PLN UIP3B Kalimantan Raih TOP CSR Awards 2026 Lewat Program Pemberdayaan Berkelanjutan

Perwakilan PLN UIP3B Kalimantan bersama Kelompok Budidaya Ikan (Pokdakan) Nila Balap Maju Mapan melakukan kegiatan budidaya ikan berbasis teknologi akuakultur di Desa Jembayan, Kutai Kartanegara. Program TJSL PLN ini berhasil meningkatkan produktivitas budidaya sekaligus menekan risiko kematian ikan.

JAKARTA, klikkalsel.com – Komitmen PT PLN (Persero) Unit Induk Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban (UIP3B) Kalimantan dalam menghadirkan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang berdampak nyata kembali mendapat pengakuan nasional. Pada ajang TOP CSR Awards 2026, PLN UIP3B Kalimantan meraih penghargaan Bintang 3 Level Site Program melalui dua program pemberdayaan masyarakat yang dinilai efektif, strategis, dan berkelanjutan.

Penghargaan tersebut diterima oleh Senior Manager Keuangan, Komunikasi dan Umum PLN UIP3B Kalimantan, Endah Trianingtiyas, pada acara penganugerahan yang berlangsung di Dian Ballroom Lt.11, Raffles Hotel Jakarta, Senin (25/5).

Dua program yang mengantarkan PLN UIP3B Kalimantan meraih penghargaan tersebut adalah Pemanfaatan Fly Ash dan Bottom Ash (FABA) untuk Pengembangan Keterampilan Warga Binaan Lapas Kelas IIA Balikpapan serta Program Pengembangan Budidaya Ikan Berbasis Teknologi Akuakultur pada Kelompok Budidaya Ikan (Pokdakan) Nila Balap Maju Mapan di Desa Jembayan, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.

Melalui program pemanfaatan FABA, PLN UIP3B Kalimantan memberikan bantuan peralatan pengolahan batako berbahan dasar FABA dari PLTU Teluk Balikpapan serta pelatihan kepada 60 warga binaan. Hingga Desember 2025, program ini telah memanfaatkan 112 ton fly ash dan 59 ton bottom ash menjadi 5.825 produk batako yang telah dipasarkan, sekaligus mendukung peningkatan keterampilan dan kemandirian ekonomi warga binaan.

Sementara itu, melalui program pengembangan budidaya ikan berbasis teknologi akuakultur, PLN UIP3B Kalimantan memberikan bantuan aerator dan peralatan budidaya untuk membantu masyarakat menghadapi fenomena Bangai yang menyebabkan tingginya angka kematian ikan.

Baca Juga : 1.805 Penerima Manfaat di Seluruh Kalimantan Rasakan Berkah Idul Adha dari PLN UIP3B Kalimantan

Baca Juga : Komisi IV DPRD Kalsel Belajar Program Pengentasan Kemiskinan di Jawa Timur

Program ini berhasil meningkatkan produksi hingga sekitar 1 sampai 2 ton per bulan, menyelamatkan rata rata 1 ton ikan per bulan dari risiko kematian, serta menghasilkan efisiensi pakan dengan nilai ekonomi mencapai Rp73,1 juta dalam periode empat bulan.

Senior Manager Keuangan, Komunikasi dan Umum PLN UIP3B Kalimantan, Endah Trianingtiyas, mengatakan penghargaan tersebut merupakan hasil kolaborasi yang baik antara PLN, mitra pelaksana, dan masyarakat penerima manfaat.

“Penghargaan ini merupakan hasil kolaborasi yang baik antara PLN, mitra pelaksana, dan masyarakat penerima manfaat. Kami bersyukur program yang dijalankan tidak hanya mampu menjawab kebutuhan masyarakat, tetapi juga menciptakan dampak sosial, ekonomi, dan lingkungan yang terukur. Pengakuan ini menjadi semangat bagi kami untuk terus menghadirkan program TJSL yang relevan dan berkelanjutan,” ujar Endah.

General Manager PLN UIP3B Kalimantan, Riko Ramadhano Budiawan, menegaskan bahwa penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi PLN untuk terus menghadirkan program pemberdayaan yang memberikan nilai tambah bagi masyarakat sekaligus mendukung pembangunan berkelanjutan.

“TOP CSR Awards 2026 menjadi apresiasi sekaligus motivasi bagi PLN UIP3B Kalimantan untuk terus menghadirkan program pemberdayaan yang memberikan nilai tambah bagi masyarakat. Melalui pemanfaatan FABA dan pengembangan budidaya ikan berbasis teknologi akuakultur, kami ingin mendorong terciptanya masyarakat yang lebih mandiri, produktif, dan berdaya saing, sejalan dengan komitmen PLN dalam mendukung pembangunan berkelanjutan,” kata Riko.

Melalui berbagai program TJSL yang dijalankan, PLN UIP3B Kalimantan terus memperkuat perannya tidak hanya sebagai penyedia listrik yang andal, tetapi juga sebagai mitra pembangunan yang hadir bersama masyarakat.

Upaya ini menjadi bagian dari komitmen PLN dalam menciptakan manfaat berkelanjutan, mendorong kemandirian ekonomi, serta mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat di Kalimantan.(adv/firdaus)