Polsek LAS Imbau Warga Hentikan Pasang Perangkap Listrik di Dekat Kandang Itik

Tanda peringatan yang ditempelkan pemilik kandang itik pada lokasi tewasnya Laili Rahman yang diduga karena kesetrum. (foto : dayat/klikkalsel.com)

BARABAI, klikkalsel.com –Insiden tewasnya pemuda di Desa Tabudarat Hulu, Kecamatan Labuan Amas Selatan (LAS), Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) yang diduga kuat akibat kesetrum di dekat kandang ternak itik menjadi sebuah pelajaran nyata kepada segenap warga setempat.

Belajar dari peristiwa itu, Polsek Labuan Amas Selatan (LAS), Polres Hulu Sungai Tengah (HST) mengimbau, kepada warga di wilayah hukumnya untuk tidak lagi memasang perangkap setrum listrik di seputar kandang ternak.

Kapolres HST AKBP Sigit Hariyadi melalui Kapolsek LAS, Iptu Nafrizal, Kamis (3/3/2022) menyampaikan imbuan tersebut setelah adanya insiden tewasnya pemuda yang diduga tersetrum dan menghebohkan warga Bumi Murakata.

“Saya berharap dan mengimbau masyarakat LAS untuk hentikan pemasangan perangkap setrum listrik di kandang ternak. Bukan ternak itik saja, tapi kandang ayam juga, karena sangat membahayakan,” katanya.

Lebih lanjut, terkait kasus tewasnya Laili Rahman (23), warga RT.004 RW. 002 Desa Mundar, LAS, Nafrizal mengaku masih menangani kasusnya. Korban diduga tersengat aliran listrik di dekat kandang itik milik Aliansyah, warga RT. 008 RW. 002, Desa Tabudarat Hulu, LAS.

Baca Juga : Salah Jalur, Truk Angkutan Batubara Terbalik

Baca Juga : Ayah dan Anak Kesetrum di Pengambangan, Nyawa Si Anak Tak Tertolong

Baca Juga : Kegiatan Pelajar Pemberdaya Mendorong Literasi Membangun Desa Patikalain Berakhir

“Kasus ini masih kita tangani. Saya terus koordinasi dengan Polres HST untuk menyelesaikan penanganan kasus ini,” ucapnya.

Kendati demikian, pada insiden itu antara keluarga korban dengan pemilik kandang masih ada ikatan keluarga yang berkemungkinan kasus ini akan diselesaikan secara kekeluargaan.

Walau begitu, Kapolsek Nafrizal menghendaki kasus tewasnya pemuda itu dijadikan cerminan dan pelajaran berharga. Terutama bagi warga LAS yang memiliki kandang ternak itik atau ayam untuk tidak lagi memasang perangkap aliran listrik sebagai alasan pengamanan kandang.

“Saya sudah tekankan kepada para Pembakal atau Kepala Desa agar warga jangan lagi memasang perangkap listrik seperti itu. Apa pun alasannya, ini sangat berbahaya dan saya minta jangan coba-coba lagi memasang,” tambahnya.

Kala itu, sesosok pemuda yang diketahui beridentitas Laili Rahman didapati tewas terlentang dekat kandang itik milik Aliansyah, Rabu (2/3/2022) pagi.

Pada saat itu, korban pertama kali ditemukan oleh pemilik kandang sendiri saat ia hendak memberi pakan ternak dan mengambil telur- telur itik peliharaannya.

Warga setempat pun heboh mengetahui temuan mayat tersebut yang diduga kuat akibat sengatan aliran listrik melalui kabel yang terhubung ke sentral aliran listrik oleh pemilik kandang.

Jajaran Polsek LAS pun melakukan pengamanan terhadap kabel listrik warna merah itu, bersama selembar baju kaos warna hitam, dan celana Jean sebagai barang bukti pada kasus tersebut. (dayat)

Editor : Akhmad