BANJARMASIN, klikkalsel.com – Unit Donor Darah (UDD) Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Banjarmasin tengah mengalami kekosongan stok darah yang mengkhawatirkan. Kondisi ini membuat sejumlah rumah sakit kesulitan memenuhi kebutuhan transfusi darah bagi pasien-pasien dalam kondisi kritis.
Dari data yang disampaikan Kepala Unit Donor Dara (UDD) PMI Kota Banjarmasin, dr. Aulia Ramadhan Supit, bahwa stok darah saat ini benar-benar kosong.
“Kami benar-benar kehabisan stok. Hampir semua golongan darah kosong, terutama golongan O dan B yang paling banyak dibutuhkan,” ujarnya saat dikonfirmasi Jumat (11/4/2025).
Menurutnya, permintaan darah dari rumah sakit terus berdatangan, terutama untuk pasien yang menjalani operasi darurat, ibu melahirkan dengan risiko tinggi, dan penderita thalassemia. Namun, ketersediaan darah tak mampu mengimbangi lonjakan kebutuhan tersebut.
“Kami mohon masyarakat, terutama yang sehat dan memenuhi syarat donor, agar bisa mendonorkan darahnya. Ini bisa menyelamatkan nyawa,” tegasnya.
Baca Juga : Anjal Gepeng di Banjarmasin Masih Menjamur, Masyarakat Menjadi Faktor Penentu
Baca Juga : Dua Operator SPBU dan Tiga Pelangsir BBM Bersubsidi Diamankan Ditreskrimsus Polda Kalsel
PMI membuka layanan donor darah setiap hari, termasuk di akhir pekan. Masyarakat bisa datang langsung ke UDD PMI Kota Banjarmasin atau mengikuti kegiatan donor darah yang digelar di berbagai lokasi di kota.
“Kami juga bersedia menjemput pendonor jika diperlukan. Yang terpenting sekarang adalah gotong royong dan kepedulian kita bersama,” tambahnya.
Masyarakat yang ingin berdonor disarankan dalam kondisi sehat, berusia 17-60 tahun, memiliki berat badan minimal 45 kg, serta tidak sedang mengonsumsi obat-obatan tertentu. Informasi lengkap dapat diperoleh melalui media sosial resmi PMI Banjarmasin atau nomor layanan hotline yang tersedia. (fachrul)
Editor : Amran





