BANJARMASIN, klikkalsel.com – Dinas Perhubungan (Dishub) Kalsel menghentikan sementara pengoperasian seluruh Bus Rapid Transit (BRT) Banjarbakula atau tayo biru. Penghentian operasi BRT terhitung sejak 11 Mei 2025. Lantas kapan tayo biru bisa kembali mengaspal, melayani penumpang setianya?
Kepala Dishub Kalsel, Fitri Hernadi menyampaikan permohonan maaf atas pemberhentian sementara pengoperasian BRT.
Dia mengatakan, BRT saat ini harus dilakukan perbaikan menyeluruh mulai dari peningkatan berbagai fasilitas, seperti mesin pembayaran, GPS, CCTV, dan sistem pengirim sinyal.
Hal tersebut, ujarnya, bertujuan menjamin kenyamanan dan keselamatan penumpang sesuai standar pelayanan minimal (SPM).
“Kami berharap BRT dapat melayani masyarakat dengan standar yang baik setelah perbaikan ini selesai,” ucapnya, Rabu (14/5/2025).
Oleh karena itu, dia mengimbau pengguna layanan transportasi umum bisa memilih alternatif BTS atau tayo hijau.
“Kami meminta masyarakat untuk bersabar selama proses pembenahan ini,” imbuhnya.
Selama pemeliharaan BRT, Dishub Kalsel juga melakukan evaluasi terhadap driver dan navigator.
Fitri menekankan, evaluasi ini bertujuan agar driver dan navigator mengoperasikan BRT sesuai dengan prosedur Standar Operasional Pelayanan (SOP).
Baca Juga Berdalih Keterbatasan Anggaran, Pengawasan Aktivitas Bongkar Muat Diabaikan Dishub Banjarmasin
“Kami ingin mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan di jalan raya dan meminimalisir risiko kecelakaan,” tegasnya.
Hasil evaluasi, sebut Fitri, tidak menutup kemungkinan ada pergantian driver dan navigator. Di sisi, juka bakal dilakukan efisiensi. Mengingat, biaya operasional yang cukup tinggi.
“Kami juga akan melakukan efisiensi operasional, karena selama ini kami menilai bahwa operasional BRT cukup boros untuk SDM,” ujarnya.
Fitri menambahkan, pemeliharaan dan evaluasi operasional BRT diperkirakan rampung pada 19 Mei mendatang. Saat ini terdapat 16 unit BRT yang beroperasi.
“Dengan langkah-langkah ini, Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Selatan berkomitmen untuk meningkatkan pelayanan publik dan memberikan pengalaman transportasi yang lebih baik bagi masyarakat,” pungkasnya. (rizqon)
Editor: Abadi





