BANJARMASIN, klikkalsel.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel)
kembali melaksanakan program mudik gratis lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah bagi masyarakat. Tahun ini kuota yang disiapkan diperkirakan hanya sekitar 300 hingga 400 kursi.
Program tersebut memanfaatkan armada Toyota Hiace milik sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemprov Kalsel.
Kepala Dinas Perhubungan Kalsel, Fitri Hernadi, menerangkan armada yang akan digunakan saat ini masih dalam tahap pendataan sekaligus pemeriksaan kelayakan.
“Kuota yang disiapkan sekitar 300 sampai 400 kursi. Armada yang digunakan merupakan unit Hiace milik SKPD Pemprov Kalsel,” ucapnya, Senin (9/3/2025).
Ia memastikan seluruh kendaraan akan dicek terlebih dahulu untuk menjamin keamanan penumpang selama perjalanan.
“Masih kami data dan dilakukan pengecekan kesiapan serta kelayakan kendaraan sebelum digunakan,” imbuh Fitri.
Program mudik gratis ini melayani sejumlah tujuan di Kalimantan Selatan, khususnya wilayah Banua Anam dan Kotabaru.
Baca Juga : Inflasi Kalsel di Atas Rata-rata Nasional, Gubernur H. Muhidim Ungkap Penyebabnya
Baca Juga : Kesadaran Pedagang dan Pengunjung di Pasar Wadai Ramadan Soal Sampah Jadi Sorotan
Keberangkatan peserta akan dipusatkan di dua titik, yakni Terminal Km 6 Banjarmasin dan kawasan Dinas Koperasi dan UKM/Lapangan Murjani Banjarbaru.
Pendaftaran dibuka secara daring pada 9–10 Maret 2026 dengan kuota terbatas. Peserta yang telah mendaftar wajib melakukan registrasi ulang pada 11 Maret 2026 di lokasi yang ditentukan dengan membawa kartu identitas.
Keberangkatan dijadwalkan pada 14 Maret 2026 pukul 08.00 Wita, dan peserta diminta sudah berada di lokasi minimal satu jam sebelum keberangkatan.
“Pemerintah provinsi berharap program mudik gratis tersebut dapat membantu masyarakat pulang ke kampung halaman dengan lebih mudah sekaligus mengurangi penggunaan kendaraan pribadi selama arus mudik,” tandasnya.
Program ini juga mendapat dukungan dari PT Jasa Raharja sebagai bagian dari upaya meningkatkan keselamatan perjalanan masyarakat selama arus mudik Lebaran. (rizqan)
Editor: Abadi





