Tujuan Pelaksanaan MTQ Harus Dipahami

BANJARMASIN, klikkalsel – Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXX tahun 2017 tingkat provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), telah usai. Banyak pengalaman, maupun kesan yang akan dijadikan pelajaran para kalifah.

Panggung megah di Sungai Martapura, tepat di depan menara pandang Pire Tendean, menjadi saksi suksesnya pelaksanaan MTQ XXX tingkat provinsi. Diikuti 13 kabupten/kota. Kemeriahan MTQ juga menarik perhatian masyarakat Kota Banjarmasin yang ingin menyaksikan pelaksanaan MTQ.

Indahnya panggung yang dihiasi oleh ornamen dan disaksikan ribuan masyarakat belum berarti jika tujuan dan makna pelaksanaan MTQ hanya sekadar mencari juara. Namun, kalifah maupun masyarakat juga harus memahami makna pelaksanaan MTQ tersebut.

Malam penutupan MTQ XXX tingkat provinsi. ( foto : baha/klikkalsel)

Syiar dan dakwah tentang membumikan Al qur’an adalah tujuan utama dari pelaksaan MTQ, hal tersebut harus menjadi nafas serta sebagai pegangan hidup yang hakiki dan menjadi kepribadian masyarakat. Karenanya, hakekat, makna, dan tujuan MTQ dipegang teguh, sehingga Al qur’an diresapi, dihayati dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.

Pelaksanaan MTQ sendiri menjadi nilai yang agamis dan sudah dilaksanakan di 13 kabupaten/ kota di Kalsel. Bahkan perwakilan masing-masing daerah pun pernah menyandang juara MTQ, namun tujuan utama tentu bukan sebuah komnpetisi.

Walikota Banjarmasin, H Ibnu Sina menyampaikan dengan diakhirnya pelaksanaan MTQ XXX tingkat provinsi bisa memberikan cerminan bagi masyarakat untuk memahami lagi tentang bagaimana Al qur’an menjadi pegangan hidup.

“Semoga dengan berakhirnya pelaksanaan MTQ ini bisa menjadikan kita semakin gemar dan cinta membaca Al qur’an. Begitu juga kita berharap keinginan Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor menjadi tuan rumah MTQ tingkat nasional bisa terwujud pada tahun 2020,” tutur H Ibnu Sina.

Pada pelaksanaan MTQ XXX, Kota Banjarmasin berhasil menjadi juara umum yang sebelumnya predikat juara umum pada MTQ XXIX dipegang oleh Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST).

Piala bergilir MTQ diserahkan langsung oleh Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, Haris Makkie kepada Walikota Banjarmasin Ibnu Sina yang didampingi Wakil Walikota Banjarmasin, Hermansyah.

Sementara itu, Hermansyah bertekad pada penggelaran MTQ XXXI di Kabupaten Tabalong nanti, para kafilah kota Banjarmasin bisa mempertahankan gelar juara umum yang telah diraih pada MTQ XXX tahun 2017 ini.(baha)

Editor : Amran

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.