8 Mahasiswa China Asal Kalsel Sempat Diobservasi 14 Hari

WNI yang dievakuasi dari Wuhan saat dipindahkan ke pesawat TNI AU menuju Natuna (Foto: Dok. Kemlu)

BANJARMASIN, klikkalsel – Karantina ratusan Warga Negara Indonesia (WNI) asal China di Natuna Kepulauan Riau, akan berakhir pada Sabtu (15/2/2019). Karantina ini dilakukan pemerintah selama 14 hari, sejak evakuasi pada 1 Februari. Sedikitnya ada 8 warga asal Kalsel turut menjalani karantina dan segera dipulangkan.

8 orang itu adalah mahasiswa China asal Kalsel. Mereka menjalani observasi virus corona bersama ratusan WNI lainnya selama 14 hari.

8 mahasiswa cina asal Kalsel tersebut, mereka terbagi menjalani pendidikan di dua universitas, yaitu Hubei University of Science and Technology dan Hubei Polytechnic University.

Selama kuliah di China, mereka tinggal di kota Xianning dan Huangshi. Dua kota ini bagian dari Provinsi Hubei, sama dengan Kota Wuhan pusat sebaran virus corona.  Xianning berjarak 97 kilometer dari Wuhan dan Huangshi berjarak 100 kilometer.

Terkait rencana kepulangan mereka di Bumi Lambung Mangkurat, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kalsel, Heriansyah menerangkan, masyarakat tak perlu cemas. Ia menegaskan masa observasi yang sudah dilakukan Menteri Kesehatan sudah sesuai prosedur yang berlaku.

Heriansyah menambahkan, setelah 14 hari masa observasi yang dijalani selama masa karantina. Maka bisa dipastikan para WNI itu termasuk warga Kalsel tersebut dalam kondisi sehat dan siap kembali ke tengah-tengah masyarakat.

“Sudah diobservasi berarti tidak ada tertular corona atau terindikasi corona, jadi kita perlakukan mereka seperti orang biasa. Jadi saat mereka datang tidak ada perlakuan khusus,” terangnya, Jumat (14/2/2020).

Sebelumnya, ada 4 mahasiswa asal Kalsel yang sudah tiba dari Cina, pada Sabtu (8/2/2020). 4 mahasiswa tersebut berasal dari Kabupaten Tapin, Tanah Laut, Tabalong dan Hulu Sungai Tengah.

Keempatnya sempat mengalami bersuhu tubuh tinggi. Namun, mereka sudah dinyatakan sehat oleh otoritas bandara di Thailand dan Soekarno Hatta. Diketahui, empat mahasiswa ini tempat tinggalnya di Nanjing berjarak 536 kilometer dari Wuhan, Hubei. (rizqon)

Editor : Akhmad