BANJARMASIN, klikkalsel.com – Kebakaran melanda sebuah toko pakaian dalam di kawasan Pasar Sudi Mampir, Banjarmasin, Minggu siang (23/8/2026). Beruntung, api berhasil dikendalikan dengan cepat sebelum merembet ke toko lainnya.
Warga pasar menjadi pihak pertama yang berupaya melakukan pemadaman menggunakan alat pemadam api ringan (APAR). Tak lama berselang, puluhan unit pemadam kebakaran dan relawan BPK berdatangan ke lokasi.
Meski banyak armada yang memenuhi kawasan pasar, proses pemadaman berlangsung relatif cepat sehingga tidak banyak selang yang harus digunakan. Api pun berhasil dipadamkan sebelum membesar.
Toko yang terbakar diketahui milik H. Mudasir. Saat kejadian, pemilik bersama warga pasar langsung berupaya menyelamatkan barang dagangan yang berada di dalam toko.
Namun, sebagian besar barang tidak sempat diselamatkan. Ratusan lusin pakaian dalam tampak tertutup serbuk APAR, sementara sebagian lainnya terbakar dan mengalami kerusakan akibat proses pemadaman.
“Sempat di-APAR buhannya (warga pasar), lihati bekas-bekasnya itu,” ujar Amat, salah seorang relawan yang turut membantu proses evakuasi barang.
Baca Juga : Melonjak Pesat, ISPA di Kalsel Tembus 27.738 Kasus
Dari pemeriksaan awal di lokasi, kebakaran diduga berkaitan dengan korsleting listrik. Dugaan tersebut muncul setelah ditemukan kipas angin dalam kondisi meleleh dan terjuntai hingga mendekati lantai serta barang dagangan.
Padahal, toko tersebut diketahui rutin tutup setiap hari Minggu. Pihak keluarga pemilik juga menyebutkan bahwa aliran listrik seharusnya dalam kondisi mati ketika toko ditinggalkan.
“Listrik mati, mungkin ada yang memicik saklar kilometer listrik itu jadi dia menyala di dalam. Nggih bujur Minggu kami tutup,” kata Hj. Mudah, istri H. Mudasir.
Meski api telah berhasil dipadamkan, kerugian akibat kejadian tersebut belum diketahui secara pasti. Kepolisian juga telah mendatangi lokasi untuk melakukan penyelidikan dan memastikan penyebab kebakaran.
Petugas akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap sumber api serta kondisi instalasi listrik di dalam toko. (airlangga)
Editor: Abadi






