Balangan, klikkalsel.com – Kecamatan Lampihong melaksanakan rembuk stunting kecamatan, sekaligus penanda tanganan komitmen bersama pencegahan stunting di Kecamatan Lampihong oleh semua pihak yang terlibat. Selasa (1/7/2025).
Kegiatan yang dilaksanakan di Gedung Serbaguna, Kecamatan Lampihong ini sehubungan dengan selesainya rembuk stunting tingkat desa se-Kecamatan Lampihong, guna menyingkronkan kegiatan penanganan stunting agar lebih terarah.
Plt. Camat Lampihong, Murdiansyah, mengatakan setelah dilaksanakan rembuk stunting tingkat desa, kemudian dilaksanakan rembuk stunting kecamatan, untuk mengumpulkan data-data hasil dari rembuk stunting desa.
“Kami ingin tahu, dimana sebelumnya telah dilaksanakan rembuk stunting di tingkat desa, seluruh Kecamatan Lampihong dan ini dilaksanakan lagi rembuk stunting ini dengan tujuan kita ingin mengumpulkan data-data apa yang telah dirembuk stunting tingkat desa,” katanya.
Baca Juga :Â Fakta Baru Korupsi Rp18,6 miliar, Sopir PT Asabaru Dayacipta Lestari Balangan Disuruh 8 Kali Cairkan Cek Bank
Baca Juga :Â Korupsi Rp18,6 Miliar, Manajemen Serampangan PT Asabaru Dayacipta Lestari Balangan Makin Terungkap
Murdiansyah melanjutkan, dari data-data yang terkumpul ini nantinya, akan mencari solusi, bagaimana rencana aksi maupun tindak lanjut untuk pencegahan dan penurunan stunting di Kabupaten Balangan.
“Dan disini akan mencari apa solusi dan bagaimana rencana aksi atau tindak lanjut untuk pencegahan, baik penurunan stunting di Kecmatan Lampihong,” lanjutnya.
Murdiansyah menekankan, pada rembuk stunting kali ini ada beberapa hal yang perlu ditindaklanjuti, seperti peran ayah dalam mengasuh anak, kemudian dalam penganggaran lebih fokus lagi, baik di Anggaran Pendapatan Belanjar Daerah (APBD) maupun Anggaran Pendapatan Belanja Desa (APBDes).
Sementara itu Ketua Persatuan Kepala Desa (Perkades) Kecamatan Lampihong, Sahmadi menyampaikan kepala desa tentunya berkomitmen dalam pencegahan stunting.
“Kami sebagai kepala desa sangat berkomitmen sekali dan kami akan berintervensi mungkin terkait masalah anggaran APBDesa, kami akan mengalokasikan dana yang lebih besar lagi,” sampainya.
Pada kesempatan ini Sahmadi juga menyoroti terkait pembuatan sumur resapan, karena salah satu penyebab stunting ini adalah limbah rumah tangga.
rfk/klik





