69 Korban Selamat KM Virgo Transport 8 Dievakuasi Menuju Banjarmasin, RSUD Ulin Siagakan Tim Medis Dengan 13 Dokter Bedah

Direktur RSUD Ulin Banjarmasin, dr Among Wibowo saat meninjau posko pencarian KM Virgo Transport 8 di Pelabuhan Tri Banjarmasin.

BANJARMASIN, klikkalsel.com – RSUD Ulin Banjarmasin menyiapkan tim medis untuk menangani korban insiden KM Virgo Transport 8. Sebanyak 13 dokter bedah hingga armada ambulans telah disiapkan untuk mendukung proses evakuasi dan penanganan korban.

Direktur RSUD Ulin Banjarmasin, dr Among Wibowo, mengatakan tenaga kesehatan rumah sakit juga telah dikerahkan langsung ke lapangan.

“Dari rumah sakit kita sudah menurunkan tenaga kesehatan ke lapangan, termasuk 13 dokter bedah atau PPDS bedah, tim medis lainnya dan ambulans,” ujar Among.

Di rumah sakit, Instalasi Gawat Darurat (IGD) juga telah disiagakan untuk menerima korban yang membutuhkan penanganan medis.

Selain tim IGD, tenaga forensik turut disiapkan sebagai langkah antisipasi apabila terdapat korban meninggal dunia yang dievakuasi ke Banjarmasin.

Baca Juga : Update Pencairan KM Virgo Transport 8 Hilang Kontak, 103 Orang Dievakuasi dan 1 Meninggal Dunia

Baca Juga : Kapal Virgo Transport 8 Hilang Kontak di Laut Jawa, Bawa 243 Orang Menuju Banjarmasin

Among mengatakan, berdasarkan koordinasi dengan tim kesehatan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP), sebanyak 69 korban selamat saat ini dalam proses evakuasi menuju Banjarmasin menggunakan kapal.

Sementara itu, lima korban selamat lainnya dievakuasi menuju Lombok. Untuk korban yang dibawa ke Banjarmasin, penanganan tidak seluruhnya akan dipusatkan di RSUD Ulin.

Mengingat jumlah korban yang cukup banyak, 69 orang akan didistribusikan ke sejumlah rumah sakit di sekitar Banjarmasin. Langkah tersebut dilakukan agar seluruh korban bisa segera mendapat pemeriksaan dan penanganan medis sesuai kondisi masing-masing.

“Karena jumlahnya cukup banyak, tentunya tidak semuanya akan kita tangani di RSUD Ulin. Nanti akan kita distribusikan ke beberapa rumah sakit lain supaya penanganannya bisa lebih maksimal,” jelas Among.

RSUD Ulin bersama tim kesehatan dan rumah sakit lainnya kini menunggu perkembangan proses evakuasi korban dari lokasi kejadian. Kesiapan tenaga medis, ambulans, IGD hingga tim forensik terus dilakukan untuk mengantisipasi setiap kemungkinan dalam proses penanganan korban. (rizqan)

 

Editor: Abadi