BANJARMASIN, klikkalsel.com — Kecemasan menyelimuti Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, sejumlah keluarga dan kerabat penumpang KM Virgo Transport 8 masih bertahan di sekitar posko koordinasi pencarian dan evakuasi, menunggu kepastian kondisi kerabatnya, Minggu (13/9/2026).
Di antara mereka, Likasa (50), warga asal Sumenep, terlihat beberapa kali mondar-mandir di sekitar posko. Tatapannya tertuju ke arah petugas, berharap ada kabar mengenai istrinya, Sutilah, yang menjadi salah satu penumpang kapal tersebut.
Likasa mengaku terakhir berkomunikasi dengan istrinya pada Sabtu pagi. Saat itu, Sutilah tengah dalam perjalanan dari Sumenep menuju Banjarmasin untuk menyusul dirinya yang lebih dulu berada di Banjarbaru.
“Jam 8-9 pagi kemarin kira-kira terakhir kontak sama istri. Dia mau nyusul saya ke Banjarbaru, mau kerja jaga warung. Kalau saya sudah di sini duluan,” ujar Likasa saat ditemui di sekitar posko.

Sutilah tidak berangkat seorang diri. Menurut Likasa, istrinya bersama tiga tetangga berangkat dari Sumenep menuju Banjarmasin.
Semula, Likasa memperkirakan istrinya akan tiba di Banjarmasin pada Minggu pagi. Informasi yang diterimanya, KM Virgo Transport 8 dijadwalkan bersandar di Pelabuhan Trisakti sekitar pukul 07.00 Wita.
Namun, kabar kedatangan kapal justru berubah menjadi kekhawatiran.
“Kan biasanya kalau sudah sampai di daerah pesisir sudah ada sinyal. Akhirnya dapat info kalau kapal yang ditumpangi istri saya ini hilang kontak,” katanya.
Baca Juga : Update Pencairan KM Virgo Transport 8 Hilang Kontak, 103 Orang Dievakuasi dan 1 Meninggal Dunia
Baca Juga : Kapal Virgo Transport 8 Hilang Kontak di Laut Jawa, Bawa 243 Orang Menuju Banjarmasin
Mendengar informasi tersebut, Likasa langsung berangkat dari Banjarbaru menuju Pelabuhan Trisakti. Padahal sebelumnya, ia hanya berencana menunggu kedatangan istrinya di Banjarbaru.
Setibanya di pelabuhan, Likasa memilih bertahan di sekitar posko koordinasi. Hingga siang hari, belum ada kepastian yang diterimanya mengenai keberadaan Sutilah.
Ia bahkan belum mengetahui apakah istrinya sudah berhasil dievakuasi atau masih dalam pencarian. Karena itu, Likasa terus menunggu setiap perkembangan dari petugas.

“Makanya dari tadi saya mondar-mandir aja di posko koordinasi ini. Anak saya di Sumenep sana juga nangis-nangis nunggu kabar ibunya,” ucapnya.
Sementara itu, berdasarkan pantauan di kawasan Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, suasana di area penumpang terlihat dipadati sejumlah kendaraan dan personel yang terlibat dalam proses pencarian serta evakuasi.
Sejumlah unit ambulans terlihat berada di lokasi. Petugas Basarnas, TNI, dan Polri juga tampak bersiaga di sekitar area pelabuhan dan posko koordinasi. (airlangga)
Editor: Abadi






