JAKARTA, klikkalsel.com – Badan Musyawarah (Banmus) DPRD Banjarmasin kunjungan kerja (kunker) DPRD Kota Bogor dan DPRD Provinsi DKI Jakarta. Kunker tersebut dilaksanakan selama empat hari, mulai 19 hingga 22 Agustus 2026.
Berdasarkan jadwal Kunker diawali ke DPRD Kota Bogor pada Kamis (20/8/2026) dan ke DPRD DKI Jakarta, Jumat (21/8/2026).
Kegiatan ini upaya memperkuat fungsi kelembagaan, khususnya dalam menyusun dan menyinkronkan agenda kerja DPRD agar berjalan lebih terarah, efektif, serta tidak berbenturan dengan berbagai kepentingan pemerintahan dan pelayanan publik.
Agenda ini menjadi momentum bagi Banmus DPRD Banjarmasin untuk menggali berbagai pengalaman dan pola kerja dari dua lembaga legislatif di daerah lain, terutama berkaitan dengan perencanaan, penyusunan, hingga sinkronisasi jadwal kegiatan DPRD.
Anggota DPRD Banjarmasin dari Fraksi Partai Demokrat Gusti Yuli Rahman mengungkapkan, tema utama yang dibahas dalam kunker tersebut adalah perencanaan dan sinkronisasi penjadwalan agenda kerja dewan. Tema tersebut dinilai penting karena Banmus memiliki posisi strategis dalam mengatur dan menyusun berbagai agenda DPRD.
Ketepatan dalam menyusun jadwal bukan hanya berkaitan dengan rutinitas kelembagaan, tetapi juga menentukan efektivitas pelaksanaan fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan. “Intinya kita ingin melihat bagaimana perencanaan dan sinkronisasi penjadwalan agenda kerja dewan di daerah lain, khususnya di DPRD Bogor dan DPRD DKI Jakarta,” ujarnya.
Melalui kunjungan tersebut, Banmus DPRD Banjarmasin diharapkan memperoleh gambaran mengenai mekanisme penyusunan agenda kerja yang diterapkan di dua lembaga legislatif tersebut. Terlebih, DPRD Kota Bogor dan DPRD Provinsi DKI Jakarta memiliki dinamika kerja serta kompleksitas agenda yang cukup tinggi. “Karena itu, berbagai pola dan mekanisme yang dianggap efektif dapat menjadi bahan pembanding bagi DPRD Banjarmasin,” sebutnya.
“Yang kita cari adalah bagaimana agar agenda kerja dewan bisa direncanakan dengan baik, tersusun, dan sinkron. Jangan sampai ada agenda yang berbenturan sehingga mengganggu pelaksanaan tugas dan fungsi DPRD,” jelasnya.
Hasil kunjungan kerja ke DPRD Bogor dan DPRD DKI Jakarta nantinya diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi sekaligus referensi bagi Banmus DPRD Banjarmasin dalam melakukan penyempurnaan sistem penjadwalan agenda kerja dewan.
“Harapannya tentu ada hal-hal positif yang bisa kita bawa pulang dan diterapkan sesuai dengan kebutuhan DPRD Kota Banjarmasin,” pungkasnya. (farid)
Editor : Amran






