Wahyu Ismoyo Jayawardana melalui Kasi Humas Iptu Heri Siswoyo mengatakan personel telah melakukan sejumlah langkah penanganan di lokasi, termasuk mengamankan TKP dan mendata kerugian.
“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Penyebab pasti kebakaran masih dalam proses pendalaman oleh Unit Inafis Polres Tabalong,” jelas Heri.
Ia juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama saat menggunakan api untuk memasak maupun keperluan lainnya.
“Masyarakat diimbau untuk tidak meninggalkan api dalam keadaan menyala tanpa pengawasan. Pastikan api benar-benar padam setelah selesai digunakan guna mencegah terjadinya kebakaran,” imbaunya.
Saat ini, Unit Inafis Polres Tabalong masih melakukan pendalaman dan pemeriksaan di lokasi kejadian untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran. (renn)
Editor : Akhmad






