Warga Resah, Kerbau Rawa Mati Mendadak

BANJARMASIN, klikkalsel – Peternak kerbau rawa di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) mulai resah. Sebab hewan piaraan yang biasa disebut hadangan itu mati mendadak.

Ketua Fraksi PKB DPRD Kalsel, H Hormansyah. (elo syarif/klikkalsel)

Kejadian itu sudah hampir empat bulan dialami 7 peternak di Desa Paminggir. Kerbau rawa seperti mengalami diare, kotorannya pun berwarna kuning. Kemudian kerbau lemas dan mati.

Kenyataan ini mengundang perhatian seriua Ketua Fraksi PKB DPRD Kalsel, H Hormansyah.

Ia pun meminta Pemprov Kalsel membangun klinik hewan untuk menangani permasalahan penyakit kerbau rawa yang mati mendadak.

“Apalagi selama ini Kerbau Rawa menjadi Ikon HSU. Makanya saya berharap ini menjadi perhatian Pemprov Kalsel dan Pemkab HSU,” ujarnya mengingatkan.

Anggota Komisi III DPRD Kalsel ini mengemukakan, di Desa Paminggir populasi kerbau rawa mencapai puluhan ribu ekor. Ini tentu sangat membantu dalam pasokan daging di Kalsel.

“Kalau tak ada perhatian pemerintah, bukan mustahil populasi kerbau di HSU turun drastis. Atas dasar itu saat ini perlu klinik hewan,” sarannya, Senin (19/12/2017).

Sehingga jika ada kerbau yang sakit, bisa segera ditangani. Seperti penyakit beberapa kerbau itu menular. “Atas dasar itu wabah ini harus segera ditangani,” ujarnya mengingatkan. (elo syarif)

Editor : Farid

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.