BARABAI, klikkalsel.com – Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) mengirimkan kontingen terbaiknya untuk berkompetisi di Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Provinsi Kalimantan Selatan ke-37 yang akan berlangsung di Marabahan.
Acara pelepasan dilaksanakan pada Jumat, (19/6/2026), bertempat di halaman Gedung Mahligai Inspirasi Al Qur’an Barabai. Wakil Bupati HST yang juga menjabat sebagai Ketua Umum LPTQ HST, Gusti Rosyadi Elmi, secara langsung melepas seluruh rombongan.
Total personel yang diberangkatkan mencapai 94 orang. Rinciannya terdiri dari 53 orang sebagai peserta, ditambah dengan para pelatih serta panitia pendamping.
Dari jumlah tersebut, Kafilah HST siap bertanding di hampir seluruh cabang perlombaan yang dipertandingkan. Secara keseluruhan, sekitar 90 persen dari total cabang lomba akan diikuti oleh putra-putri terbaik daerah ini.
Namun, terdapat beberapa kategori yang belum dapat diikuti karena tingkat kesulitan dan persyaratan yang cukup tinggi. Kendala utama terletak pada ketersediaan sumber daya manusia yang memenuhi kualifikasi khusus.
Beberapa cabang seperti tafsir dengan bahasa asing maupun bahasa Indonesia membutuhkan kemampuan hafalan hingga 30 juz. Hingga saat ini, HST masih kesulitan menemukan talenta lokal yang mampu memenuhi standar tersebut.
Pihak panitia menegaskan komitmen kuat untuk hanya mengutus warga asli Barabai. Kebijakan ini diambil demi memajukan potensi lokal dan tidak merekrut atau menyewa peserta dari luar daerah demi mengejar kemenangan semata.
Baca Juga :Â Marabahan Ditunjuk Jadi Tuan Rumah MTQ Kalsel 2026, Pemkab Batola Siap Maksimalkan Persiapan
Baca Juga :Â Pulau Laut Utara Raih Juara Umum MTQ ke-56 Kabupaten Kotabaru 2026
Persiapan menghadapi ajang bergengsi ini tidak dilakukan secara instan. Pembinaan dan pelatihan telah digalakkan sejak lama, tepatnya setelah selesainya pelaksanaan MTQ tingkat kabupaten pada Oktober 2025 lalu.
Selama berbulan-bulan, para peserta menjalani program latihan intensif. Metode pembinaan dilakukan secara terstruktur melalui pemusatan latihan atau training center, serta latihan mandiri yang dibimbing langsung oleh para pelatih masing-masing.
Sebagai persiapan puncak, baru saja digelar sentra latihan selama tiga hari di Hotel Puspa. Kegiatan ini bertujuan untuk mematangkan kemampuan dan mental para peserta sebelum turun ke arena kompetisi.
“Dari keseluruhan itu, ada beberapa cabang yang belum bisa kami ikuti karena tingkat kerumitannya. Namun hampir 90 persen cabang kita ikuti dan berharap anak-anak tampil dengan performa terbaik,” ujar Gusti Rosyadi usai melepas rombongan.
Gusti Rosyadi menambahkan bahwa seluruh rangkaian latihan yang telah dilalui membuat kesiapan kontingen tahun ini dinilai jauh lebih matang dibandingkan periode sebelumnya.
Pada penyelenggaraan tahun lalu, HST berhasil menduduki peringkat ke-11 secara umum. Untuk ajang tahun ini, target yang dibawa cukup realistis namun penuh semangat.
Pihaknya menargetkan perolehan peringkat dapat naik signifikan, minimal masuk dalam jajaran sepuluh besar atau tepatnya berada di posisi kedelapan hingga kesembilan.
MTQ Provinsi Kalsel ke-37 dijadwalkan berlangsung mulai tanggal 18 hingga 26 Juni 2026. Seluruh kafilah diharapkan dapat memberikan yang terbaik dan mengharumkan nama daerah di kota tuan rumah, Marabahan.(raram)





