TANJUNG, klikkalsel.com – Sejak pertama beroperasi pada 6 Mei hingga 11 Mei 2021, petugas pos check poin atau posko perbatasan baik di Kalsel-Kaltim maupun Kalsel-Kalteng, telah melakukan tes rapid antigen kepada 53 orang pengendara yang melintas.
Dari jumlah tersebut, didapati 1 orang pengendara yang ingin masuk ke Tabalong dari arah Kalimantan Tengah (Kalteng) yang dinyatakan reaktif, pada posko perbatasan Kalsel-Teng di Kecamatan Kelua.
Disampaikan Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Tabalong, dr. Taufiqurrahman Hamdie, hasil sampel reaktif tersebut merupakan warga yang datang dari Kabupaten Barito Timur Kalteng.
“Sikap kami, yang bersangkutan kami minta putar balik dan melaksanakan isolasi mandiri (isoman) sesuai alamatnya disana,” katanya.
Sedangkan untuk di posko Jaro, ada sekitar 39 orang yamg sampai hari ini tidak ada yang terkonfirmasi positif Covid- 19.
Taufiq yang juga Kepala Dinkes Kabupaten Tabalong ini juga menyebutkan, bahwa pihak Satgas Covid-19 Kabupaten Tabalong akan terus memperketat penyekatan, dalam upaya mengantisipasi masuknya potensi penularan Covid-19 dari luar Tabalong.
“Saat ini, Dinkes juga telah menyediakan 20 alat rapid antigen perhari di setiap posko, dengan total keseluruhan sebanyak 720 pieces rapid antigen untuk kegiatan peningkatan di perbatasan,” tukasnya. (doni)
Editor : Akhmad





