Usai Pendaftaran Anies-Muhaimin, 15 Simpul Relawan AMIN Kalsel Siap ‘Bergerilya

Para relawan dan simpatisan masyarakat menggelar aksi dukungan kepada pasangan AMIN di depan Kantor KPU Kalsel, Banjarmasin.

BANJARMASIN, klikkalsel.com – Hari ini Kamis (19/10/2023), pasangan Bakal Calon Presiden – Calon Wakil Presiden (Capres-Cawapres), Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar (AMIN) mendaftar ke KPU RI. Bersamaan dengan itu, Relawan AMIN Kalsel melaksanakan doa bersama, yang kemudian mendatangi Kantor KPU Kalsel, Jalan A Yani KM 3,5 Banjarmasin, untuk menyampaikan dukungan penuh.

Lagu Ya Lal Wathon dan Salawat Asyghil menggema pada pertemuan relawan AMIN Kalsel di Posko Relawan AMIN, Jalan A Yani Kam 6,5. Sekitar 1.500 orang hadir dalam pertemuan ini sebagai bentuk dukungan dan memeriahkan pendaftaran pasangan AMIN sebagai Capres dan Cawapres.

“Lagu Ya Lal Wathon ini mengandung makna mengenai cinta tanah air. Kita hadir hari ini adalah bagian dari rasa cinta kita kepada tanah air. Kita ingin tanah air kita Indonesia bisa memiliki pemimpin yang mampu membawa keadilan sosial bagi semua,” ucap Ketua DPW Aliansi Nasional Indonesia Sejahtera (ANIES) Kalsel H Martinus, menjelaskan, dikumandangkannya lagu Ya Lal Wathon ciptaan tokoh Nahdlatul Ulama (NU) KH Wahab Hasbullah

Salawat Asyghil juga berkumandang pada acara tersebut. Sholawat ini selalu dikumandangkan oleh Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar pada setiap acara-acara yang melibatkan ratusan ribu massa seperti di Malang dan Sidoarjo beberapa waktu lalu.

“Salawat ini bagian dari ikhtiar kita mengetuk pintu langit. Sehebat apapun usaha kita tidak mungkin akan terkabul tanpa ridho dari Allah. Kita selalu memohon pertolongan kepada Allah dalam setiap langkah kita,” tandasnya.

Baca Juga Pengamat Politik: Kalsel Perlu Sosok Pemimpin Daerah Cerdas, Energik dan Punya Inovasi

Baca Juga Badan Kesbangpol Tabalong Sosialisasikan Pendidikan Politik Pemilihan Umum Serentak 2024

Usai pertemuan di posko relawan yang berlangsung dari pukul pukul 08.00 Wita hingga 09.30 Wita, mereka mendatangi Kantor KPU Kalsel.

Ketua DPW Aliansi Nasional Indonesia Sejahtera (ANIES) Kalsel H Martinus mewakili 15 Simpul Relawan Anies-Muhaimin (AMIN) Kalsel menyatakan siap memenangkan pasangan AMIN.

Di depan kantor penyelenggara pemilu ini, para relawan, simpatisan dan masyarakat yang hadir terdiri dari 15 simpul relawan AMIN membawa atribut dukungan. Salah satunya spanduk dari Mahasiswa Lintas Kampus yang mengharapkan ke depan AMIN mampu menghadirkan kebijakan yang pro terhadap mahasiswa.

“Kami ingin setelah lulus bisa langsung kerja, lapangan kerja harus tersedia lebih banyak lagi,” ucap Kartika Putri, mahasiswa Universitas Islam Kalimantan.

Tak hanya Kartika, tercatat ada sekitar 200 mahasiswa hadir pada acara tersebut. Kehadiran mereka membawa harapan yang sama yakni perubahan menuju Indonesia yang lebih baik.

“Hari ini kami semua hadir untuk menjadi bagian dari harapan masyarakat Indonesia adalah perubahan agar Indonesia menjadi lebih baik,” ungkap Syifa Maulida, mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Lambung Mangkurat.

Dalam aksi damai ini, para perwakilan simpul relawan, simpatisan dan masyarakat juga menyampaikan pesan pemilu damai, jujur, adil dan transparan. H Martinus mewakili 15 simpul relawan AMIN membacakan Piagam AMIN yang ditulis langsung Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar.

“Intisari piagam ini adalah harapan agar Indonesia bebas dari kemiskinan, kebodohan, ketertinggalan, kekerasan, diskriminasi dan segala bentuk ketidakadilan,” jelasnya.

H Martinus mengatakan, 15 simpul relawan AMIN akan berkerja lebih optimal mensosialisasikan pasangan Capres-Cawapres Anies dan Muhaimin ke pelosok-pelosok di Banua. Tokoh Kalsel ini menegaskan, kemenangan AMIN adalah harga mati yang patut diperjuangkan masyarakat yang menginginkan perubahan.

“Setelah mendaftar, berarti semua relawan 15 simpul sudah harus bergerak ke kampung-kampung,” pungkasnya.

Sementara itu, komisioner KPU Kalsel, Riza Anshari menegaskan pihaknya bersifat netral sesuai yang diatur undang-undang. Penyelenggara pemilu, ujarnya, bersikap dan bekerja sesuai koridor aturan yang berlaku.

“Dan peserta pemilu memahami aturan-aturan yang boleh dan tidak boleh yang dilaksanakan. Mungkin ini saja dari kami, terimakasih atas kunjungannya hari ini,” pungkas komisioner KPU Kalsel yang juga selaku Ketua Divisi Hukum dan Pengawasan. (rizqon)

Editor: Abadi