Bandar Sabu 1,5 Kilogram di HST Melawan, Hampir Tusuk Polisi saat Ditangkap

Polres HST dan Subdit II Ditresnarkoba Polda Kalsel membekuk bandar sabu 1,5 kilogram yang sempat melakukan perlawanan saat ditangkap.

BARABAI, klikkalsel.com – Penangkapan seorang pria yang diduga bandar narkoba di Kecamatan Hantakan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), berlangsung menegangkan. Pelaku sempat melawan dan hampir menusuk anggota polisi menggunakan pisau saat hendak diamankan, Jumat (6/11/2026) dini hari.

Pria berinisial MR alias Duan (41) itu akhirnya dilumpuhkan dengan tembakan di paha kiri setelah melakukan perlawanan terhadap petugas.

Penangkapan berlangsung sekitar pukul 03.04 WITA di Jalan Dusun Buntu, Desa Lindungan. Tim gabungan Subdit II Ditresnarkoba Polda Kalsel dan Polres HST sebelumnya bergerak menindaklanjuti informasi masyarakat mengenai keberadaan pelaku.

Saat hendak ditangkap, MR melakukan perlawanan hingga nyaris menusuk anggota polisi. Petugas kemudian mengambil tindakan tegas terukur dengan menembak paha kiri pelaku.

Dari tas ransel hitam yang dibuang pelaku, polisi menemukan sabu dengan berat sekitar 1,5 kilogram serta 34 cartridge etomidate.

Baca Juga : Polisi Bongkar Dugaan Peredaran Sabu di Rumah Bedakan Kelayan, Dua Pemuda Diciduk

Baca Juga : Polres Tabalong Ungkap 8 Kasus Narkoba, Sita 167,51 Gram Sabu

Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan mengatakan, pengungkapan tersebut merupakan bagian dari komitmen kepolisian dalam memberantas peredaran narkoba.

Menurutnya, penindakan terhadap pelaku peredaran narkotika akan terus dilakukan sesuai arahan Kapolri, sebagai upaya melindungi masyarakat dari bahaya penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.

“Sebagaimana arahan Kapolri, Polda Kalsel berkomitmen penuh dalam memerangi narkoba. Polda Kalsel akan terus melakukan penindakan tegas terhadap peredaran narkotika sebagai upaya melindungi masyarakat dari bahaya narkoba,” tegasnya.

Kapolda juga mengajak masyarakat untuk tidak ragu memberikan informasi kepada kepolisian apabila mengetahui aktivitas mencurigakan yang berkaitan dengan peredaran narkotika.

Saat ini, MR bersama barang bukti telah diamankan untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut. Polisi juga masih mengembangkan kasus tersebut guna menelusuri kemungkinan adanya jaringan lain yang terlibat. (rizqan)

Editor: Abadi