MARABAHAN, klikkalsel.com – Perjuangan relawan pemadam kebakaran dalam menghadapi bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Barito Kuala (Batola) mendapat apresiasi dari Bupati H. Bahrul Ilmi.
Apresiasi tersebut disampaikan saat kegiatan penyerahan bantuan Presiden Republik Indonesia yang digelar Pemerintah Kabupaten Barito Kuala di Kecamatan Mandastana, Jumat (6/11/2026).
Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan antara pemerintah daerah dan para relawan yang selama ini berada di garis depan penanganan karhutla.
Sebanyak 47 kelompok Barisan Pemadam Kebakaran (BPK) dari berbagai wilayah di Batola turut hadir. Masing-masing kelompok mengerahkan delapan personel dalam kegiatan tersebut.
Penyerahan bantuan dihadiri langsung Bupati Bahrul Ilmi bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), di antaranya Kapolres Batola, Dandim 1005 Barito Kuala, serta sejumlah kepala SKPD terkait.
Dalam sambutannya, Bahrul Ilmi menyampaikan rasa terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia atas perhatian dan bantuan yang diberikan kepada masyarakat Barito Kuala melalui pemerintah daerah.
Bantuan tersebut berupa 500 paket sembako serta 50 tabung oksigen lengkap dengan regulatornya.
Baca Juga : Pemkab Batola Perkuat Penanganan Gizi Buruk, Bunda Posyandu Turun Langsung Kunjungi Balita di Anjir Pasar
Baca Juga : Bandar Sabu 1,5 Kilogram di HST Melawan, Hampir Tusuk Polisi saat Ditangkap
Namun, di balik penyerahan bantuan itu, Bupati juga memberikan penghargaan khusus kepada para relawan pemadam kebakaran yang telah mengorbankan waktu dan tenaga selama menghadapi bencana karhutla.
Menurutnya, kerja keras para relawan yang berjibaku siang dan malam menjadi bagian penting dalam upaya penanganan kebakaran yang sebelumnya berdampak terhadap lingkungan dan aktivitas masyarakat.
Kini, kondisi mulai membaik. Masyarakat kembali bisa menikmati udara yang lebih sejuk, langit biru, serta hujan yang turun dalam beberapa pekan terakhir.
Bahrul Ilmi berharap semangat kebersamaan yang telah terbangun selama penanganan karhutla tidak berhenti setelah situasi kembali kondusif.
Ia ingin hubungan antara pemerintah daerah dan seluruh kelompok relawan tetap terjaga, saling mendukung, serta tidak terhalang sekat dalam menjalankan misi kemanusiaan.
Baginya, seluruh relawan merupakan bagian dari keluarga besar Barito Kuala yang memiliki tujuan sama, yakni menjaga keselamatan dan kepentingan masyarakat. (airlangga/ADV)
Editor: Abadi







