BANJARMASIN, klikkalsel.com – Pasar rakyat dan UMKM yang digelar Polda Kalsel dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 disambut antusias masyarakat. Kegiatan yang berlangsung di halaman eks Kantor Gubernur Kalsel, Jalan Jenderal Sudirman, dipadati warga yang tengah berolahraga saat Car Free Day, Minggu (28/6/2026).
Sejak pagi, warga berbondong-bondong mendatangi stan pasar murah untuk membeli berbagai kebutuhan pokok yang dijual dengan harga lebih rendah dibanding harga pasaran. Tak butuh waktu lama, sejumlah komoditas yang disediakan langsung habis diserbu pembeli.
Kegiatan ini secara langsung dibuka Kapolda Kalsel, Irjen Pol Rusyanto Yudha Hermawan. Kapolda mengatakan pasar rakyat dan UMKM merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang mengusung tema “80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat”.
“Pagi ini kami melaksanakan jalan santai bersama seluruh pejabat utama Polda Kalsel, Bhayangkari Polda Kalsel, purnawirawan, warakawuri, dan masyarakat. Selain itu juga ada bazar pasar murah serta pembagian makanan gratis untuk masyarakat yang mengikuti Car Free Day,” ujarnya.
Kapolda mengatakan, kegiatan ini menghadirkan sebanyak 25 stan dan 25 tenan UMKM yang menjual makanan disiapkan untuk melayani masyarakat secara gratis. Selain itu, tersedia pula beras dan paket sembako yang dijual dengan harga lebih murah dari harga pasar.
Kapold berharap kegiatan tersebut dapat membantu meringankan beban masyarakat di tengah kondisi ekonomi yang masih menantang sekaligus mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.
“Mudah-mudahan kegiatan ini bisa membantu masyarakat dan semakin mendekatkan Polri dengan masyarakat,” tandasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kalsel, Syamsir Rahman, mengungkapkan pihaknya turut berpartisipasi menyediakan berbagai kebutuhan pokok bersubsidi atas arahan Gubernur Kalsel.
Berbagai komoditas yang dijual antara lain beras, bawang merah, bawang putih, minyak goreng, gula, ayam, hingga beras lokal. Harga yang ditawarkan jauh lebih rendah dibanding harga normal.
Baca Juga : Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polresta Banjarmasin Bagikan 100 Paket Sembako dan Pasar Murah
Baca Juga : Jelang Idul Adha, Pemkab Tabalong Gelar Pasar Murah untuk Bantu Masyarakat
Misalnya untuk beras SPHP program pangan, harga yang biasanya Rp59.000 dijual hanya Rp55.000 per paket 5 kilogram. Beras lokal yang biasanya Rp13.000 per kilogram dijual Rp10.000 per kilogram. Sementara bawang merah turun dari Rp12.000 menjadi Rp10.000, bawang putih dari Rp18.000 menjadi Rp15.000, dan minyak goreng dari Rp17.000 menjadi Rp15.000 per liter.
“Alhamdulillah, dalam waktu singkat semuanya habis. Antusias masyarakat luar biasa. Kesempatan ini benar-benar dimanfaatkan warga untuk memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau,” kata Syamsir.
Ia menambahkan tingginya minat masyarakat menunjukkan pasar murah masih sangat dibutuhkan, terutama saat harga sejumlah kebutuhan pokok mengalami kenaikan.
“Semua barang yang kami bawa habis terjual. Bahkan sebenarnya masih kurang karena permintaan masyarakat sangat tinggi,” ucapnya.
Salah seorang warga, Siti Rahmah, mengaku sangat terbantu dengan adanya pasar murah yang digelar Polda Kalsel tersebut. Menurutnya, harga kebutuhan pokok yang dijual jauh lebih murah dibandingkan harga di pasaran.
“Alhamdulillah sangat membantu. Tadi saya beli beras, minyak goreng, sama bawang. Selisih harganya lumayan dibanding beli di pasar biasa. Semoga kegiatan seperti ini sering diadakan karena sekarang harga kebutuhan sehari-hari cukup terasa naik,” ujarnya.
Senada dengan itu, warga lainnya, Ahmad Fauzi, mengatakan pasar murah menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.
“Saya kebetulan habis olahraga di CFD, lalu lihat ada pasar murah. Harganya memang lebih murah, jadi sangat membantu kami sebagai masyarakat. Apalagi kebutuhan pokok sekarang banyak yang naik. Mudah-mudahan ke depan kegiatan seperti ini bisa lebih sering dilaksanakan,” pungkasnya. (rizqan)
Editor: Abadi





