Penyesuaian Fiskal Daerah, Pemkab Balangan Sampaikan Rancangan Perubahan APBD 2026

BALANGAN, klikkalsel.com – Pemerintah Kabupaten Balangan mengajukan Rancangan Perubahan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Rancangan Perubahan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD Tahun Anggaran 2026 dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Balangan yang digelar di ruang rapat paripurna DPRD, Senin (20/7/2026).

Pada kesepampatan ini juga dirangkai dengan Penyerahan dokumen rancangan peraturan perubahan APBD Kabupaten Balangan tahun anggaran 2026.

Sekretaris Daerah Kabupaten Balangan, Fakhriyanto, menjelaskan bahwa perubahan APBD dilakukan sebagai bentuk penyesuaian terhadap perkembangan kondisi fiskal daerah, khususnya akibat kebijakan pemerintah pusat yang berdampak pada pendapatan transfer ke daerah.

Menurutnya, hingga saat ini Kabupaten Balangan masih bergantung pada dana transfer dari pemerintah pusat sebagai salah satu sumber utama pendapatan daerah.

“Kami sampaikan secara jumlah tidak banyak berubah namun ada pengurangan karena adanya pemotongan dana desa dari pusat sebesar 50 Milyar lebih yang di alokasikan untuk pendirian koperasi merah putih dana yang memang di transfer dari pusat kemudian ditarik oleh pusat untuk pembiayaan KDMP,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kebijakan tersebut mengakibatkan Kabupaten Balangan mengalami pengurangan alokasi anggaran sekitar Rp54 miliar.

Selain itu, pada perubahan APBD tahun ini pemerintah daerah hanya memproyeksikan adanya peningkatan dari sektor Pendapatan Asli Daerah (PAD), sementara komponen pendapatan lainnya tidak mengalami kenaikan.

Baca Juga : Pemkab Balangan Peringati Hari Anak Nasional ke-42 dengan Seminar Edukatif

Baca Juga : Pemkab Balangan Tegaskan Komitmen Wujudkan Pendidikan Berkualitas pada HUT ke-76 IGTKI-PGRI dan HAN 2026

Kondisi tersebut mengharuskan pemerintah daerah melakukan penyesuaian terhadap sejumlah program dan kegiatan agar tetap selaras dengan kemampuan keuangan daerah.

“Kita pilah lagi mana yang menjadi prioritas, mana yang bisa ditunda bahkan dibatalkan, dengan tetap memperhatikan perkembangan serta mengantisipasi dampak yang mungkin ditimbulkan,” katanya.

Meski dilakukan penyesuaian anggaran, pemerintah daerah menegaskan arah pembangunan tetap mengacu pada enam prioritas pembangunan Kabupaten Balangan Tahun 2026.

Prioritas tersebut meliputi pengembangan wilayah desa dan kota melalui pembangunan infrastruktur berkualitas, peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui sektor pertanian, perkebunan, peternakan, pariwisata, dan ekonomi kreatif, peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, penguatan kehidupan sosial, budaya, dan keagamaan, serta peningkatan kualitas birokrasi yang inovatif dan berorientasi pada pelayanan masyarakat

Terakhir ia berharap APBD Balangan di perubahan tahun ini bisa relasi lebih tinggi, dan lebih bermanfaat bagi masyarakat dan berdampak pada ekonomi makro serta berpengaruh dan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi, penurunan kemiskinan serta perbaikan indikator makro lainnya.

rfk/klik