Nanang Galuh dan Utuh Aluh Kolaborasi Kenalkan Wisata dan Budaya Banjar, Lewat Project BAPANDIR

“Proses penggambaran sasirangan di Kain yang didampingi oleh Utuh Aluh Sasirangan Kalimantan Selatan bersama Murid SMAN2 Banjarmasin”

BANJARMASIN, klikkalsel.com – Duta daerah yang diberikan amanah untuk terus mengembangkan dan melestarikan budaya dan pariwisata di Kalimantan Selatan (Kalsel) Nanang Galuh Banjarmasin dan Utuh Aluh Sasirangan Kalimantan Selatan (Kalsel) berkolaborasi untuk membentuk sebuah project yang dinamakan “BAPANDIR” atau Bangga Potensi Daerah Sendiri.

BAPANDIR tujuannya untuk mengembangkan dan memberitahukan wawasan terkait kebudayaan di Kalsel.

Nah, BAPANDIR ala Nanah Galuh dan Utuh Aluh ini memulai goes to school ke SMAN 2 Banjarmasin, pada Kamis (31/3/2022).

Lani Wardana Nanang Banjarmasin menyampaikan, gebrakan awal yang dilakukan ini sebagai cek dan menjadi bahan evaluasi.

“Jadi ini merupakan kegiatan pertama. Kami ingin melihat apakah responnya ramai dan positif ? Apabila responnya positif, kedepannya kita akan mengadakan acara ini berjenjang,” jelas dia.

Sementara Nanda, Aluh Sasirangan menjelaskan, selain hanya penyampaian materi mengenal budaya Banjar, wisata, hingga pakaian adat. Kegiatan ini juga sebagai pelatihan secara langsung pembuatan kain sasirangan.

Baca Juga : Kalsel Siap Terapkan Perda Desa Wisata

Baca Juga : Pemprov Kalsel Jadikan Makam Datu Kelampayan Sebagai Kawasan Wisata Religi Andalan

“Bukan hanya tentang wisata, kebudayaan banjar, tapi juga kita mengenalkan sejarah kain sasirangan dan setelah itu langsung praktik membuat gambar sasirangan, kemudian sensasinya menyisit atau menjahit dan dilanjutkan tahap pewarnaan,” ungkapnya.

Dia menambahkan, tujuan kegiatan ini dilakukan ialah menambah wawasan mengenai budaya dan pariwisata Kalsel terhadap anak muda agar tidak tergerus oleh zaman dan tetap bertahan.

Kegiatan “BAPANDIR” ini sendiri yaitu ada beberapa rangkaian, seperti mengenalkan 10 wisata unggulan Banjarmasin, pakaian adat Banjar, sharing budaya Banjar dan juga terakhir pelatihan pembuatan kain Sasirangan.

Disela itu Wakil Kepala SMAN 2 Banjarmasin Bapa Yudo, mewakili sekolah sangat mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan ini.

“Ini merupakan kegiatan yang sangat positif, pastinya bagi para siswa-siswa disini agar lebih mengenal budaya sendiri dan juga tahu bagaimana cara pengolahannya, sehingga kita pihak sekolah sangat mengapresiasi kegiatan ini dan harapannya terus berkelanjutan,” ujarnya. (restu)

Editor : Herry Murdi