Mayat Pria Ditemukan Mengapung di Sungai Martapura, Didiga Sudah Dua Hari

BANJARMASIN, klikkalsel.com – Warga di sekitar perairan Sungai Martapura digegerkan dengan penemuan sesosok mayat pria yang mengapung. Penemuan tersebut terjadi di kawasan Pelabuhan Basirih, Kelurahan Mantuil, Kecamatan Banjarmasin Selatan, Rabu (18/3/2026) sekitar pukul 11.30 Wita

Kapolairud Polresta Banjarmasin, Kompol Dading Kalbu Adie membenarkan adanya laporan penemuan mayat tersebut. Ia menjelaskan, jasad korban pertama kali ditemukan oleh dua warga yang sedang berada di sekitar pelabuhan.

“Awalnya saksi melihat sesuatu yang mencurigakan mengapung di sungai. Setelah dipastikan, ternyata itu adalah tubuh manusia yang kemudian langsung dilaporkan ke petugas,” ujarnya.

Setelah menerima laporan, anggota Sat Polairud Polresta Banjarmasin bersama tim dari Badan SAR Nasional segera menuju lokasi untuk melakukan evakuasi. Jasad korban kemudian dibawa ke RSUD Ulin Banjarmasin guna dilakukan pemeriksaan medis.

“Korban diketahui bernama Samsuri (76), warga Komplek Wengga, Mantuil,” ungkapnya.

Baca Juga : https://klikkalsel.com/seorang-pria-tewas-usai-ditikam-teman-mabuk/

Baca Juga : https://klikkalsel.com/seorang-pria-tewas-bersimbah-dengan-luka-tusukan-di-leher/

Berdasarkan hasil visum luar, korban diperkirakan telah meninggal dunia sekitar dua hari sebelum ditemukan. Selain itu, ditemukan luka di bagian bawah mata kanan korban.

Namun demikian, penyebab pasti kematian belum dapat dipastikan. Dari keterangan dokter yang melakukan visum, luka tersebut belum tentu menjadi penyebab kematian.

“Dokter menyampaikan bahwa korban diduga masih dalam keadaan sadar saat tercebur ke sungai, namun kemungkinan pingsan saat terjatuh. Untuk memastikan penyebab kematian diperlukan autopsi,” jelas Kompol Dading.

Meski demikian, pihak keluarga korban menolak dilakukan autopsi dan telah membuat surat pernyataan resmi kepada pihak kepolisian.

Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kejadian tersebut. (airlangga)

Editor: Abadi