Disorot DPRD Kalsel soal Migas dan Kelistrikan, Pemprov Janji Tindak Lanjuti Rekomendasi Wakil Rakyat

Sekdaprov Kalsel, M. Syarifuddin memastikan seluruh cacatan yang disampaikan DPRD akan ditindaklanjuti.

BANJARMASIN, klikkalsel.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel) memastikan tidak akan mengabaikan berbagai catatan dan rekomendasi yang disampaikan DPRD Kalsel. Mulai dari percepatan kerja sama dengan BPH Migas hingga persoalan kelistrikan, seluruh masukan tersebut dipastikan menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki kinerja pemerintah dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Rekomendasi tersebut merupakan pembahasan yang mengemuka dalam rapat paripurna DPRD Kalsel di gedung Rumah Banjar, Jalan Lambung Mangkurat, Banjarmasin, Kamis (9/7/2026).

Sekdaprov Kalsel, M. Syarifuddin mengatakan, rekomendasi DPRD merupakan bagian penting dalam penyempurnaan tata kelola pemerintahan. Karena itu, pemerintah daerah akan mengevaluasi setiap masukan agar pelaksanaan program pembangunan semakin efektif dan tepat sasaran.

“Kami siap menindaklanjuti berbagai saran yang telah disampaikan. Hasil-hasil yang telah dilakukan juga akan kami nilai bersama, termasuk hasil awal dari BPN,ā€ ucapnya usai rapat paripurna.

Sekdaprov menyebut, terkait kebermanfaatan belanja daerah, selama ini seluruh proses sudah telah terlaksana. Kendati demikian, ujarnya, Pemprov Kalsel tetap terbuka menerima masukan dan saran untuk meningkatkan kualitas kinerja.

Salah satu rekomendasi yang menjadi perhatian adalah dorongan DPRD agar nota kesepahaman (MoU) antara Pemprov Kalsel dan BPH Migas segera direalisasikan.

Baca Juga :Ā Dievaluasi Pusat, Pemprov Kalsel Fokus Benahi Koordinasi dan Data

Baca Juga :Ā Tarif Listrik Triwulan III 2026 Tetap, PLN Siap Jalankan Kebijakan Pemerintah dan Jaga Kualitas Layanan ke Masyarakat

Menanggapi hal tersebut, Syarifuddin menegaskan pihaknya akan segera berkoordinasi dengan perangkat daerah terkait untuk menyiapkan langkah-langkah teknis agar proses kerja sama dapat berjalan sesuai rencana.

“Nanti teknisnya akan kami komunikasikan dengan perangkat daerah terkait agar prosesnya dapat berjalan dengan baik, termasuk yang berkaitan dengan pengoperasian dan upaya mengoptimalkan pendapatan dari sektor tersebut,” katanya.

Selain persoalan energi, DPRD juga menyoroti kondisi kelistrikan di Kalsel. Menurut Syarifuddin, Gubernur H. Muhidin telah beberapa kali berkoordinasi dengan pihak terkait guna mempercepat penyelesaian berbagai kendala yang masih terjadi.

“Pak Gubernur sudah beberapa kali melakukan pertemuan dengan pihak terkait. Mereka juga menyampaikan komitmennya untuk secepatnya mengatasi berbagai persoalan yang masih dihadapi,” tandasnya.

Pemprov Kalsel berharap sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, pemerintah pusat, dan seluruh pemangku kepentingan terus diperkuat. Dengan kolaborasi tersebut, berbagai persoalan strategis di Kalsel diharapkan dapat diselesaikan secara bertahap sekaligus mendorong pembangunan daerah yang lebih optimal dan berdampak langsung bagi masyarakat. (rizqan)

Editor: Abadi